Power System

Power System
Satu Hari Sebelum Perang


__ADS_3

Satu bulan berlalu dengan cepat, urusan dengan pangeran Yuan sudah selesai oleh Xin Huang, dan perang akan dimulai sebentar lagi, Xin Huang, Yin Shi, Jing Lan, Dou Mao, Hei Gong, Zong Lang, dan 25 Miliar pasukan benua Dongwu bersiap-siap untuk pergi kebenua Xiongwei, untuk berkumpul dengan yang lainnya.


Setelah melalui perjalanan yang sangat singkat karena Teleportasi Xin Huang, mereka akhirnya sampai didataran Xiongwei tepat waktu. Dari jauh, terlihat segerombolan manusia yang sangat banyak, sangking banyaknya, langit-langit terlihat tertutup oleh banyaknya pasukan Xiongwei yang sedang berkumpul, dan masing-masing mahluk hidup itu membawa sebuah bendera besar, yang menandakan dirinya dari benua mana, sehingga menjadi lebih mudah untuk memilah-milah dan mengatur para prajurit tersebut.


"Tuan Yin Shi, apa kau lupa untuk membawa bendera?" Ucap Xin Shuo heran saat melihat pasukan-pasukan lain yang sedang membawa bendera.


Yin Shi terlihat terpatung dengan wajah yang gelap, "Mereka tidak memberitahuku bahwa kita harus membawa bendera!"


"Pantas saja mereka ditindas, mereka memang bodoh sih" batin kesal Xin Huang. "Baiklah, akan kuambilkan" Xin Huang tiba-tiba menghilang dari sana, dan muncul 10 detik kemudian.


"Te-Terimakasih tuan Xin" Yin Shi mengambil bendera itu, dan bersiap untuk berkumpul dengan para kaisar benua lain. "Tuan Xin, mari ikut aku"


"Ya" Xin Huang menganggukan kepalanya, lalu terbang melayang mengikuti Yin Shi.


***


Pemimpin benua Hubei, benua YuanYu, benua Qilong, benua Xiongwei, dan benua-benua besar lainnya berkumpul didalam istana kekaisaran Wei.


Terlihat didalam istana kekaisaran, para pemimpin-pemimpin benua besar sedang duduk melingkar diatas kursi berwarna perak, dengan Wei Chuan yang duduk dikursi berwarna emas.


Melihat ada satu kursi yang belum terisi, membuat para pemimpin-pemimpin benua besar lainnya marah-marah, mereka sangat mengecam ketidaktepatan waktu kursi kosong itu.


"Biasanya, orang-orang yang suka terlambat adalah pengkhianat, benarkan? Wei Chuan" Ucap Yuan Zhong, kaisar benua YuanYu.


"Setelah semua kekuatan yang sudah kutunjukkan, kau masih belum ingin memanggilku yang mulia?" Ucap Wei Chuan sembari menatap Yuan Zhong.


Yuan Zhong tertawa kecil saat mendengarnya, "Bagi pria, panggilan nama adalah sebuah kehormatan, bukan ketidak sopanan."


"Cuih! Kau dipanggil namamu saja dengan rakyat biasa, pasti rakyat biasa itu sudah dirajam ratusan kali" Ucap Huang Bei sembari meludah.


"Hehe, jangan lanjutkan terlalu jauh pembicaraan ini, sebab akibatnya akan fatal." Merasa sudah cukup dengan basa-basinya, Yuan Zhong menutupi pembicaraan tentang ketidaksopanannya.


Kriettttt....


Pintu ruangan aula terbuka, terlihat dua buah siluet sedang berjalan masuk kedalam, dan setelah mereka semakin mendekat, terlihat Xin Huang dan Yin Shi muncul, yang ternyata identitas dari dua siluet itu.


Yuan Zhong mendengus kesal, sebab dia semakin kesal dengan Yin Shi yang tidak mau memberikan budak, serta Yin Shi yang terlambat dalam rapat strategi.


"Tuan Yin Shi, siapakah pemuda yang ada disebelahmu?" Tanya Wei Chuan saat melihat seorang pemuda berambut hitam panjang, dengan sebuah tanduk naga didahinya.


"Ini adalah juru selamat yang pernah kubicarakan, namanya Xin Shuo, dia adalah seorang iblis setengah naga" Yin Shi memperkenalkan Xin Shuo dengan sangat antusias, sebab pemuda disebelahnya adalah sebuah kebanggaan dirinya.


"Hooo...." Wei Chuan menatap datar Xin Huang, "Seorang dewa natural, diumur dua puluhan"


"Cih! Hanya bocah saja, dia bisa apa?" Cibir Yuan Zhong pada Xin Shuo.


"Yuan Zhong, jangan macam-macam, dia seorang dewa natural" Ucap Wei Chuan dengan tatapan yang sangat tajam pada Yuan Zhong.


Yuan Zhong melebarkan matanya tak percaya, dibarengi dengan para pemimpin-pemimpin benua lain, sebab seorang dewa natural, bisa memporak-porandakan alam atas seorang diri. "Ti-Tidak mungkin kan?!" Ucap gugup Yuan Zhong. "Umurnya hanya 20 tahunan! Kau membual kan Wei Chuan?!"


Yin Shi sangat kesal dengan perkataan Yuan Zhong, "Yuan Zhong! Jangan samakan tuan Xin dengan anakmu! Tuan Xin Shuo adalah jenius seseungguhnya! Bukan jenius abal-abal seperti anakmu!"

__ADS_1


"Daripada disebut jenius, dia lebih cocok dibilang monster." Sahut Huang Bei yang sangat terpana dengan Xin Huang.


"Sudahlah, bukan untuk tujuan itu kita berkumpul, kita berkumpul karena kita harus membahasa strategi kita pada perang yang akan berlangsung besok." Melihat semuanya berdebat, Wei Chuan mengambil alih perhatian mereka agar situasi tentram kembali.


Para pemimpin-pemimpin benua kembali duduk di kursinya, dan menutup mulutnya untuk mempersilahkan Wei Chuan berbicara.


Melihat situasi sudah tenang, Wei Chuan menyuruh Xia Shu untuk memberitahu mereka rencana perang yang akan terjadi besok.


"Baiklah para kaisar, sebelum aku membahas rencana yang sudah dibuat, aku akan memberitahu dahulu bagaimana peta kekuatan kekaisaran Zhou" Xia Shu mengeluarkan sebuah kertas yang sangat besar dari cincin penyimpanannya. Setelah dikeluarkan, Xia Shu membuka kertas besar itu.


Didalam kertas besar, terlihat sebuah peta besar yang tertulis benua Dazhou ditengahnya, ya, itu adalah peta benua Dazhou.


Xin Huang sangat terpana saat melihat besarnya benua Dazhou, kira-kira seluas 4 bumi yang disatukan, penduduknya pun sangat banyak, lebih dari 30 Miliar penduduk.


"Benua Dazhou memiliki 1 sensor musuh yang mampu mendeteksi jutaan kilometer jauhnya, hal itu membuat benua Dazhou menjadi benua yang paling aman, dan kau tahu kenapa bisa aman? Karena benua Dazhou dijaga oleh 4 dewa natural"


Para pemimpin-pemimpin benua lain menganggukan kepalanya. "Ya, aku tahu itu" Ucap Yuan Zhong sembari melipat tangannya.


"4 Dewa natural itu memiliki julukannya masing-masing, Jiang Daizin dan Han Zhuo memiliki julukan Yin Yang, Zhang Shu memiliki julukan poros benua, dan Xueshi memiliki julukan yang mampu membuat alam atas geger, Si Kuat." Semuanya biasa saja karena sudah tahu, kecuali Xin Huang yang terkejut karena baru saja tahu mengenai itu.


Xin Huang mengangkat tangan kanannya, "Nona Xia, aku ingin tahu kekuatan mereka." Para pemimpin-pemimpin benua lain kecuali Yin Shi, menatap dengan sinis Xin Huang.


"Cih! Kekuatan saja yang kuat, tapi otakmu lemah" Ucap Yuan Zhong dengan nada cibiran.


Yin Shi sangat marah saat mendengarnya, dan hendak menyerang Yuan Zhong, namun tubuhnya ditahan oleh Xin Huang dengan satu tangan. "Tapi tuan Xin-" Yin Shi menghentikan ucapannya, saat melihat sinar mata Xin Huang yang sangat tajam.


"Tuan Yuan Zhong, sekali lagi kau mencibirku, aku bersumpah akan membunuhmu."


"Erghhh" Kaki Yuan Zhong gemetaran tak karuan saat ditatap sinis oleh Xin Huang, dengan ancaman yang keluar dari mulutnya.


"Huh!" Xin Huang mendengus kesal, sementara itu Yin Shi hanya tertawa keras didalam hatinya.


"Hahaha! Akhirnya tuan Xin bertindak, sebab hatiku sangat sakit saat tuan Xin dihina, dan dia tidak melakukan apapun.... Tapi aku kurang puas karena Yuan Zhong tidak mengompol" Batin Yin Shi yang sedang berusaha menaha tawanya.


"Baiklah, aku akan menjelaskan ulang tentang kekuatan 4 jendral itu...." Xia Shu mengeluarkan 4 kertas yang berisi foto keempat jendral kekaisaran Zhou, beserta penjelasannya. "Jendral yang pertama adalah Han Zhuo, dia adalah istri dari Jiang Daizin, dia memiliki elemen cahaya yang sangat kental, dan mampu menghancurkan satu benua dalam satu serangan cahayanya, dia memiliki level kultivasi Dewa Natural tingkat satu. Yang kedua adalah Jiang Daizin, dia adalah suami dari Han Zhuo, dia memiliki elemen kegelapan yang sangat kental, dia mampu membuat satu lubang hitam, yang bisa menyedot satu benua besar, dia memiliki level kultivasi Dewa Natural tingkat tiga. Yang ketiga adalah Zhang Shu, dia menjabat sebagai jendral besar kekaisaran Zhou, dia memiliki kemampuan untuk mengontrol gravitasi, dia mampu menghimpit semua yang ada diatas daratan, seluas benua besar. Dia memiliki level kultivasi Dewa Natural tingkat tujuh. Dan yang terakhir adalah Xueshi, sang penasehat, sarjana besar, dan orang kedua yang paling kuat di kekaisaran Zhou, dia memiliki dua kemampuan spesial, kemampuan menghancurkan sesuatu, dan kemampuan menggabungkan sesuatu, yah bisa dibilang, kekuatannya adalah kemampuan bongkar pasang. Dia memiliki level kultivasi Dewa Natural tingkat puncak."


Xin Huang menganggukan kepalanya tanda paham, "Terimakasih nona Xia"


"Ya" Setelah itu, Xia Shu memasukan kembali 4 kertas itu. "Baiklah, sekarang kita akan menganalisa, dan membuat rencana dari hasil analisa kita. Pertama, kemampuan sensor area milik kekaisaran Zhou menggunakan bahan bakar Qi untuk menyalakannya, jadi selama ada Qi didunia ini, sensor itu tidak akan pernah bisa mati, jadi satu-satunya hal untuk mengakalinya, adalah kemampuan untuk mengendalikan ruang, tapi sayangnya ditim kita tidak ada orang yang bisa menggunakan ruang"


Saat mendengarnya, kuping Xin Huang terlihat bergerak-gerak, "Em... Nona Xia, aku memiliki kemampuan ruang"


Xia Shu melebarkan matanya, "Huh? Benarkah?"


Xin Huang menganggukan kepalanya, "Ya"


Xia Shu terlihat terdiam dengan wajah yang gelap, "Berapa batas teleportasimu?"


"Tidak ada, selama aku ada dialam atas"


"Kau bisa mengangkut berapa banyak orang?"

__ADS_1


"Tidak terbatas, selama aku tidak kekurangan Qi"


Para pemimpin-pemimpin benua yang lain menelan ludahnya saat mendengar itu. "Seberapa kuat bocah itu!?"


Xia Shu menghela nafas panjang, lalu mengalihkan pandangannya pada Wei Chuan. "Yang mulia, sepertinya kita harus mengubah rencana"


Wei Chuan menganggukan kepalanya, "Ubah saja"


"Baik tuan." Setelah itu, Xia Shu kembali menatap para pemimpin-pemimpin benua. "Karena kita memiliki pengguna ruang, kita bisa menjalankan salah satu rencana yang baru saja kupikirkan"


Para pemimpin-pemimpin benua hanya menganggukan kepalanya, sebab tidak seperti penampilannya, Xia Shu memiliki level kultivasi yang sangat tinggi, dewa natural tingkat puncak.


Melihat semuanya setuju, Xia Shu membuka mulutnya, "Kita akan menjalankan rencana mencacah. Dari informasi yang tadi kusebutkan, kekuatan utama mereka hanya ada 4 orang saja, sisanya adalah kaisar Zhou yang akan dihadapi langsung oleh yang mulia, dan satu orang lagi." Setelah mengucapkan itu, kaisar benua Xie berdiri dari duduknya, dan tersenyum lebar.


Yuan Zhong menaikkan sebelah alisnya, reaksi yang dikeluarkan pemimpin-pemimpin benua lain, tidak jauh berbeda dengan reaksi Yuan Zhong. "Chang Xie? Ada apa?" Chang Xie adalah nama kaisar benua Xie.


"Namanya bukan Chang Xie, tapi Tian Bufen, sang jendral abadi kerajaan Anzhen." Ucap Xia Shu memperkenalkan Tian Bufen.


Tian Bufen hanya tersenyum lebar saat melihat reaksi para pemimpin-pemimpin benua lain yang tidak jauh berbeda.


"Dia memiliki impian untuk menjadi raja Anzhen kedua, dan bersedia untuk membantu kami jika dia menjadi kaisar alam atas saat Zhou Lin terbunuh"


"Kurang ajar! Apa dia tidak menghargai Wei Chuan?!" Teriak Yuan Zhong.


Wei Chuan hanya memutar bola matanya kesal, "Memanggilku yang mulia saja tidak pernah"


"Kami tidak mau menjadi bawahan masa lalu!"


"Masa lalu biarlah berlalu, jangan malah ingin mencari kejayaan dimasa depan saat kau tidak sukses dimasa lalu!"


"Mati saja kau! Dasar pecundang dari masa lalu!"


Tian Bufen hanya menutup telinganya, sebab dia terlalu malas untuk menanggapi mereka semua.


"Sudahlah, aku memang tidak ingin menjadi kaisar alam atas, sebab setelah Zhou Lin mati, aku akan pensiun dan menikah, lalu mempunyai dua anak, anak laki-laki, dan anak perempuan." Ucap Wei Chuan sembari mengibas-ngibaskan tangannya.


"Baiklah jika itu keinginanmu, Wei Chuan" Yuan Zhong menundukkan tubuhnya.


"Kita akan kembali membahas rencana mencacah yang tadi kusebutkan" Xia Shu kembali mengambil perhatian para pemimpin-pemimpin benua, "Seperti yang kita ketahui, kekaisaran Zhou memiliki empat kekuatan utama, dan jika empat kekuatan utama kekaisaran Zhou menghilang, Zhou Lin tidak memiliki perisai lagi, dan saat itulah yang mulia Wei Chuan dan Tian Bufen yang memiliki kekuatan setengah dewa akan membunuhnya. Jadi tugas kalian adalah berpencar dan membunuh empat kekuatan utama itu, apa kalian paham?"


"Jadi kau menjadikan kami umpan?!" Teriak Yuan Zhong.


"Ya, asal yang mulia Wei bisa menang, aku akan menggunakan kalian semua menjadi alat"


Situasi saat itu menjadi ricuh saat mendengar pernyataan Xia Shu.


Melihat kericuhan-kericuhan itu, Tian Bufen berdiri, dan bersiap untuk mengatakan sesuatu, "Jika kalian semua masih hidup, dan berhasil membunuh 4 dewa natural itu, kalian akan kuberi pangkat tertinggi saat aku menjadi kaisar alam atas"


.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2