
Gery mengingat saat dia bertemu terakhir kali dengan Marco
flashback
Saat itu Marco membawa keluarganya berlibur ke Singapura
Seperti biasa Marco selalu membawa pengawal untuk menjaga mereka.
Pagi itu Putri mereka sangat rewel, melihat Donna yang tertidur sangat pulas , Marco engan membangunkan Donna.
Marco membawa putrinya untuk berjalan jalan di taman yang ada di hotel tempat mereka menginap.
Saat sedang bermain dengan putrinya tiba tiba Marco mendapat panggilan dari seseorang dan mengatakan Donna telah mereka bawa
"jika kau ingin menyelamatkan istrimu cepat datang ke sini"
"siapa kau? dimana istriku? " Marco.
"kau akan tahu saat kau tiba di sini.
jangan berani bertindak macam macam hijau kau tidak ingin istrimu dalam bahaya" sipenculik
Marco langsung menghubungi pengawalnya namun tidak mendapat jawaban sama sekali.
Saat itu Marco sudah mencium ada yang tidak beres dan dia telah di khianati oleh anak buahnya.
Marco menghubungi Gery dengan telpon umum agar tidak bisa di lacak orang lain.
Setelah mendapat panggilan dari Marco, Gery segera menghampiri Marco ke tempat yang telah mereka sepakati
"aku membutuhkan bantuanmu" Marco
"ada apa? kenapa kau terlihat panik" Gery
"seseorang telah menculik Donna, aku rasa ini akan sulit aku atasi karena anak buahku berkhianat.
Aku tidak bisa lama lama karena aku harus menyelamatkan Donna
__ADS_1
Aku menitipkan putriku padamu,
jangan mencoba menghubungi aku
ini adalah ponsel rahasia milikku
jika aku dan Donna selamat aku akan menghubungimu.
Ini flashdisk berisi file file penting aset yang aku miliki.
Jika memungkin tolong buang ponsel milikimu karena aku takut mereka akan melacak semua orang yang berkomunikasi denganku apalagi semalam aku menghubungi mu.
jangan berpikir untuk mencari aku dan Donna,
jika kami selamat maka aku akan menghubungimu ke nomor ini dan jika aku tidak memberikan kabar apa pun tolong jaga putriku.
Jangan menghubungi Leon dan Vanno karena aku khawatir mereka mengintai mereka juga untuk mendapatkan putriku." Marco menjelaskan semua kepada Gery
Gery menerima ponsel dan flashdisk yang di berikan Marco
"Papa dan Mama menyayangi mu nak.
Papa berjanji akan melakukan yang terbaik untuk bisa kembali namun jika Papa dan Mama tidak kembali hiduplah dengan baik" kata Marco memeluk putrinya dan meneteskan air mata
"aku mempercayakan putriku padamu" kata Donna sambil menyerahkan putrinya kepada Gery
Gery menerima anak itu tanpa mengucapakan apapun
"aku pergi" kata Marco yang dengan berat hati melepaskan genggaman Putrinya
"Aku berjanji akan menjaga putrimu dengan baik ,
berjanjilah melakukan semua yang terbaik untuk bertahan hidup.
kau boleh terluka tapi jangan sampai mati
Kami menunggumu, ingat putrimu menunggumu.
__ADS_1
Tetap bernafas dan kembali jemput putrimu kapan pun itu" kata Gery memeluk Marco
Marco mengangguk dan sebelum pergi dia mengelus kepala putrinya.
"anak baik" ujar Marco sambil tersenyum
Marco kembali ke hotel tempat mereka menginap.
Donna sudah tidak ada di sana
Marco kembali mencoba menghubungi pengawalnya
Tiba tiba panggilan masuk ke ponsel Marco.
"jangan sibuk sibuk menghubungi pengawalmu, dia ada di bawah menunggumu cepat hampiri dia dan dia akan membawamu ke sini" kata orang itu
Marco segera turun ke bawah dan menghampiri si pengawal. Marco menatap tajam kepada orang itu
"kenapa kau melakukan ini padaku? kau sudah lama menjadi orang ku dan aku sangat percaya kepadamu" Marco.
Si pengawal itu diam saja dan tidak menanggapi perkataan Marco
Terimakasih sudah membaca karya aku ya kakak.
Jika ada kritik dan masukan kasi tau ya.
Jangan lupa mampir ke karya aku satu lagi yang berjudul
TERSIKSA RASA
RINDU TERLARANG
Mohon dukungannya ya kakak semua.
Dan jika berkenan kasi bintang lima dan di vote ya kak.
TERIMAKASIH
__ADS_1