Rindu Terlarang

Rindu Terlarang
episode 29 ( memulai hidup baru)


__ADS_3

Leon pulang ke rumah dan mendapati Melsa sedang tidur di sofa.


"apakah kau menungguku? "tanya Leon sambil mencium kening istrinya


"mmmmmmhhh" Melsa menggeliat saat bangun


"besok aku akan meminta mama untuk mengirim salah satu asisten rumah tangga ke sini biar ada yang menemanimu saat aku bekerja" Leon


"iya mas"Melsa


" ayo beristirahatlah di kamar"Leon


Di kota D Maura dan Donna baru tiba.


mereka di jemput oleh paman gerry


dan langsung membawa mereka ke kontrakan yang akan mereka tempati


"silahkan masuk neng" paman.


"terimakasih sudah mau menjemput kami paman" Donna


"jangan sungkan,


paman tinggal di rumah depan komplek sana jika ada yang kalian butuhkan beri tahu pada paman" paman


"baiklah paman" Donna


Donna dan Maura mulai berkemas.


setelah selesai berkemas mereka membersihkan diri.

__ADS_1


"ra, aku lapar" Donna


"yok kita jalan ke depan melihat suasana disini sambil mencari makanan " Maura


mereka berjalan dan menikmati udara malam di kota D.


"ah itu penjual ketoprak, makan ketoprak yok" Maura


"yok, sepertinya itu enak sekali" Donna


mereka makan di sana dan setelah makan mereka kembali ke kontrakan mereka


sesampainya di kontrakan Donna menelpon gerry dan mengabarkan kalau mereka sudah sampai dari sore tadi.


"besok aku berencana akan mencari kerjaan di sekitaran sini Ra" Donna


"aku berencana membuka kafe kecil kecilan di sini don, besok kita pergi cari lokasi yang bagus aja yaa buat buka kafe" Maura


"baiklah besok kita akan cari lokasinya, sekarang mari kita istirahat kau terlihat kelelahan seharian ini" Donna


setelah melihat beberapa lokasi mereka akhirnya menemukan lokasi yang tepat menurut Maura


bangunannya terlihat sederhana dan memiliki halaman yang luas dan tentunya uang sewa yang terjangkau.


"uang tabungan aku ada berapa don? " Maura


"ada sekitar 70 juta ra" Donna


"semoga aja uang itu cukup untuk modal membuka kafe "maura


" nanti di rumah kita akan mencatat semua yang di perlukan dan kita sebaiknya mencari meja dan kursi bekas saja biar harganya terjangkau "Donna

__ADS_1


mereka pulang ke rumah mereka dan menyusun rancangan dan membuat catatan semua yang mereka butuhkan untuk membuka kafe.


satu bulan sudah berlalu dan kafe Maura sudah mulai buka.


di sudut kafe tersebut Maura membuat panggung kecil dan setiap hari dia akan menyanyi di sana untuk menghibur para pengunjung kafe nya.


sementara di kantor Leon terlihat Leon sedang membuka map coklat.


map itu berisi surat apartemen yang sudah dia alihkan menjadi milik Maura


dia memanggil jo dan menyuruh jo mengantarkan surat itu kepada Maura dan selembar cek yang berisi nominal uang yang akan dia berikan kepada Maura.


jo pergi ke apartemen Maura namun dia tidak mendapati Maura ada di sana.


" sebaiknya aku menelpon dan memberitahukan bos tentang ini"jo


jo menelepon Leon dan. memberitahukan kalau ternyata Maura sudah tidak tinggal di apartemen itu lagi.


setelah mendapat info dari jo


Leon pun bergegas pergi ke apartemen Maura.


Leon membuka apartemen itu mengunakan kunci cadangan yang dia punya.


saat masuk ke apartemen itu Leon langsung menuju kamar dan di sana dia melihat perhiasan dan barang barang yang pernah dia berikan kepada Maura.


tidak ada satu barang pun pemberian Leon yang di bawa Maura.


"kemana dia pergi ? apa dia pergi karena aku sudah tidak pernah Mengunjunginya lagi? batin Leon


dia melihat sekeliling ruangan itu dan mengingat Maura, ada rasa sedih dalam hatinya namun dia berpikir ini mungkin lebih baik bagi mereka berdua.

__ADS_1


terimakasih sudah membaca karya aku kakak


mohon dukungannya


__ADS_2