
Berapa hari telah berlalu,
Sasa tidak lolos ke babak 3 besar.
Sasa Sangat sedih namun dia juga bahagia karena bisa mendapat sedikit pengetahuan dari acara itu.
Sasa sedang duduk bersama rombongannya di taman hotel itu. 3 hari lagi mereka akan pulang jadi selama tiga hari ini mereka sepakat untuk berkeliling menikmati kuliner yang ada di Bali.
"Sasa" panggil Delon
Sasa menoleh ke sumber suara
"ada apa? " Sasa
"apa kamu ada acara sore ini? " Delon
"tidak" Sasa
"bersiap lah, nanti sore aku jemput kamu ya
aku mau ajak kamu jalan jalan" kata Delon
"tapi aku ada rencana sama rombongan aku" kata Sasa
"nanti aku suruh asisten ku untuk menemani mereka," Delon
"oke baiklah" Sasa
Sore hari Delon mengirim pesan kepada Sasa
"aku tunggu di parkiran hotel ya" Delon
"oke, aku ke sana sekarang" Sasa
Sasa dan Delon pergi bersama
"kau ingin ke mana? " Delon
"tidak tau, aku tidak tahu daerah sini.
bawa aku ke tempat yang makanannya enak aja
aku mau coba makanan di sini" jawab Sasa
Delon akhirnya membawa Sasa ke satu restoran yang menyajikan makanan makanan tradisional
__ADS_1
Mereka makan di sana dan tak henti hentinya Sasa memuji keenakan makanan di sana.
"jika kau ingin belajar masakan di sini kau bisa belajar dengan mamaku, masakan dia sangat enak dan dia mengetahui banyak resep resep makanan daerah" kata Delon menawarkan
"benar kah? apa dia mau mengajari aku? " tanya Sasa antusias
"tentu saja dia akan mau, " Delon
"apa kau mau ke rumahku sekarang? " Delon.
"tapi" Sasa
"tenang saja, aku tidak akan mencelakai mu.
kau tidak perlu khawatir" kata Delon karena melihat rona kekhawatiran di wajah Sasa
Delon akhirnya membawa Sasa ke rumahannya, memasuki rumah besar itu membuat Sasa terus terpesona dengan keindahan taman yang ada di sana
"indah sekali" Sasa
"iya karena inilah orangtuaku memutuskan untuk tinggal di sini, lebih asri katanya" Delon.
Maura melihat kedatangan putranya langsung menyambut mereka
"anak mama" kata Maura memeluk Delon
"siapa gadis cantik ini? " kata Maura mengidam Delon
"teman Delon ma, dia salah satu peserta namun tidak lolos ke babak selanjutnya
dia mah belajar tentang makanan daerah sini" kata Delon.
"sini sayang, aku Maura mama Delon" kata Maura.
"aku Sasa tante" kata Sasa menyambut pelukan Maura
"ayo kita ke ruang tamu" kata Maura
"MA, aku ke atas dulu ya ganti baju" Delon
Sasa dan Maura bercerita di ruang tamu, Delon yang sudah selesai menganti pakaiannya terpaku melihat keakraban Maura dan Sasa
"entah sejak kapan aku tertarik pada gadis itu tapi rasanya aku ingin melihat dia setiap hari" batin Delon
"kamu tidur di sini saja nak selama belum pulang ke negara kamu, nanti tante ajarin resep masakan yang enak" kata Maura
__ADS_1
"tapi tante nanti aku kena tegur sama penyelenggara acara" kata Sasa
"tante akan suruh Delon mengurus itu semua" Maura
Maura bisa melihat tatapan cinta pada mata Delon setiap melihat Sasa
"Delon, kamu hubungi pihak hotel ya dan bilang kalau Sasa mulai hari ini akan nginap di sini" Maura
"iya ma" kata Delon dan segera menghubungi Sandi untuk mengurus itu
"tapi Sasa nggak bawa pakaian ganti tante" Sasa
"tenang saja, kamu bisa pakai pakaian anak tante. dia sedang di luar negri " Maura
Maura memanggil pembantunya dan menyuruh menyiapkan segala keperluan Sasa
saat Sasa pergi bersama pembantu itu untuk menganti pakaiannya Maura segera bertanya kepada Delon
"apakah dia kekasihmu? " Maura.
"tidak ma" Delon
"apakah kau menyukai dia?" Maura
"entah lah ma, Delon juga tidak tahu tapi Delon nyaman bersama dia dan setiap melihat dia Delon merasa teduh.
aku dan dia sebenarnya pernah bertemu di Singapura dan menurut Delon dia gadis yang baik. " Delon
"mama juga menyukai dia dan mama akan sangat senang jika dia menjadi menantu mama" kata mama menggoda Delon
"Delon belum berpikir sejauh itu ma"
Terimakasih sudah membaca karya aku ya kakak.
Jika ada kritik dan masukan kasi tau ya.
Jangan lupa mampir ke karya aku satu lagi yang berjudul
TERSIKSA RASA
RINDU TERLARANG
Mohon dukungannya ya kakak semua.
Dan jika berkenan kasi bintang lima dan di vote ya kak.
__ADS_1
TERIMAKASIH