Rindu Terlarang

Rindu Terlarang
episode 19 ( gelap)


__ADS_3

Leon mematikan laptopnya dan membereskan perlengkapannya.


dia mengirim pesan kepada sekretaris Jo


"jo besok belikan aku pakaian kerja dan antar ke apartemen Maura"


setelah selesai mengirim pesan Leon pergi ke kamar mandi dan menggosok gigi.


saat hendak tidur dia melihat ke arah Maura


"cepat sekali dia tertidur


melihatnya seperti itu aku jadi merindukan melsa,.


kemana aja dia beberapa hari ini dia bahkan belum bisa d hubungi sampai sekarang" batin Leon


Leon berbaring di tempat tidur namun dia belum juga bisa terlelap karena dia masi sibuk memikirkan istrinya yang belum ada kabar dia khawatir jika terjadi sesuatu hal yang buruk terhadap istrinya itu.


setelah beberapa lama bergelut dengan pikiranya dia berniat tidur dan mematikan lampu yang ada di kamar itu.


saat dia mematikan lampu seketika Maura tiba tiba terduduk dan menangis sambil memanggil nama Donna.


Leon yang melihat itu pun kaget dan langsung marah karena dia merasa terhina akan perlakuan Maura ini


"apa aku sangat menakutkan bagimu hah? sampai sampai kau bertingkah seperti ini hanya karena aku tidur di sampingmu? " Leon marah dan berniat pergi dari tempat itu


saat Leon hendak membuka pintu dia berbalik melihat ke arah Maura


"apa kau tidak bisa menjawab ku?" Leon


karena merasa geram tak mendapatkan jawaban dari Maura Leon berjalan menghampiri Maura,


Leon menarik dan mengengam tangan Maura dengan kuat sampai sampai Maura tersentak dari tempat tidur dan jatuh tersungkur ke bawah.

__ADS_1


karena emosi Leon meremas kuat tangan Maura


namun Maura tidak berkata apa apa dia hanya menagis gemetaran


"jawab aku dasar wanita sialan" Leon


Leon berkata sambil menarik Maura untuk berdiri dan memaksa Maura mengangkat kepalanya.


namun Maura tiba tiba memeluk Leon sambil menangis dan masi saja menyebut nama Donna


"aku sangat takut Don, jangan tingalkan aku"


merasa heran dengan perlakuan Maura,


Leon memegang kepala Maura bermaksud ingin melihat wajah gadis itu,


"apa yang terjadi padanya kenapa dia menangis dan gematara hinga berkeringat,


"Donna aku takut Don


aku takut" itu terus yang di ucapannya


Leon akhirnya berniat menyalakan lampu.


saat hendak beranjak ke arah saklar utuk menghidupkan lampu Maura malam semakin menangis.


Leon melihat Maura kasih dan kembali memeluk Maura dengan erat dan berkata


"tenang lah aku ada di sini, aku akan melindungimu" Leon


"a a aku takut hiks hikss " tangis Maura sesegukan


Leon terus memeluk Maura sambil berjalan perlahan ke arah saklar dan menghidupkan lampu, saat keadaan sudah terang Maura berhenti menangis dan masi memeluk Leon..

__ADS_1


"duduklah biar aku ambilkan minum untukmu"leon


namun Maura tetap diam dan tak menjawab perkataan Leon.


Leon menlongarkan pulukan Maura dan melihat wajah Maura


" dia ternyata sudah tidur lagi,


sepertinya dia takut gelap"batin leon


Leon merebahkan badan Maura di tempat tidur dan mengusap wajah Maura untung membersihkan sisa sisa air mata di wajah Maura.


ini pertama kalinya bagi Leon memandang lekat wajah Maura


"cantik" pikirnya


setelah merasa Maura sudah tenang,


Leon juga merebahkan badanya dan menyusul Maura ke alam mimpi.


pagi hari Maura bangun terlebih dahulu


saat bangun dia terkejut karena dia bangun dalam pelukan Leon


"ah apa yang terjadi? kenapa aku bisa ada di pelukannya? batin maura


aku harus segera bangun sebelum dia menyadari kalau aku tidur dalam pelukannya" batin maura


Maura bangun dan segera mandi


setelah selesai mandi dia melihat Leon masi tertidur.


Maura pegi ke dapur dan memasak sarapan untuk Leon.

__ADS_1


__ADS_2