
waktu terus berjalan.
DELON kini sudah berusia dua tahun.
Maura mulai sibuk dengan aktifitasnya di kafe.
sekarang dia tinggal bertiga bersama Nia dan Delon.
sementara Donna sudah menikah dengan Gerry dan Donna ikut gerry kembali tinggal di kota j.
Nia adalah anak yatim piatu yang ditemui Maura dan Donna di jalan dan mulai saat itu mereka mengajak Nia tinggal bersama mereka.
Hubungan Leon dan melsa makin hari makin rumit.Melsa sering berpergian keluar negri dan tidak peduli pada rumah tangannya .
sering terjadi pertengkaran diantara mereka namun Leon sering mengalah kepada Melsa.
Keadaan perusahaan Leon mengalami penurunan.
"apa yang terjadi kenapa semakin hari keadaan perusahaan semakin kacau saja padahal aku sudah berusaha semaksimal mungkin, bahkan dalam satu tahun ini tidak ada perusahaan yang mau bekerja sama dengan perusahaan ku" batin Leon
tokk tookkkk
"masuk" Leon
ternyata yang datang adalah sekretaris jo
"bos keuangan perusahaan makin menurun dan ada beberapa investor yang menarik saham mereka, jika terus seperti ini perusahaan bisa hancur bos" jo
"kenapa investor itu menarik saham mereka" leon
"mereka sekarang bekerja sama dengan perusahaan RJ bos" jo
__ADS_1
"perusahaan RJ? aku baru mendengar nama perusahaan itu" Leon
"ya memang itu perusahaan baru tapi perusahaan itu mengalami kemajuan yang sangat cepat sehingga banyak investor yang tertarik bekerja sama dengan perusahaan itu" jo
"kau cari tau tentang pemilik perusahaan itu" Leon
Leon pulang ke rumah dan ketika sampai di rumah dia tidak di sambut melsa sama sekali.
Leon langsung menuju kamar dan sesampainya di pintu kamar dia mendengar melsa dengan berbicara lewat telpon dengan seseorang
"aku merindukanmu dan aku tidak sabar bertemu denganmu" melsa
-------
"nanti jam 8 aku menunggumu di hotel x" melsa
-----
mendengar Melsa berbicara mesra kepada orang lain bahkan berencana bertemu di hotel membuat Leon marah besar.
dia mendobrak pintu dan langsung merampas ponsel Melsa.
Melsa yang kaget dengan kedatangan dan perlakuan Leon langsung marah dan berusaha merebut ponselnya dari tangan Leon.
Leon mendorong melsa keluar kamar dan mengunci pintu kamar.
DIdalam kamar Leon memeriksa ponsel melsa.
Leon terlihat semakin marah dan murka karena dia mendapati banyak chat dan foto mesra istrinya dengan laki laki lain.
Leon murka dan menghampiri melsa.
__ADS_1
terjadi pertengkaran antara melsa dan Leon.
karena mendengar suara bising dari luar Handika keluar memangil orang tuanya namun tak ada satupun dari mereka yang menyadari kedatangan Handika.
melsa mengambil vas bunga dan hendak melempar Leon namun lemparannya malah mengenai Handika.
kepala Handika berdarah dan dia tidak sadarkan diri.
Leon langsung menghampiri Handika
melihat kondisi anaknya memperihatinkan Leon langsung membawanya ke rumah sakit.
"anak anda mengeluarkan banyak darah dan kami membutuhkan darah untuk anak anda" dokter
ambil darah saya aja dokter kata melsa dan leon serentak
mari kita cek darah ibu dan bapak "dokter
suster mengambil darah melsa dan Leon untuk di tes
vanno datang menghampiri mereka
" apa yang terjadi kenapa bisa Handika terluka seperti ini"Vanno
tidak ada yang menjawab pertanyaan vanno
melsa dan Leon sangat panik dengan keadaan Handika.
"darah ibu dan bapak tidak cocok dengannya sementara stok darah kami juga sedang tidak ada untuk golongan darah anak bapak dan ibu" dokter
"apa maksudmu bagaimana bisa darah kami tidak ada yang cocok dengannya? Leon
__ADS_1