Rindu Terlarang

Rindu Terlarang
s2 Episode 9


__ADS_3

Pagi ini Gery mengantarkan Sasa ke bandara, di sana sudah ada rombongan Sasa yang menunggu kedatangan Sasa


"ayah langsung pulang ya,


ingat jaga diri baik baik dan usahakan sering mungkin menghubungi ayah untuk memberi kabar.


jangan buat ayah khawatir Oke" kata Gery memberi peringatan kepada Sasa


"iya ayah, ayah di sini jaga diri baik baik ya.


jangan terlalu lelah bekerja dan jangan lupakan makan pagi, siang dan malam" kata Sasa sambil mencium tangan Gery


Gery mengelus kepala Sasa.


Sasa dan rombongannya berjalan masuk ke ruang tunggu.


"ayah" kata Sasa membalikkan badan memanggil Gery


Sasa mengejar dan langsung memeluk Gery


"Sasa sayang ayah, ayah Gery adalah ayah terbaik di dunia" kata Sasa sambil memeluk Gery


"Sasa juga anak paling baik di dunia" kata Gery


"pergilah, nanti kalian terlambat" Gery


"ayah, tante Naomi sepertinya orang baik.


aku merestui ayah dan tante Naomi" kata Sasa dan berlari meninggalkan Gery


"anak itu" kata Gery yang merasa malu mendengar kata kata Sasa


Naomi adalah asisten Gery, mereka sudah bekerja bersama.


Di Bali Delon sedang sibuk mengurus semua keperluan lomba yang di adakan di hotel milik keluarganya.


Pemenang akan mendapatkan hadiah yang banyak dan memiliki kesempatan untuk bekerja di hotel itu.


Tentu akan banyak orang yang tergiur mengikuti lomba itu.


Di ruang baca Leon sedang duduk dan memeriksa berkas berkas perusahaannya, dia memang sudah memutuskan untuk pensiun tapi dia masi tetap mengontrol perkembangan perusahaannya.


"ini kan berkas yang di bawa Delon kemarin, aku belum memeriksa sama sekali" Gumam Leon dan mengambil berkas itu.

__ADS_1


Leon mulai membuka dan membaca berkas itu dengan teliti sampai tiba di satu lembar berkas itu Leon langsung terpaku


"ini" kata Leon terhenti.


dia langsung mengambil ponselnya dan menghubungi Vanno


"apakah kau sedang sibuk? " tanya Leon ketika Vanno menjawab panggilannya


"tidak, aku tidak sibuk.


ada apa? " tanya Vanno di sebrang sana


"Marco" kata Leon terhenti


Vanno di sebrang sana juga terdiam dan tiba tiba merasa sedih mengingat sahabatnya itu.


"mungkin kita harus mengikhlaskan dia Le"kata Vanno memecah keheningan


" apakah kau ingat kode yang hanya kita bertiga yang tahu? "tanya Leon


" kode 3" kata Vanno


"ya, aku menemukan kode itu dan tertulis 3MC" kata Leon


"Bali" jawab Leon


"aku ke sana sekarang" kata Vanno


Vanno melepas jas dokternya dan pergi dari sana


"hallo, tolong urus semua kerjaan aku dan cari dokter pengantin untuk menangani semua pasien ku. aku ada urusan" kata Vanno menghubungi seseorang


Vanno pulang ke rumahnya terlebih dahulu dan pamit kepada keluarganya


Vanno langung ke bandara dan berharap masi ada penerbangan ke Bali di hari ini juga dan untungnya penerbangan ke Bali masi ada.


Vanno segera membeli tiket dan mengirim pesan kepada Leon.


"aku mungkin akan tiba di sana sore hari.


tolong kirim orang untuk menjemput aku di bandara nanti"


"baiklah, aku yang akan menjemputmu nanti" kata Leon membalas pesan Vanno

__ADS_1


Leon membaca berkas itu lagi dan lagi


"kenapa kode ini bisa ada di berkas yang di kirim oleh Jack" Gumam Leon dalam hati


Leon mengirim pesan kepada Delon


"nanti malam pulang lebih cepat ke rumah, ada hal yang ingin papa bicarakan denganmu dan ini penting "


Delon membaca pesan itu namun tidak membalasnya


Rombongan Sasa sudah tiba di bali dan langsung menuju hotel Aura, acara itu akan di adakan di hotel aura dan hotel aura juga menyediakan tempat menginap untuk semua peserta


"Bali sangat indah dan udaranya masi sangat segar" kata Sasa


"iya, sangat sejuk" kata salah satu teman Sasa


Mereka langsung ke hotel Aura


"hotelnya sangat besar dan Indah" kata mereka serentak saat melihat hotel Aura


Kini mereka sudah ada di kamar mereka masing masing, laki laki satu kamar dan perempuan satu kamar.


Karyawan Aura hotel datang ke kamar mereka


"kalian bisa berjalan jalan untuk menikmati pemandangan di sekitar sini dan berbaur dengan peserta lain" kata karyawan itu.


Rombongan Sasa keluar dan bergabung dengan peserta lain. Semua orang takjub melihat pemandangan hotel itu


Terimakasih sudah membaca karya aku ya kakak.


Jika ada kritik dan masukan kasi tau ya.


Jangan lupa mampir ke karya aku satu lagi yang berjudul


TERSIKSA RASA


RINDU TERLARANG


Mohon dukungannya ya kakak semua.


Dan jika berkenan kasi bintang lima dan di vote ya kak.


TERIMAKASIH

__ADS_1


__ADS_2