Rindu Terlarang

Rindu Terlarang
s2 episode 18


__ADS_3

Dua hari sudah berlalu dan Delon belum juga menemukan Sasa, akhirnya Delon memutuskan untuk kembali karena dia tidak bisa lama lama meninggalkan perusahaan.


Di perjalanan pulang Delon mendapat telepon dari Mamanya


"kamu di mana nak? ada yang mama mau bilang sama kamu, kamu pasti senang " Maura


"Delon baru pulang dari Singapura ma dan banyak kerjaan di kantor nanti setelah semua kerjaan Delon selesai Delon akan ke menemui mama oke" Delon.


"tapi sayang, mama mau menjodohkan kamu sama anak teman mama dan kamu pasti bakalan suka dengan ide ini.


kamu cepetan ke sini ya nanti Mama kirim alamatnya" Maura.


"Mama, Delon kan sudah pernah bilang kalau Delon itu tidak suka di jodohkan dan Delon sudah punya calon sendiri ma, nanti saat Delon sudah menemukan dia akan Delon bawa dia ke hadapan papa dan mama" Delon


"tapi" Maura.


"sudah ya ma, nanti Delon hubungi lagi" kata Delon memotong ucapan Maura dan memutuskan panggilan mereka


"Sandi kita Langsung ke kantor ya" kata Delon memberi perintah


Di tempat lain Sasa dan Maura sedang berjalan jalan di Mall, Marco dan Donna memberi kebebasan kepada Sasa sebelum mereka mengumumkan keberadaan mereka dan putri mereka, karena setelah saat itu Sasa pasti akan menjadi incaran orang orang yang membenci dia.


maka dari itu sebelum membuat pengumuman mereka ingin Sasa menikmati kebebasannya


"Sayang, kita ke kantor anak tante ya setelah ini" Maura


"tapi tante" kata Sasa hendak menolak karena dia masi merasa kecewa kepada Delon.


"bisa bisanya laki laki itu menghilang setelah menyatakan perasaanya padaku, pasti dia cuma main main " kata Sasa dalam hati namun dia segan menolak keinginan Maura


"hanya sebentar saja karena tante rindu dia" kata Maura membuat alasan padahal dia ingin membuat kejutan kepada Delon dengan membawa Sasa


Dengan terpaksa Sasa mengikuti keinginan Maura berkunjung ke kantor Delon,

__ADS_1


Saat tiba di perusahaan milik keluarga Delon, Sasa terperangah melihat besarnya gedung itu


Semua karyawan di sana menunduk melihat kedatangan Maura dan menyapa Maura dengan ramah.


"sayang kamu tunggu di sana dulu ya, tante mau ke toilet sebentar" kata Maura


"baik tante, tapi jangan lama ya.


Sasa tidak mengenal siapapun di sini" Sasa


Sandi yang baru saja turun melihat sosok gadis yang tidak asing baginya, sosok wanita yang selama beberapa hari ini membuat kacau pikiran sahabat dan juga bosnya itu


tuuut tuttttt


"apa? " kata Delon saat mengangkat panggilan dari Sandi


"aku ada kabar baik" Sandi


"yakin kau tidak ingin mendengar kabar dari wanita itu" Sandi


Delon mengubah posisi duduknya


"katakan informasi apa yang bisa kau berikan? " Delon


"imbalannya? " Sandi


"iss kau mata duitan,


bonus mu bulan ini akan aku naikkan dan akan aku beri ku libur ke negara manapun kau mau jika informasi ini benar benar membuat aku bahagia" Delon


"tentu kau tidak akan kecewa dengan informasi yang ini" Sandi


"cepat katakan sebelum aku berubah pikiran" Delon

__ADS_1


"wanitamu ada di sini" kata sandi dan langsung memutuskan panggilannya


Delon yang mendengar itu langsung membelalakkan matanya


"dimana? " tanya Delon namun panggilan sudah di putuskan oleh sandi di sebrang sana


Delon menghubungi sandi kembali namun tidak di angkat


"benar benar ya anak ini, akan aku pecat dia dan aku blacklist dia di semua perusahaan agar dia tidak bisa bekerja di manapun" kata Delon marah


Sementara di sebrang sana sandi tertawa menatap ponselnya yang terus saja bergetar karena Delon tak henti hentinya menghubungi dirinya


"tau rasa kau aku kerjain" kata Sandi


Sandi memfoto Sasa yang sedang memainkan ponsel sambil menunggu Maura


Dan mengirim fotonya ke Delon


Delon melihat foto itu dan langsung berlari menuju tempat Sasa berada


"Sasa" Delon


Sasa menoleh ke sumber suara yang memanggilnya


Dengan cepat Delon menghampiri Sasa dan membawa Sasa pergi dari sana


"lepaskan" Sasa


"tidak akan" Delon


"nanti tante mencari aku karena aku tidak ada di sana" kata Sasa yang berpikir Delon sudah tau dia datang bersama Maura ke sana


Delon tidak menanggapi perkataan Sasa dan membawa Sasa ke mobilnya

__ADS_1


__ADS_2