
Hari perayaan ulang tahun perusahaan Leon telah tiba.
Semua keluarga sedang bersiap untuk menghadiri acara nanti malam.
Maura sebenarnya engan untuk hadir di acara tersebut, karena dia bukan siapa siapa
dia hanya wanita yang sudah melahirkan keturunan dari keluarga Leon.
"kita adalah keluarga, Mama sudah menganggap kamu seperti anak mama sendiri" Mega
"tapi MA" Maura.
"sudah sudah tak usah di pikirkan, kita adalah keluarga dan kamu harus ikut dalam setiap acara keluarga kita" Mega
Malam hari di salah satu hotel milik Leon acara itu di selenggarakan , acaranya terlihat sangat meriah
tamu tamu sudah mulai berdatangan
Mereka sibuk menyambut tamu undangan sementara Maura terlihat bingung karena tidak tau apa yang harus ia lakukan dan tidak banyak orang yang dia kenal di acara itu.
Untung saja Donna cepat datang jadi Maura bisa berbincang bincang dengan Donna
"kamu sendirian Don? " Maura
"iya, mas Gerry katanya sedang kurang enak badan jadi dia istirahat di rumah" Donna
Acara sudah di mulai
keluarga Leon berdiri di atas panggung
memberi kata sambutan kepada tamu yang datang
"terimakasih sudah menyempatkan waktu untuk menghadiri acara kami
di sini kami memperingati ulang tahun berdirinya perusahaan MEGAJAYA.
sekaligus kami akan membuat pengumuman penting
Hari ini kami akan memperkenalkan calon pewaris perusahaan MEGAJAYA
__ADS_1
cucu kami bernama DELON MEGAJAYA anak dari putra tunggal kami" Jaya dengan banga memperkenalkan Delon kepada tamu yang datang
Maura melihat itu merasa terharu.
tanpa disadari Maura meneteskan air mata
Setelah Papa Jaya selesai berbicara kini giliran Leon yang akan berbicara.
"kalian pasti merasa bingung karena selama ini yang kalian tau aku belum memiliki anak,.
Delon adalah putraku bersama Maura." Leon
keadaan menjadi riuh karena selami ini orang hanya mengetahui istri Leon adalah Melsa .
Dan setelah bercerai Leon belum menikah sama sekali.
"Delon adalah putra ku bersama Maura
aku dan Maura dulu pernah menikah dan kami berpisah karena adanya salah paham antara Kami.
Aku sudah menyadari kesalahanku dan aku sudah mencoba memperbaiki semua
aku memangil Maura untuk datang ke sini dan bergabung bersama denganku" Leon.
Semua orang menoleh kesana-kemari mencari sosok Maura.
"ra, dia memang ilmu cepatlah naik ke atas panggung" Donna
"tapi don" Maura..
Tiba tiba tangan kecil Delon menarik tangan Maura.
"ayo Mama" Delon
Maura mengikuti langkah Delon ke atas panggung.
"aku pernah melakukan kesalahan dan sekarang aku ingin memperbaiki semuanya
mari kita mulai dari awal
__ADS_1
aku berjanji tidak akan mengulangi kesalahan yang sama" Leon.
Maura bingung. Dia tidak tau apa yang harus ia lakukan.
"Maura, maukah kau menikah denganku? " Leon
Seketika suasana menjadi riuh.
ada sebagian orang yang memuji Maura.
ada juga yang mencibir Maura.
"Maura aku ulangi pertanyaan ku,
maukah kau menikah dengan ku?
menjadi pendamping ku, menemaniku saat susah dan senang? merawat dan membesarkan anak anak kita bersama? " Leon
Maura terharu karena perlakuan Leon.
dia melihat ketulusan di mata Leon.
"tidak ada alasan aku menolak nya lagi, selama ini dia sudah banyak berubah dan menunjukan keseriusannya kepadaku" batin Maura.
Maura menganggukkan kepalanya untuk memberi jawaban kepada Leon.
Leon yang mendapat jawaban dari Maura merasa senang dan langsung memeluk Maura.
"terimakasih terimakasih sudah mau menerimaku lagi, memberi kesempatan untuk aku " Leon
Vanno dan Marco merasa bahagia melihat sahabatnya kini menemukan pendamping yang baik.
Donna terharu
"akhirnya kebahagiaan itu menghampirimu ra, aku mendoakan mu agar kau selalu bahagia " gumam Donna dalam hati.
Tanpa Donna sadari kalau saat ini kebahagiaan dia sedang di ujung tanduk.
pernikahannya dengan Gerry akan menghadapi cobaan.
__ADS_1
sanggupkah Donna mempertahankan rumah tangannya atau dia akan menyerah dan melepaskan Gery setelah dia mengetahui kebohongan Gerry