Rindu Terlarang

Rindu Terlarang
episode 90


__ADS_3

Donna sedang membuat kue coklat untuk Marco dan Delon.


"ini kue coklat untuk anak yang tampan" Donna memberikan kue coklat yang di minta Delon


Marco terus saja memandang Donna, sementara Donna tidak tau harus berbuat apa.


Donna kaget karena Marco tiba tiba ada di sana.


Maura dan Leon bergabung dengan mereka.


"Don, ayo kita berjalan jalan dan mengunjungi tempat wisata yang ada di negara ini" aja Maura


"aku harus membatu Nenek Ra, kalian pergi aja " Donna


Nek Mina datang dari dapur


"pergilah dan ajak mereka berjalan jalan" nek Mina


"tapi nek" Donna


"tidak masalah, aku bisa menangani toko" nek Mina


Marco berdiri dan menghampiri nek Mina


Marco memperkenalkan dirinya


"oo jadi kamu yang bernama Marco? " tanya nek Mina


"iya nek" Jawab Marco sopan.


Mereka semua pamit pada nek Mina.

__ADS_1


"kemana kita akan pergi? " tanya Maura


"entahlah" kata Donna.


"sayang, ayo kita pergi ke air mancur yang ada patung singa itu. aku sangat ingin pergi ke sana" kata Maura


"baiklah, kita akan ke sana" Leon


mereka sekarang sudah tiba di patung singa


"ahh indah sekali, aku sering melihatnya di TV dan internet dan sekarang aku ada di sini" Maura


"mulai sekarang kita akan pergi ke semua tempat yang ingin kau kunjungi" kata Leon sambil mencium kepala Maura.


"Papa aku ingin me tempat yang ada saljunya" kata Delon


"baiklah sayang, nanti kita akan pergi ke sana Oke" Leon


Leon mengajak anak dan istrinya berkeliling dan meninggalkan Marco besama Donna agar mereka memiliki waktu untuk bersama.


Sepeninggal Leon , Donna dan Marco sama sama diam.


tidak ada yang berbicara antara mereka.


Tiba tiba datang seorang ibu menghampiri mereka dan langsung memukul Marco


"dasar anak nakal. disini mau rupanya! aku menghubungi mu tapi kau tak pernah menjawab panggilan dari mama" kata wanita yang ternyata adalah mama Marco


"ah, mama? kenapa mama bisa ada di sini? kata suster mama kalian pergi ke Belanda? " Marco


Marco memperkerjakan seorang perawat untuk menjaga dan menemani Mama nya

__ADS_1


"iya, tapi teman teman arisan mama sedang ada pertemuan di negara ini jadi mama menyusul ke sini" Mama Marco


Mama mengalihkan pandangannya ke wanita yang berdiri di sebelah Marco


"ahhhh apakah wanita ini kekasihmu? calon menantu mama? kalian sedang berkencan di sini? " tanya mama Marco tanpa henti karena senang melihat anaknya bersama seorang wanita


"anak nakal ini, kenapa mau tidak memperkenalkan nya kepada mama? "


Donna menggeleng kan kepalanya dan ingin menjelaskan sesuatu tapi mama Marco langsung memeluknya dan menarik Donna.


"ayo mama kenalkan sama teman mama" kata mama Marco


"Mama, ini bukan seperti yang mama pikirkan" kata Marco berusaha menahan mamanya namun mamanya tidak mau mendengarkan


dia terus menarik Donna ke arah teman arisannya.


Donna menatap ke arah Marco, dia bingung apa yang harus ia lakukan


Mama dengan bangga memperkenalkan Donna ke teman temanya


"jeng, ini calon menantu aku" kata mama


Donna menundukkan kepala untuk menyapa teman teman mama Marco


"sini duduk sayang" ajak mama Marco menarik Donna duduk di sampingnya, Donna hanya bisa menuruti mama Marco.


"jadi kapan pestanya jeng? " tanya salah satu teman mama Marco


"secepatnya jeng, nanti aku akan bagi undangan pertama untuk kalian " kata mama Marco dengan bangga


Donna menatap ke arah Marco, meminta pertolongan agar dia bisa pergi dari sana.

__ADS_1


Marco menatap mamanya yang terus tertawa dan memuji Donna.


__ADS_2