
Darmawan sempat berusaha mencari keberadaan anak istrinya tapi tidak bisa fokus karena tiba tiba ada salah satu investornya yang menarik saham dari perusahaannya.
Sibuk mengurusi urusan perusahaan membuat dia lupa mencari keberadaan Sania dan Gracia.
Darmawan yang memang ahli dalam menjalankan perusahaan berhasil mencari investor baru dan menyelesaikan masalah perusahaan miliknya walau membutuhkan waktu 3 bulan lamanya.
Darmawan sempat kesulitan untuk memulihkan keadaan perusahaannya dan dalam kondisi ini dia merindukan sosok Sania.
Sania yang memang lulusan jurusan bisnis sangat piawai dalam mengurus perusahaan dan memajukan perusahaan mereka.
berkat kepintaran darmawan dan sania lah makanya perusahaan yang mereka bangun dari nol bisa berkembang secepat ini.
Selama ini Darmawan selalu bertukar pikiran dengan Sania setiap ada masalah di perusahaan.
tapi kali ini semua berbeda tidak ada lagi Sania yang selalu memberi dia nasihat dan solusi dalam setiap masalahnya.
Sania memutuskan berhenti bekerja karena pengasuh Gracia kecil yang tiba tiba berhenti bekerja sehingga sania memutuskan berhenti bekerja di perusahaan dan hanya membantu suaminya itu saat di rumah.
"aku merindukanmu" lirih Darmawan duduk di kursi kebesarannya sambil menerawang jauh
Darmawan berpaling dari Sania karena waktu itu Sania sangat sibuk dengan urusan kantor dan tertarik saat melihat Mariana yang selalu mengasuh Gracia kecil.
Sania dan Darmawan selalu berbagi tugas untuk memajukan perusahaan.
saat Darmawan pulang ke rumah dan melihat Mariana mengurus anaknya dan kadang kala mengurus makanan dan minuman untuk dirinya saat Sania ada urusan keluar kota di saat itulah rasa tertarik pada Mariana tumbuh dan membuat mereka melakukan hubungan terlarang di belakang Sania hingga suatu hari Mariana hamil.
__ADS_1
Darmawan sangat senang dengan kehamilan Mariana langung menikahi Mariana dan menyuruhnya berhenti bekerja.
Waktu begitu cepat berlalu Darmawan kini tak lagi mencari keberadaan anak dan istrinya
Mariana selalu berhasil mengalihkan perhatian Darmawan ketika dia mulai mengingat mantan istrinya dan putri tertuanya itu.
Mariana cukup bahagia dengan hidupnya sekarang.
Rumah yang dulunya tempat dia bekerja kini menjadi mikirnya dan dia menjadi nyonya rumah itu.
Memiliki putri yang cantik dan putra yang tampan membuat hidupnya makin lengkap.
Dara Darmawan putri pertama Mariana
Daren putra Darmawan putra Mariana yang di gadang gadang menjadi penerus perusahaan Darmawan.
Sania dan Gracia hidup cukup nyaman walaupun tidak sekaya dulu.
Sania membuka bisnis baru dengan modal seadanya yang dia punya waktu pergi dari Darmawan.
membuka bisnis konveksi pakaian dan tas.
1Top itulah nama perusahaan baru Sania.
Gracia memutuskan untuk melanjutkan pendidikan di jurusan bisnis juga karena dia memiliki tujuan sendiri.
__ADS_1
Suatu saat dia akan datang kembali dan mengambil apa yang hilang dari dirinya dan membuat orang yang merebut kebahagiaannya akan merasakan sakitnya kehilangan sama seperti dirinya.
Sayangnya saat dia duduk di bangku kuliah dia terpaksa kehilangan ibunya Sania karena sakit yang dia derita.
Gracia yang kuliah di Singapura pulang ke tanah air dengan perasaan yang tidak bisa di ungkapkan.
ini kali pertama dia menangis setelah waktu itu.
menangis karena satu satunya keluarga yang dia punya kini telah pergi meninggalkan dirinya
Sania meninggalkan sebuah cincin dan kalung yang merupakan peninggalan leluhur Sania.
"maafkan bunda karena meninggalkan dirimu sendiri jangan bersedih karena kepergian bunda karena bunda akan selalu hidup dalam hatimu" pesan terakhir yang Sania tinggalkan kepada Gracia
Setelah melepas kepergian bundanya dan setelah urusan pemakaman selesai Gracia kembali ke Singapura untuk melanjutkan studinya.
Gracia mempercayakan perusahaan nya kepada tangan kanan sang bunda
Okta Febrina orang kepercayaan Sania
janda yang memiliki satu anak yang seumuran dengan Gracia.
anaknya bernama Bella
suami Okta meninggal dunia karena kecelakaan.
__ADS_1
Gracia dan Bella berteman dekat sejak kecil dan Bella merupakan teman satu satunya yang Gracia punya.