
Leon dan Marco sedang bekerja keras mengumpulkan semua berkas berkas dan bukti bukti kejahatan yang di lakukan Raja dan Melsa.
Sementara Melsa sedang sibuk mempersiapkan acara ulang tahun putra tunggalnya. Dia tidak tahu badai apa yang akan dia hadapi setelah ini.
Besok adalah perayaan ulang tahun Handika.
Banyak orang orang penting yang akan datang ke acara tersebut.
"besok acaranya" Leon
"iya" Marco.
"kita sudah mempersiapkan semua dengan baik, aku hafal besok berjalan sempurna seperti yang kita rencanakan" Leon.
Leon dan Marco berbicara melalui sambungan telepon..
"rencana apa mas? " tanya Maura yang tiba tiba datang menghampiri Leon di balkon
"tidak ada sayang, hanya masalah kerjaan" jawab Leon menyembunyikan apa yang sedang dia rencanakan..
"Mas kapan kita akan ke Singapura untuk mengunjungi Donna? " Maura
"Minggu depan kita akan berkunjung ke sana " Leon
"terimakasih sayang" kata Maura sambil meletakkan kepalanya di bahu Leon
Leon mengelus kepala dan mengecup pucuk kepala Maura.
"beri aku ciuman sebagai ucapan terimakasih yang tulus" Leon.
Maura memegang pipi Leon dengan kedua tangannya dan mencium seluruh wajah Leon kecuali bibirnya
"sudah" kata Maura setelah selesai melakukan nya
"belum, masi ada yang belum dapat bagian" kata Leon sambil menunjuk bibirnya
__ADS_1
"tidak, itu tidak boleh karena akan berbuntut panjang" kata Maura sambil mendorong Leon
"sebentar saja, aku janji tidak akan lama" kata Leon sambil meraih pinggang istri nya
"tidak bisa, aku sedang datang bulan" tolak Maura
"dia selalu saja datang di saat yang tidak tepat" kata Leon menggerutu
"hahahaha" Maura tertawa dan dengan cepat dia mengecup bibir suaminya
Leon terbelalak dan hendak menahan kepala istrinya namun dengan cepat Maura melepaskan diri dan berlari meninggalkan Leon di sana.
"hei, mau pergi kemana
kau tidak boleh pergi setelah melakukan itu padaku.. kau harus mempertanggung jawabkan apa yang telah kau lakukan sayang" kata Leon berteriak.
Maura terus berlari tanpa menoleh ke arah Leon yang terus berteriak memanggilnya
"aku sangat mencintaimu, kau hadir dalam hidupku membawa sejuta kebahagiaan.
aku tidak akan pernah mengampuni mereka yang berniat menyakiti kalian" kata Leon berbicara sendiri
Maura menghubungi Donna dan memberitahu tentang rencana kedatanganya ke Singapura minggu depan..
"benarkah? " Donna.
"tentu saja benar! " Maura.
"aku tidak sabar menunggu kedatangan kalian" Donna
"apa kau ingin aku membawa sesuatu untukmu di sana? " tanya Maura
"jengkol dan Pete, aku sudah lama menginginkan makanan itu" jawab Donna sambil membayangkan betapa enaknya dua makanan itu
"baiklah aku akan membawakan yang banyak untukmu" Maura
__ADS_1
Setelah membicarakan banyak hal akhirnya Maura dan Donna mengakhiri panggilan mereka.
Di tempat lain Donna memandang ponselnya
Marco belum ada menghubungi Donna sama sekali. Donna merasa seperti ada sesuatu yang kurang dalam hidupnya..
"ah, apa yang aku pikirkan? dia tidak mungkin memiliki perasaan untuk aku.
banyak gadis gadis cantik di luar sana yang mengejar dia. mana mungkin dia akan tertarik sama aku. wanita biasa yang sudah menyandang status janda " kata Donna berbicara pada dirinya sendiri.
Marco memang belum menghubungi Donna sama sekali karena banyak pekerjaan yang harus dia lakukan ditambah lagi maslah Melsa dan Raja.
Hari ulang tahun putra Raja dan Melsa telah tiba.
Terlihat di salah satu gedung mereka sedang merayakan pesta ulang tahun dengan meriah.
Tiba di tengah acara, sebuah vidio diputar
Raja tercengang melihat isi vidio itu.
vidio itu berisi tentang semua kejahatan dan kecurangan yang telah dia lakukan.
"apa yang kalian lakukan, cepat matikan" perintah Raja ke anak buahnya.
semua tamu undangan menyaksikan Vidio itu.
Tanpa berkata apa apa satu persatu tamu undangan meninggalkan tempat acara.
"apa yang terjadi mas? kenapa vidio itu bisa di tayangkan di sini? bukanlah kau sudah menyuruh anak buahmu untuk berjaga? kenapa ada penyusup masuk ke sini dan membuat kekacauan itu" Melsa.
"aku juga tidak tau, kau diam lah" Raja
"bagaiman ini, semua tamu melihat isi vidio itu dan sebagian besar tamu kita adalah rekan bisnis dan investor perusahaan kita" Melsa
Tanpa Raja sadari ternyata Marco sudah mengirim penyusup ke tempat Raja. salah satu anak buah Raja adalah anak buah Marco yang di tugaskan untuk bekerja untuk Raja dan mengawasi pergerakan Raja.
__ADS_1