
Setelah menunggu beberapa saat Delon pun bangun.
"aku akan menyuruh supir untuk mengantar kalian pulang" Leon
"apa kau masi lama? " Maura
"sepertinya masi, memangnya kenapa? " Leon
"tidak apa apa, biar kami menunggumu saja" kata Maura
"dia menyuruh kami cepat pulang karena ingin berduaan dengan Sekretaris cantiknya itu" gumam Maura dalam hati.
"Maura kenapa? tidak seperti biasanya dia kayak gini" gumam Leon dalam hati
"Mama ayo pulang, Delon bosan di sini tidak ada mainan" Delon
"kita tunggu papa selesai bekerja ya nak, setelah ini kita pulang bersama dan mampir ke tempat bermain anak" Maura
"tapi Papa masi lama" Delon merajuk
"bawalah Delon pulang , nanti malam aku akan mengajak kalian makan malam di luar" Leon
Dengan berat hati akhirnya Maura setuju.
Maura membawa Delon bersama nya.
Sepeninggal Maura,
Leon memanggil Jo
"halo" Leon
"ya tuan ada apa? " Jo
"apa kau sibuk? " Leon
"tidak, memangnya ada apa? " Jo
"tadi Maura kesini menjemput Delon tapi hari ini tingkahnya sangat aneh, bahkan saat aku suruh pulang pun dia menolak padahal sebelumnya dia tidak seperti ini, selama ini dia selalu mencoba menghindar dari aku" curhat Leon kepada Jo
"jadi tuan menghubungiku hanya untuk memberitahu ini? " Jo
"ya, dia juga bertanya tentang Sekretaris cantik kepadaku" Leon
"apa tadi nona Maura bertemu dengan Novi? " Jo
"iya, tadi aku meminta Novi membuatkan minum untuk Maura" Leon
"apa mungkin nona cemburu kepada Novi? " Jo
"kenapa dia cemburu kepada Novi? Novi kan sudah memiliki suami" jawab Leon
__ADS_1
"ini pertama kali nona Maura bertemu dengan Novi jelas saja nona Maura tidak tau kalau Novi sudah bersuami" Jo menjelaskan kepada Leon
"apa mungkin dia sudah mulai memiliki perasaan terhadapku? " Leon
"itu coba tanya langsung kepada nona Maura, aku mana tau isi hatinya " jawab Jo asal karena dia kesal bosnya menganggu liburan ya hanya untuk masalah ini.
Leon merasa senang membayangkan Maura yang sedang cemburu.
Aku akan memanfaatkan ini untuk memancing perasaannya kepadaku.
Sore hari Leon sudah bersiap untuk pulang.
dia menghubungi Maura
"bersiap siap lah, aku akan menjemput kalian untuk makan malam di luar" Leon
setelah mendapat panggilan dari Leon Maura bersiap siap
sudah setengah jam dia mencoba semua baju namun dia merasa tidak ada yang cocok.
Pada akhirnya pilihannya jatuh ke gaun warna Maroon
Maura juga merias wajahnya
entah kenapa hari ini dia ingin terlihat sempurna di mata Leon
Leon sudah tiba di rumah Maura
Delon langsung menghampiri Leon dan memeluknya
"anak papa selalu terlihat tampan" kata Leon sambil mencium pipi Delon
"ini baju Delon yang pilih karena Mama tidak membantu Delon bersiap" Delon
"kenapa Mama tidak membantu Delon? " tanya Leon karena selama ini Maura selalu mengutamakan Delon
"Mama dari tadi sibuk mencoba semua baju dan aku rasa dia melupakan aku" keluh Delon
Maura keluar dari dalam rumah
Leon tertegun melihat penampilan Maura malam ini.
Maura terlihat sangat cantik
Leon membukakan pintu mobil untuk Maura dan Delon.
setibanya di restoran
Mereka bejalan beriringan memasuki restoran itu.
Leon bertemu dengan rekan bisnisnya yang kebetulan juga sedang berada di restoran yang sama.
__ADS_1
Leon menyuruh Delon dan Maura berjalan duluan.
"masuklah duluan, aku akan menyusul setelah ini" Leon.
"oke" Maura
bukkhhhh.
Delon terjatuh karena ditabrak oleh seorang anak yang sedang berlari.
anak yang menabrak Delon juga terjatuh..
kedua anak itu sama sama menangis karena merasa sakit
Seorang wanita mengangkat anak yang menabrak Delon, sepertinya wanita itu adalah ibunya
Maura juga segera mengangkat Delon dan memeriksa badan Delon
"sebelah mana yang sakit nak" tanya Maura lembut
Delon menunjukkan siku tangannya yang terbentur karena jatuh.
"makanya kalau jalan lihat lihat dong" wanita itu berteriak kepada Delon
Delon yang tidak pernah diperlakukan seperti itu pun langsung menangis
"Mama aku takut" Delon
"anak andalah yang menabrak anak saya" Maura
"jika dia tidak menghalangi jalan anakku maka kejadian ijin tidak akan terjadi" tunjuk wanita itu kepada Delon
"anda seharusnya menjaga anak anda agar tidak berlari di tempat seperti ini, ini tempat umum banyak orang berjalan di sini dan ini buka tempat bermain" Maura
"berani beraninya kau bicara seperti itu kepadaku" wanita itu mengangkat tangannya hendak menampar Maura
Namun tangannya dicekal oleh seseorang.
"jangan berani berani kau menyentuhnya atau aku patahkan tanganmu" Leon.
Wanita itu terkejut karena dia mengenal suara itu
dia menoleh dan kaget melihat Leon ada di sana.
"kau" wanita itu
"iya ini aku" Leon
wanita itu adalah Melsa, mantan istri leon
"sekali lagi kau berani berbicara kasar kepada anakku akan aku potong lidahmu" Leon.
__ADS_1
Melsa tidak menjawab dan langsung pergi dari sana.
"oh itu pasti anaknya dari wanita murahan itu" gumam Melsa dalam hati sambil berjalan menjauh dari Leon dan Maura