
Hari ini Delon sudah kembali bekerja seperti biasa
Delon berkali kali mencoba menghubungi Sasa namun tak pernah mendapat jawaban dari Sasa
"arghhhh kemana dia? kenapa tidak mengangkat panggilanku dan tidak membalas pesan yang aku kirim" kata Leon berbicara sendiri
"Sandi ke ruangan ku sekarang ya" kata Delon saat menghubungi Sandi
"ada apa? " kata Sandi saat memasuki ruang kerja Delon
"apa aja jadwal ku untuk hari ini dan besok? " Delon
"ada pertemuan dengan beberapa pengusaha yang ingin bekerja sama dengan kita" Sandi
"bisa undur jadwal ku? aku ada urusan hingga dua hari ke depan" Delon
"tapi" Sandi
"kau usahakan lah San, ini penting dan tolong urus keberangkatan ku ke Singapura sore ini" Delon
Delon pulang ke rumah dan hendak pamit ke orangtuanya
Di rumah
"kebetulan kau datang, kami ingin membicarakan sesuatu denganmu" Leon
"ada apa pa? " Delon.
"sore ini papa ingin kau menjemput teman papa dan anaknya, anaknya gadis siapa tau cocok untukmu" kata Leon menggoda Delon
"tidak bisa pa, ini aku datang ke sini karena ingin pamit ada urusan kerjaan ke Singapura dan berangkat sore ini" Delon
__ADS_1
"tapi papa sudah janji" Leon
"suruh anak buah papa aja ya" Delon
"papa dan mama ingin kau bertemu sama gadis itu, siapa tau kalian cocok" Leon
"Delon sudah punya pilihan sendiri pa dan papa tau sendiri Delon tidak suka di jodoh jodohkan.
jangan lupa Delon masi kesal sama ulah papa kemarin" Delon
"oia papa lupa tadi Siska dan Jack menghubungi papa dan menanyakan kabarmu" Leon.
"jadi papa jawab apa? ingat ya pa aku tidak mau bertunangan dengan dia. papa cari cara untuk membatalkan kesepakatan kalian" Delon
"papa bilang kamu masi berobat karena penyakit ayan kamu kumat" kata Leon dan segera berlari dari tempat itu untuk mengindari amukan Delon
"papa aaaaaa" teriak Delon menggema di seluruh ruangan
"apa? kemana perginya mereka" kata Jack marah setelah menerima laporan dari anak buahnya
"kami tidak tahu tuan, semalam kami berjaga di depan semua dan setelah acara selesai kami kembali ke posisi masing masing sesuai perintah tuan dan kami baru menyadari jika ruangan itu kosong" anak buah Jack
"cepat cari sampai dapat, aku tidak akan memaafkan kalian jika dia tidak ditemukan" Jack
Sepeninggal anak buahnya Jack mengeram marah di ruangannya
"Marco kau berhasil kabur tapi aku pastian anak buahku akan menemukanmu dan setelah itu kau akan benar benar jadi mayat" Jack
Jack sama sekali tidak menduga jika menghilangnya Marco dan Donna ada hubungannya dengan Leon dan anggota nya karena rencana Leon benar benar tersusun rapi hingga tidak ada celah untuk mencurigai dia.
Di tempat lain Sasa dan Gery bersiap untuk mendatangi Marco ke alamat yang sudah di kirim Marco
__ADS_1
"tumben ayah mau membawa Sasa ke sana? " Sasa
"karena ada hal penting yang harus kau ketahui,
setelah kau mengetahui kebenaran ini aku harap kau tidak melupakan aku dan tetap menjadi putri yang baik untuk aku.
kebahagiaan mu adalah prioritas hidupku" kata Gery sambil mengelus kepala Sasa
Sasa dan Gery berangkat ke Indonesia sementara itu Delon memutuskan ke Singapura untuk menemui Sasa karena hingga saat ini Sasa belum menjawab panggilan dan pesan yang di kirim Delon.
maaf karena updatenya sikit ya kak soalnya aku lagi sakit.
kemarin jatuh di kamar mandi dan kaki aku luka.
mohon doa nya agar kaki aku cepat sembuh ya kak๐๐
Terimakasih sudah membaca karya aku ya kakak.
Jika ada kritik dan masukan kasi tau ya.
Jangan lupa mampir ke karya aku satu lagi yang berjudul
TERSIKSA RASA
RINDU TERLARANG
Mohon dukungannya ya kakak semua.
Dan jika berkenan kasi bintang lima dan di vote ya kak.
TERIMAKASIH
__ADS_1