
Dara menyambut kedatangan Gracia dan Bella.
menggenggam erat tangan Kenzo di hadapan Gracia untuk menegaskan kalau Kenzo hanya miliknya.
"terimakasih sudah datang silahkan nikmati acaranya" Dara
"ini untuk anda nona Dara" ucap Bella memberikan hadiah yang mereka bawa.
"ah terimakasih" katanya dan memanggil pelayan untuk membawa kado itu.
Bella dan Gracia menikmati pesta di sana.
Tiba tiba semua orang bersorak kala kado yang di berikan darmawan pada putrinya tiba di sana.
Semua tamu undangan berjalan keluar melihat kado itu
Sebuah mobil mewah keluaran terbaru yang harganya sangat fantastis
"terimakasih ayah, aku sangat menyukainya " kata Dara dan memeluk Darmawan
"selamat ulang tahun putri ayah semoga Tuhan selalu melimpahkan kebahagiaan kepadamu" Darmawan.
Tiba MC memanggil mereka semua untuk memotong kue.
potongan pertama di berikan kepada Kenzo sebagai orang yang paling sepesial di hati Dara.
Sesaat kemudian Gracia benar benar sudah tidak tahan lagi berada di sana saat mendengar kata demi kata yang di ucapkan Darmawan
"terimakasih karena telah menempatkan waktu kalian yang sangat berharga untuk datang ke sini memeriahkan acara ulang tahun Putri ku.
untuk putriku yang berulang tahun hari ini ayah ucapkan selamat untukmu semoga kau panjang umur dan diberkahi semua kebahagiaan yang ada di dunia ini.
kehadiranmu di dunia ini menyempurnakan hidup ayah dan menjadi ayahmu adalah anugrah yang paling besar di berikan Tuhan kepadaku" ucap Darmawan yang terdekat indah di telinga Dara namun terdengar menyedihkan di telinga Gracia.
menyakitkan karena setiap kata demi kata yang di ucap kan Darmawan menghujam relung hati Gracia.
Darmawan melihat kebahagiaan di wajah cantik putrinya dan betapa bahagianya dia melihat laki laki yang berdiri mendampingi putrinya itu.
Setelah kata sambutan dari Darmawan selesai semua para tamu menikmati hidangan di sana dan beberapa pengisi acara bergantian menyanyi untuk menghibur tamu tamu.
__ADS_1
Gracia menghampiri MC dan berkata dia ingin menyumbangkan sebuah lagu untuk Dara dan MC tentu mengijinkan itu.
"selamat uang tahun buat nona Dara di sini saya akan mempersembahkan sebuah lagu untuk anda.
semoga anda menyukainya " ucap Gracia dari atas panggung mini yang ada di sana
Kubuka album biru
Penuh debu dan usang
Kupandangi semua gambar diri
Kecil bersih belum ternoda
Pikirku pun melayang
Dahulu penuh kasih
Teringat semua cerita orang
Tentang riwayatku
Kata mereka diriku selalu dimanja
Kata mereka diriku selalu ditimang
Selalu terurai darinya
Tangisan nakal dari bibirku
Takkan jadi deritanya
Tangan halus dan suci
Telah mengangkat tubuh ini
Jiwa raga dan seluruh hidup
Rela dia berikan
__ADS_1
Kata mereka diriku selalu dimanja
Kata mereka diriku selalu ditimang
Oh, bunda ada dan tiada
Dirimu 'kan selalu ada di dalam hatiku
Pikirku pun melayang
Dahulu penuh kasih
Teringat semua cerita orang
Tentang riwayatku
Kata mereka diriku selalu dimanja
Kata mereka diriku selalu ditimang
Oh, bunda ada dan tiada
Dirimu 'kan selalu ada di dalam hatiku
Bella meneteskan air mata mendengar nyanyian sahabatnya itu karena dia sangat tahu apa yang saat ini di rasakan Gracia di dalam hatinya.
Darmawan terdiam sejenak memandang seseorang yang sedang bernyanyi.
ada rasa getaran dalam hatinya Tapi dia pun tidak mengerti kenapa hatinya bergetar saat matanya beradu pandang dengan mata sendu Gracia.
Darmawan tidak bisa mengingat putri kecilnya itu karena Gracia tumbuh menjadi gadis yang sangat berbeda dari dulu.
memiliki wajah cantik dan memiliki rahang yang tegas dan mata yang tajam tidak seperti Gracia kecil dulu yang ceria.
"aku rasa kau bahkan tidak mengenal dan mengingat aku lagi " batin Gracia
Semua tamu di sana memberi tepuk tangan yang meriah setelah Gracia selesai bernyanyi.
Dara bukannya senang tapi malah menjadi semakin kesal karena semua orang memuji Gracia yang terlihat sangat cantik.
__ADS_1