Rindu Terlarang

Rindu Terlarang
episode 58 ( tinggallah di sini)


__ADS_3

Leon sedang berbicara dengan kedua orang tuanya.


menjelaskan tentang hubungannya dengan Maura.


"kenapa selama ini kamu tidak menceritakan ya kepada kami" Jaya


"aku juga baru tau kenyataan kalau aku memiliki anak dengannya Pa" Leon


"jadi sekarang bagaimana hubungan kalian? " Jaya


"Maura belum bisa menerima aku kembali tapi aku akan memperjuangkannya"Leon


" jelas saja dia tidak mau menerimamu ,


jika aku ada di posisi Maura aku juga tidak akan mau kembali bersama dengan mu "Mega


" Mama, aku tau kesalahan yang aku perbuat aku akan memperbaiki semua "Leon


" cihhh ntah mantra apa yang diberikan Melsa dulu kepadamu sampai-sampai kau dengan mudahnya dia bohongi"Mega


Mereka berkumpul di ruang keluarga.


Maura baru ikut berkumpul setelah selesai menidurkan Delon.


"Tante, Om Maura pamit dulu ya" Maura


"mau kemana? " Mega


"aku mau ke rumah temanku tante, malam ini aku akan menginap di rumahnya.


hari ini biar Delon tidur di sini,


besok aku akan datang ke sini lagi" Maura


"tidurlah di sini Nak, hari sudah malam" Mega


"tapi tante" Maura.


"tidurlah di kamarku bersama Delon,


hari ini aku akan tidur di ruang tamu" Leon


"baiklah" Maura


Maura menghubungi Donna dan mengabarkan kalau malam ini dia tidak jadi ke tempat Donna.


Pagi hari


Delon sudah bangun dan dia mencari Leon.


"Mama, Papa kemana? " tanya Delon


"cepat lah mandi, setelah mandi kita akan turun kebawah menemui Papa" Maura


"okey Mama" Delon


"anak pintar" Maura


setelah mandi Delon langsung lari kebawah dan mencari keberadaan Leon

__ADS_1


Di ruang tamu dia melihat neneknya sedang duduk bersama kakek


"kakek" Delon


"cucu kakek sudah bangun, sini sini " kata Jaya merentang kan tangannya mau memeluk Delon.


Delon berlari ke pelukan Jaya


"Papa Delon mana kek? " Delon


"Papa ada di kamar tamu, sana bangunkan Papa" Jaya


Jaya memerintahkan salah satu asisten rumah tangganya untuk mengantar Delon ke ruang tamu.


Maura berjalan ke arah dapur.


"eh nyonya, apa anda membutuhkan sesuatu? " BI Jum


"panggil saya Maura Bik" Maura


"baiklah, apakah nak Maura membutuhkan sesuatu? " tanya BI Jum


"aku ingin memasak BI " Maura.


"biar kami saja yang mengerjakan nak Maura, nanti kalau nyonya besar tau dia bisa memarahi kami" BI Jum


"aku sangat bosan dari semalam tidak memiliki kegiatan BI " kata Maura memohon


"nanti kalau tante marah biar Maura yang menjelaskan" Maura


BI Jum akhirnya menuruti permintaan Maura..


Di kamar tamu Delon menghampiri Leon yang sedang tidur.


Delon naik ke tempat tidur dan menindih tubuh Leon.


karena merasa ada yang menganggu tidurnya Leon mengerjapkan matanya.


"ehh anak Papa" Leon


"Papa ayo bangun, kita bermain bersama" Delon


"sebentar yaa, Papa mandi dulu setelah papa mandi kita akan bermain" Leon


Setelah selesai mandi dan bersiap


Leon membawa Delon ke ruang tamu.


"kita sarapan dulu oke" Leon


Delon mengangguk menyetujui perkataan Leon.


Sarapan sudah selesai di hidangkan di meja makan


Mereka menikmati sarapan mereka tanpa ada yang bersuara.


Maura sibuk menyuapi Delon


"aku sangat bahagian melihat kalian ada di sini " batin Leon

__ADS_1


setelah Leon selesai sarapan dia meminta makanan Delon


"sini piringnya biar aku teruskan menyuapi Delon,


kau makanlah sarapan mu" Leon


Maura menyerahkan makanan Delon kepada Leon


dan mulai memakan sarapan nya..


Setelah selesai sarapan mereka berkumpul di taman belakang.


sedangkan Delon bermain dengan salah satu asisten rumah tangga mereka.


"setelah ini apa rencana kalian? " Mega bertanya kepada Maura dan Leon


"Lusa aku dan Delon akan kembali tante,


Delon tidak bisa lama lama mengambil cuti sekolah" Maura


"jadi aku tidak akan bisa bertemu dengan cucuku lagi? " Mega


"tante tentu bisa bertemu dengannya,


setiap dia libur aku akan membawanya ke sini"?Maura


"tidak bisakah kalian tinggal di sini saja? aku tidak ingin berjauhan dengan cucuku" Mega


"tapi tante" Maura


tiba tiba Mega memegang dadanya


"Mama mama kenapa? " teriak Leon dan Jaya


"dadaku sakit Pa" Mega


suster suster teriak Leon


Suster berlari menghampiri mereka


dan segera memeriksa Mega.


mereka membawa Mega ke dalam kamar.


"anda tidak boleh terlalu banyak berpikir nyonya" suster


setelah Mega selesai diperiksa dan diberi obat mereka meninggalkannya agar Mega bisa beristirahat.


"nak aku mohon turuti lah permintaannya" Jaya


"nanti akan aku bicarakan dengan Leon ya Om" Maura


"kalian berbicaralah, aku akan menemani mama di kamar" Jaya


"Maura, aku tau aku tidak pantas meminta apa apa kepadamu tapi untuk kali ini tolong turuti permintaan Mama ya" Leon


"tapi" Maura.


"aku mohon Ra, semangat hidup Mama kembali setelah dia bertemu dengan Delon" Leon memohon kepada Maura

__ADS_1


__ADS_2