
Hari ulang tahun pernikahan
Maura hadir di sana untuk menghibur tamu undangan.
Tanpa Maura ketahui Dito ternyata juga menjadi bintang tamu di sana.
Maura membawakan lagu dan tamu undangan sangat menikmati lagu yang di bawakan Maura.
setelah Maura tampil kini giliran Dito yang tampil menghibur tamu undangan.
Dito membawakan lagu yang dulu di ciptakan Maura.
Dito berniat menarik perhatian Maura dengan membawakan lagu itu.
Namun kenyataan ya Maura makin muak dengan Dito dan lagu itu mengingatkan Maura dengan rasa sakit karena perbuatan Dito.
Setelah acara selesai Maura pergi dari sana.
namun Dito menghentikan langkahnya.
"aku ingin berbicara, tolong berita aku waktu sedikit saja" Dito
"tidak ada yang perlu kita bicarakan " Maura
"aku mohon maafkan aku" Dito.
"aku sudah memaafkan mu, lepaskan aku " Maura
"aku ingin kita kembali seperti dulu" Dito berbicara tanpa rasa malu sedikitpun
"hah tidak akan," Maura
"beri aku kesempatan " Dito
tanpa membalas perkataan Dito,
Maura menarik tangannya dan pergi dari sana namun Dito lagi lagi menahannya dan menariknya ke tempat yang sepi.
Maura meronta dan berusaha melepaskan diri dari Dito namun tenaga Dito lebih besar dari tenaga Maura.
Tanpa mereka sadari ada sepasang mata yang mengawasi mereka.
melihat Dito memperlakukan Maura Leon mengepal tangannya
Dito makin kurang ajar
dia berusaha mencium Maura.
Maura terus meronta melepaskan diri.
Bukkhhhh
__ADS_1
satu pukulan mendarat di wajah Dito.
"apa yang kau lakukan" Dito
"tutup mulutmu ke*a*rat" Leon
Leon terus menghajar Dito
Jo berusaha melerai perkelahian mereka namun Leon makin mengila menghajar Dito.
Melihat Dito yang sudah tidak berdaya Maura berusaha menghentikan Leon karena bisa bisa Dito akan kehilangan nyawanya saat itu juga.
Leon tetap tidak bisa dihentikan
Dia murka melihat Dito melecehkan wanita yang dia sayangi.
karena Leon tetap mengamuk akhirnya Maura memeluk Leon dari belakang
"sudah hentikan, aku mohon berhentilah " Maura menangis sambil memohon kepada Leon untuk menghentikan perbuatannya
"dia bisa mati jika kau terus memukul nya" Maura
"biarkan saja aku akan menghabisinya sekarang juga" Leon
"tidak tidak jangan lakukan itu" Maura
"kau masi menghawatirkan nya setelah apa yang dia lakukan kepadamu" Leon
"aku tidak mengkhawatirkan dia tapi aku menghawatirkan mu aku tidak mau kau menjadi seorang pembunuh dan masuk penjara hanya karena dia" Maura
"tuan pergilah bawa nona Maura dari sini,
aku akan membereskan ini semua" jo
tanpa menjawab Leon menarik Maura dan membawa Maura pergi dari sana.
Didalam mobil Leon memperhatikan Maura
"apa kau baik baik saja? " tanya Leon
"iya aku baik, terimakasih sudah menolongku" Maura
Leon memberikan minuman kepada Maura
"minumlah agar kau merasa lebih baik" Leon
Maura menerima dan meminumnya.
Leon melajukan mobilnya.
"kemana aku harus mengantarmu
__ADS_1
ke kafe atau ke rumahmu? " Leon
"kafe" Maura.
Leon fokus mengemudi
"kenapa kau bisa ada di sana? " Maura
"pemilik acara itu adalah pamanku,
aku datang ke sana karena papa harus menjaga mama jadi papa menyuruh aku menggantikannya ke sini" Leon
"ooh" Maura
setelah sampai di kafe Leon membuka pintu mobil dan membantu Maura turun.
"masuklah, aku harus segera pamit karena tadi aku belum sempat menyapa paman" Leon
"oke, hati hati di jalan" Maura
saat Leon hendak pergi Maura memanggilnya
"kapan kau akan kembali ? " Maura
"besok" Leon
"oh" Maura.
"kenapa apa kau masi merindukan aku? " canda Leon.
"tidak buka begitu" Maura
"terus" Leon
"jika besok kau ada waktu datang lah ke sini ada sesuatu hal yang ingin aku sampaikan kepadamu" Maura
"baiklah, besok aku akan ke sini" Leon
setelah Leon pergi Maura masuk ke dalam kafe
"aku akan menceritakan keberadaan Delon kepada Leon,
Delon berhak mengetahui siapa papanya
semoga keputusanku ini adalah keputusan terbaik.
aku tidak tega melihat Delon.
setiap hari dia bertanya tentang papanya"batin maura
Maura mengingat percakapannya dengan Delon tadi pagi
__ADS_1
" mama, kenapa aku tidak memiliki papa?.
aku ingin bermain bersama papaku seperti teman temanku yang lain"begitulah perkataan Leon tadi pagi yang membuat Maura berniat mempertemukan Delon dengan papanya.