Rindu Terlarang

Rindu Terlarang
Keputusan


__ADS_3

Delon memanggil Kenzo ke ruang kerjanya untuk menanyakan masalah pernikahannya


"Kenzo datang ke ruang kerja papa sekarang " kata Delon saat panggilan terhubung dan langsung memutuskan panggilan tanpa menunggu jawaban dari sebrang sana.


Belum sempat menjawab tapi panggilannya sudah di putuskan secara sepihak oleh papanya membuat Kenzo mengerutkan keningnya.


"ada apa?


tak biasanya papa seperti ini? gumam Kenzo memandangi ponselnya


Kenzo langsung berjalan ke ruang kerja papanya.


saat masuk tatapan papanya membuat dia merasa heran karena papanya terlihat menahan amarah.


" kakek, papa ada apa? "Kenzo


" apakah kamu tidak mencintai Dara? " tanya Delon langsung ke intinya karena dia memang tidak suka basa basi


"mmmmh aku baru akan membicarakan masalah ini dengan kalian " jawab Kenzo


"jadi benar kamu tidak mencintai dia?.


jawab ya atau tidak? " Delon


"Delon berbicaralah dengan kepala dingin" tegur Marco


"aku tidak mencintai Dara pa" jawab Kenzo dengan mantap


"jadi kenapa kamu menerima pernikahan ini dan menyetujuinya saat itu" tanya Delon geram


"karena aku tidak kuasa menolak permintaan kalian apalagi mama yang terlibat sangat antusias" jawab Delon jujur dan juga selama ini aku tidak memiliki kekasih jadi aku berpikir apa salahnya aku mencoba menerima Dara dan membuka hati untuk mencintai Dara namun hingga saat ini aku tidak bisa mencintai Dara sekuat apapun aku mencoba tapi aku belum memiliki rasa apapun padanya kecuali seperti kepada teman atau adik tak lebih dari itu "Jawab Kenzo tanpa ragu


" tapi persiapan pernikahan sudah 90 persen bahkan surat undangan sudah tersebar

__ADS_1


apa yang akan kamu lakukan dengan itu.


apa kamu pikir ini main main? " Delon


"Delon berbicaralah dengan kepala dingin jangan terus menyudutkan Kenzo dan menekannya"kata Marco menengahi


" aku tidak tahu harus berkata apa pada istriku, dia sangat antusias dengan pernikahan ini.


dia juga sangat dekat dengan Dara.


ayah tahu sendiri aku tidak bisa menolak permintaan istriku andaikan aja dari awal Kenzo menolak maka semua tidak akan serumit ini "Delon


" maafkan aku pa"kata Kenzo


"apa sekarang kamu memiliki kekasih atau wanita yang kamu cintai? " tanya leon kepada Kenzo


"Mmm, aku mencintai seorang wanita.


dia wanita pertama yang membuat hatiku bergetar " jawab Kenzo jujur


"ini bukan perasaan sementara karena aku sudah lama memiliki perasaan padanya, aku mengenalnya di Singapura saat aku kuliah di sana dan kebetulan dia juga kuliah di sana. " jawab Kenzo melihat kedua kakeknya meminta penjelasan dari sorot matanya


"tadi katamu tidak memiliki kekasih atau perasaan pada wanita manapun" geram Delon mendengar jawaban putranya


Delon sungguh pusing karena dia akan melihat istrinya kecewa dan dia juga pusing bagaiman dia akan menjelaskan kepada Darmawan.


mereka sudah lama menjalin kerjasama dan mereka memiliki hubungan yang baik.


"apa kurangnya Dara?


dia gadis baik baik dan dari keluarga yang baik dan yang terpenting dia dan mamamu sangat dekat.


dia memperlakukan mamamu seperti orangtuanya sendiri." Delon

__ADS_1


"berhentilah Delon, biarkan putramu membuat keputusan dan kita harus menerima keputusannya" Leon


"jadi apa keputusanmu, tidak ada waktu lagi karena waktu pernikahan sudah dekat dan kau harus membuat keputusan secepatnya " tanya Marco pada Kenzo


"kakek maafkan aku, aku tahu ini salah tapi aku rasa aku tidak bisa melanjutkan pernikahan ini.


maafkan aku " jawab Kenzo dengan kepala tertunduk


"kau yakin? " tanya Marco


Kenzo hanya menganggukkan kepalanya tanda dia yakin dengan jawabannya.


"baiklah jika seperti itu.


besok kita akan ke kediaman Darmawan untuk meminta maaf sekalian membatalkan pernikahan ini setelah itu kita akan membuat pengumuman di media" kata Marco lagi.


Tanpa mereka sadari ternyata Putri mendengar apa yang mereka katakan dan tidak setuju dengan keputusan ayahnya


Putri langsung masuk dan menyela pembicaraan mereka


"aku tidak setuju" Putri


"ken, kenapa seperti ini nak?


bukankah kau sudah setuju?


kenapa kau berubah pikiran? " tanya Putri pada anaknya.


"ma, maafkan Kenzo" Kenzo


"putri sudah lah nak, ini keputusan anakmu coba menerima keputusannya karena dia yang akan menjalani kehidupan rumah tangga bukan kita" Marco


Putri dengan berat hati menerima keputusan anaknya

__ADS_1


"aku hanya akan setuju jika Dara setuju.


namun jika Dara menolak maka aku juga akan sependapat dengan nya" jawab putri


__ADS_2