Rindu Terlarang

Rindu Terlarang
episode 59( perasaan cemburu)


__ADS_3

Setelah memikirkan permintaan mama Leon Maura akhirnya memutuskan untuk tinggal di kota J.


Maura dan Leon sudah mengurus segala keperluan Delon untuk pindah sekolah dan mendaftarkan Delon di sekolah baru di kota J.


Leon meminta kepada Maura agar nama Delon di ganti dan membawa nama keluarga Leon


Maura menyetujui permintaan Leon dan menganti nama Delon menjadi DELON MEGANAYA.


Delon kini sudah bersekolah di sekolah barunya.


sementara kafe Maura di kota B di Handel oleh Nia.


Tak terasa sudah dua bulan Maura tinggal di kota J.


Maura dan Delon tinggal di komplek perumahan yang sama dengan orang tua Leon.


Jaya membelikan rumah itu atas nama Delon.


sudah dua bulan tapi Leon belum juga bisa meluluhkan hati Maura.


Leon sudah berkali kali membujuk Maura dan mencoba segala cara agar Maura mau kembali dengannya.


namun Maura masi menutup hatinya karena lelah terus disakiti.


Hari ini Leon menjemput Delon pulang sekolah dan membawa Delon ke kantornya.


Semua karyawan menatap kagum ke arah Leon saat berjalan mengendong Delon yang sedang tertidur masuk ke perusahaan ya.


"sungguh laki laki yang sempurna


tampan, kaya dan sayang sama anak" begitulah pemikiran semua karyawan yang melihat Leon.


Leon membaringkan Delon di ruangan istirahat di dalam kantornya.


setelah itu dia menghubungi Maura


"Delon ada di kantor aku ya Ra" Leon.


"iya mas, nanti setelah kerjaanku selesai aku langsung ke kantor mas menjemput Delon" Maura


panggilan mereka berakhir.


Hari ini Maura tidak bisa menjemput Delon karena dia sedang meninjau lokasi untuk dia membuka kafe.


setelah selesai meninjau lokasi kafe barunya Maura segera menyusul Delon ke perusahaan Leon.

__ADS_1


ini pertama kali Maura menginjak kan kakinya di perusahaan Leon


Maura berjalan menuju resepsionis


"permisi ruang Leon di mana ya? " tanya Maura dengan sopan


"dengan ibu siapa? apakah sudah membuat janji dengan tuan Leon? " resepsionis


"Maura" Maura menyebutkan namanya


"sebentar ya bu" resepsionis


Resepsionis itu menghubungi Leon.


"ibu mari kami antar ke ruang bos" resepsionis


Maura mengikuti langkah resepsionis itu


saat masuk ke ruangan Leon ,


Maura melihat Leon sedang berbicara dengan Sekretaris nya.


ada rasa cemburu yang di rasakan Maura ketika melihat Leon sedang berbicara dengan jarak yang sangat dekat dengan Sekretaris itu.


setelah selesai membicarakan dokumen Leon langsung menyuruh Sekretaris nya keluar.


tadi dia tertidur di perjalanan pulang " Leon


"oohh, Jo ada di mana? " tanya Maura


"Jo sedang cuti, dia mengambil cuti selama satu minggu" Leon


"duduklah, kau mau minum apa biar Q suruh sekretaris ku menyiapkannya untukmu"Leon


" teh aja"Maura


Leon langsung menghubungi Novi Sekretaris nya dan memerintahkan membawa minum untuk Maura.


Tak menunggu lama Novi datang membawa teh untuk Maura.


setelah meletakkan teh di meja,


Novi pamit undur diri.


Maura dari tadi memperhatikan tingkah Novi.

__ADS_1


"Sekretaris mu cantik juga mas" Maura


Leon menghentikan aktivitas nya dan menatap ke arah Maura.


"iya dia cantik" Leon


"apa semua bos akan memilih wanita cantik untuk menjadi Sekretaris nya? " tanya Maura


"tidak juga, ada juga laki laki yang menjadi Sekertaris" Leon


"ooh tapi kenapa mas memilih dia menjadi Sekretaris mas? bukankah udah ada jo? Maura


Leon mengerti arah pembicaraan Maura


" sepertinya dia cemburu "pikir Leon dalam hati


" Jo tidak bisa menghandle semua pekerjaan


apalagi aku sering memerintahkan Jo keluar kota untuk jadi aku membutuhkan Sekretaris lain di sini saat Jo sedang tugas luar kantor "Leon menjelaskan kepada Maura


" oh"jawab singkat Maura namun terlihat ketidaknyamanannya di wajahnya.


"jika kau mau aku bisa menganti Novi" Leon


"itu terserah kepada mas aja" Maura


"atau kau mau menjadi sekretaris ku?"leon


" aku tidak punya pengalaman bekerja di kantor"Maura.


"akan aku ajari atau kau mau kuliah bisnis? " tanya Leon


"tidak tidak, aku sudah terlalu tua untuk sekolah lagi dan otakku juga tidak cukup pintar" Maura


Leon tersenyum dan berjalan ke arah Maura


"apa kau cemburu kepada Novi? " tanya Leon.


"tidak tidak sama sekali" jawab Maura gugup


"aku sudah berjanji kepadamu untuk menunggumu, aku tidak akan mengingkari janji itu" Leon


Maura mencoba mengalihkan topik pembicaraan mereka.


"kau selalu menganti topik setiap aku membicarakan hal itu keluh Leon.

__ADS_1


terimakasih sudah membaca karya aku ya kakak.


jangan lupa like dan vote ya kakπŸ™πŸ™πŸ™


__ADS_2