
Acara telah selesai dan mereka kembali ke penginapan masing masing.
James terus saja mendekati Gracia.
James meraba raba saku nya dengan raut khawatir
"ada apa? " tanya Gracia
"ponselku, sepertinya tertinggal
aku rasa orang lain sudah menemukannya karena tadi aku meletakkannya di meja saat minum" James
"biar aku hubungi, semoga saja orang baik menemukan dan bersedia mengembalikannya" Abraham
Bella langsung menarik Abraham menyuruhnya untuk diam
"bukan kah ponselmu tinggal di kamar kita sayang? " kata Bella sambil memberikan kode kepada suaminya
"berapa nomor ponselmu biar aku hubungi" kata Gracia menawarkan
"08********" James
Gracia berkali kali menghubungi tapi tidak ada respon dan akhirnya Gracia mengirim pesan agar ponsel itu di kembalikan dan akan di berikan imbalan jika dia mengembalikan ponsel itu.
"terimakasih"ucap James
Mereka berpisah dan kembali ke kamar masing masing
Di dalam kamar James terlihat tersenyum dan mengeluarkan ponselnya
Rupanya ponsel yang hilang hanya akal akalan James untuk mendapatkan kontak Gracia.
Saat hendak masuk ke kamarnya tiba tiba Gracia di kejutkan dengan kehadiran kenzo di sana dan menyerobot masuk ke kamar Gracia dan langsung menutup pintu
" apa yang kau lakukan?
__ADS_1
keluar dari kamar dari kamarku"Gracia
"aku tidak suka melihat kau dekat dengan James" ucap Kenzo mengutarakan isi hatinya yang dia tahan sejak tadi
"itu bukan urusanmu" Gracia
Tinggg
"ini aku James" isi pesan itu.
Kenzo melirik pesan itu
"kau memberikan nomor ponselmu padanya?" Kenzo
"ya" ucap Gracia mendorong tubuh Kenzo menjauh dari-Nya
"kau memberikan nomor ponselmu padahal kalian baru bertemu hari ini" ucap Kenzo merasa tak suka
"sudah ku katakan itu bukan urusanmu, kita tidak sedekat itu hingga kau bisa mengurusi urusanku.
aku tidak mau berurusan denganmu apalagi dengan istrimu" Gracia
Ponsel Gracia kembali berdering dan itu panggilan dari James
"jangan di angkat" geram Kenzo melihat nomor James ada di sana
Gracia menghempaskan tangan Kenzo dan menerima panggilan dari James
"Mmm halo" Gracia
"ini aku James, tadi aku mengirim pesan padamu tapi kau tidak membalasnya makanya aku menghubungi mu apakah aku mengganggumu? " James
"tidak, kau sama sekali tidak menganggu ku " Gracia
"bisakah besok kita bertemu? " tanya James ragu ragu
__ADS_1
"tentu saja, aku besok masi libur dan kita bisa bertemu" ucap Gracia sengaja memancing kemarahan Kenzo yang terlihat makin menatap tajam ke arah Gracia.
Kenzo memberi isyarat agar Gracia menyudahi panggilan itu tapi Gracia mengabaikan malah semakin betah berbicara basa basi dengan James di sebrang sana
Kenzo yang tidak tahan lagi menarik ponsel Gracia dan memutuskan panggilan itu.
"kau" geram Gracia tertahan karena Kenzo langsung menutup bibirnya.
Gracia mendorong Kenzo namun Kenzo semakin dalam menc****m Gracia.
Tangan Kenzo menyusup ke balik pakaian Gracia
Gracia terus meronta tapi Kenzo mengabaikan nya
Kenzo tiba tiba berhenti ketika air mata Gracia mengalir dan mengenai wajahnya
Kenzo berhenti dan menyatukan kepala mereka
"maafkan aku, aku hilang kendali karena cemburu melihat kau dan James, aku sungguh tidak menyukai kau dekat dengannya ataupun dengan laki laki lain.
aku sungguh egois tapi aku benar benar tidak suka melihat laki laki lain menatapmu apalagi kau membagi tawamu dengan orang lain padahal" Kenzo
"kau sudah menikah, tidak mungkin ada kata kita antara kau dan aku.
kita hanya akan menjadi orang lain dan tidak akan bisa bersama walaupun aku mencintaimu tapi ini sungguh tidak mungkin terjadi" ucap Gracia sengaja mengucapakan kata cinta kepada Kenzo
"permainan di mulai Dara, mari kita lihat siapa pemenangnya kali ini, aku pastikan kali ini kisah ibuku tidak akan terulang" gumam Gracia dalam hati.
"cinta, kau mencintai ku? " tanya Kenzo mendengar kata kata Gracia tadi
"mm, aku wanita normal Kenzo dan tidak ada wanita yang bisa menolak pesonamu aku mendekatimu dengan tujuan yang salah namun aku tengelam dalam rencana ku sendiri.
aku kalah pada perasaanku padamu" ucap Gracia
"jika aku tidak mencintaimu aku tidak akan pernah mau tidur denganmu" ucap Gracia lagi karena Kenzo melihatnya dengan tatapan ragu.
__ADS_1