
Maura duduk termenung di sudut kapal
"mereka pasti khawatir karena aku menghilang tanpa kabar, Delon ku pasti mencari ku!
aku tidak bisa berdiam diri seperti ini aku akan memohon padanya supaya dia melepaskan aku" batin maura
Maura mencari Leon namun tidak menemukannya dimana mana
tempat terakhir yang belum Maura periksa adalah kamar, kamar yang dia tempati saat pingsan tadi.
Maura masuk ke sana dan melihat Leon duduk santai sambil memainkan laptop yang ada di pangkuannya.
"apa yang sedang anda lakukan? " Maura
"sedang memeriksa laporan perusahaan ku" jawab Leon santai
"bukan itu maksudku, apa yang kau lakukan terhadapku? " Maura
"aku sedang mengajakmu berlibur dan menikmati lautan yang indah" Leon
"aku ingin berbicara denganmu" Maura
"bicaralah aku sedang mendengarkan mu"Leon
" aku ingin pulang"jawab Maura sambil membuang pandangannya dari Leon
Leon menutup laptopnya dan berjalan ke arah Maura.
"pulang kemana? aku ini suamimu dan sudah sepatutnya kau berada di sisiku" Leon
"suami apa yang kau maksud? hubungan kita sudah lama berakhir" Maura
"kata siapa? " Leon
"kataku, hubungan itu sudah berakhir lama,
saat kau berkata akan meninggalkanku pada vanno saat itu juga hubungan kita sudah berakhir" Maura
"ah darimana dia tau kalau aku pernah berkata pada vanno jika aku ingin mengakhiri hubunganku dengan dia"batin Leon
__ADS_1
" kenapa kau diam? bukankah dulu kau bicara kepada vanno jika kau ingin mengakhiri semua denganku? dan dari awal hubungan kita juga hanya sebuah kesepakatan dan kesepakatan kita sudah berakhir karena kau sudah tidak membutuhkanku,
bukankah istri kesayangan mu sudah memberimu keturunan yang kau inginkan? jadi untuk apa lagi kau mencari ku? "Maura
" aku menginginkanmu dan ingin memilikimu" Leon.
"tidak, aku bukan barang yang bisa kau buang dan kau pungut lagi sesuka hatimu" maura
"bukankah kau mencintaiku? " tanya Leon
"tidak" Maura
"apa kau yakin dengan jawabanmu? " leon
"sangat yakin, aku mohon lepaskan aku dan kembalikan aku
Donna pasti sangat khawatir sekarang ini
mereka pasti sedang mencari ku"Maura
" kau tak pernah memikirkan perasaanku saat kau menghilang begitu saja waktu itu" leon
"kumohon lepaskan aku" Maura
Maura terdiam dan duduk karena putus asa terhadap Leon.
hari sudah sore namun Maura belum juga kembali.
Donna dan Gerry pusing mencari Maura.
Donna menyuruh Nia untuk membawa Delon ke kamarnya dan beristirahat di sana karena Delon sudah tertidur di pangkuan Nia.
berkali kali Donna mencoba menghubungi ponsel Maura namun tetap tak ada jawaban.
Donna juga berusaha menghubungi Nathan namun tak ada jawaban.
Leon membawakan makanan untuk Maura
"makanlah, dari tadi kau belum memakan apa pun" Leon
__ADS_1
"aku tidak lapar, aku hanya ingin kembali" Maura
"jangan membantah ku" Leon
"terserah" kata Maura
Leon kesal dengan sikap Maura dan melempar piring yang berisi makanan itu..
Maura kaget namun dia tetap tak bergeming dari tempatnya.
Leon mendekat ke Maura dan menyeret tubuh Maura agar mau duduk di tempat tidur.
ketika Leon mengangkat tubuh Maura
Maura memberontak dan melepaskan diri dari Leon
"jangan sentuh aku" Maura
"apa ada larangan buat seorang suami untuk menyentuh istrinya? " kata Leon sambil tersenyum mendekat ke arah Maura
"jangan mendekat" Maura
Leon terus mendekat
grepppp
Leon memeluk Maura.
Maura berontak melepaskan diri
plakkk kkkk.
satu tamparan mendarat di pipi Leon
Leon menatap Maura dengan amarah.
Maura yang mendapat tatapan tajam dari Leon pun merasa takut dan mundur.
"maaf maafkan aku, aku sungguh tidak sengaja menamparmu" Maura
__ADS_1
Leon tidak menjawab perkataan Maura
wajahnya memancarkan aura kemarahan yang seakan akan siap menerkam mangsanga