Rindu Terlarang

Rindu Terlarang
episode 95


__ADS_3

Mama Dina mencari Donna dan Marco ke kamar mereka dan betapa terkejutnya dia melihat menantunya yang terbaring lemah tak berdaya


"apa yang terjadi Marco? kenapa Donna seperi ini dan itu di depan kenapa berantakan? apa kalian sedang ada masalah? apa kau melakukan kekerasan kepadanya? apa yang kau lakukan" tanya mana Dina tanpa henti


"aku tidak melakukan apa apa ma, kamu hanya sedang berselisih paham, aku melempar semua makanan itu karena sedang merasa kesal.


dan tiba tiba Donna tidak sadarkan diri. " kata Marco berusaha menjelaskan kepada Mama nya


"maafkan aku sayang, aku tidak akan mengulanginya lagi. aku marah karena aku takut kau akan meninggalkan aku. aku mohon sadar lah dan marah padaku, bila perlu kau pukul saja aku" kata Marco terus mengelus kepala Donna


Mama Dina mengambil minyak kayu putih dan mengusapkannya ke hidung Donna beberapa kali.


Donna akhirnya sadar


Donna langsung memeluk Mama Dina dan tidak mau melihat Marco


Vanno sampai ke apartemen Marco dan langsung masuk, sama seperti Mama Dina, Vanno juga terperangah melihat keadaan yang kacau di sana


"ada apa? apa kau sedang bertengkar dengan istrimu? aku harap kau tidak melakukan kekerasan terhadap Donna" Vanno


"nanti kita bicara, sekarang periksalah dia terlebih dahulu" kata Marco mempersilahkan vanno masuk ke kamar nya


Vanno memeriksa Donna, setelah selesai memeriksa Donna dia langsung menyusul Marco yang sedang berdiri di luar kamar.


"istrimu baik baik saja,


untuk memastikan nya bawalah istrimu ke dokter kandungan. aku rasa dia sedang mengandung" Vanno


Marco yang mendengar itu merasa bahagian dan langsung masuk ke dalam.


Marco memeluk Donna dan meminta maaf

__ADS_1


"maaf aku tidak bisa memahami mu"Marco


" ada apa? apa yang di katakan Vanno? "tanya Mama Dina


" katanya Donna sedang mengandung ma, dan dia menyuruh aku membawa Donna ke dokter kandungan untuk memastikannya "Marco


Mama Dina yang mendengar itu langsung merasa bahagia dan memeluk Donna.


" terimakasih sayang terimakasih "Mama Dina


" ayo kita ke rumah sakit untuk memeriksanya"kata mama Dina bersemangat


Marco membantu Donna berdiri tapi dengan cepat Donna menepis tangan Marco


"aku bisa sendiri Mas, mandilah dan ganti bajumu.


aku tidak suka bau badanmu. tak usah pakai parfum" Donna.


"awas, sana mandi.


Marco mencium aroma tubuhnya dan merasa tak ada yang salah dengannya.


tapi Marco menuruti kemauan Donna dan segera mandi.


setelah selesai mandi dan berganti pakaian Marco buru buru turun ke bawah menyusul istrinya.


"ayo kita berangkat" Marco


mereka masuk mobil, Donna tidak ingin duduk dengan Marco di depan.


Donna mengikuti Mama Dina dan duduk di bangku penumpang

__ADS_1


Marco tidak mau mempermasalahkan itu karena dia merasa Donna pasti masi kesal dengan sikapnya tadi


Tiba di rumah sakit mereka langsung menuju ruang dokter kandungan.


Di depan ruang dokter kandungan terlihat ada beberapa sepasang suami istri yang sedang mengantri menunggu giliran..


Setelah 30 menit menunggu akhirnya tiba giliran Donna, Donna tidak ingin masuk berdua dengannya Marco. Donna meminta Mama Dina ikut masuk bersama nya


Dokter mulai memeriksa Donna, selama pemeriksaan Donna menggenggam tangan Mama Dina


"selamat ya ibu, sekarang ibu sedang mengandung dan usia kandungannya masuk minggu ke enam" Dokter


Dokter memberi resep kepada Marco untuk di beli.


"kenapa aku merasa mual setiap berdekatan dengan suamiku dokter? " tanya Donna


"itu bisa di alami oleh wanita saat hamil muda ibu, biasanya keluhannya berbeda beda.


ada juga yang tidak mengalami keluhan apa apa selama masa kehamilan" kata dokter itu menjelaskan


Setelah selesai memeriksa kan kandungan nya mereka pulang ke rumah, di perjalanan Marco tak henti hentinya meminta maaf kepada Donna karena sikapnya tadi


"maafkan aku sayang, aku sungguh tidak tau.


aku marah karena aku takut kau berpaling dari aku" kata Marco


"iya aku juga minta maaf mas karena tidak bisa mengontrol diri" Donna


"kau tidak salah, aku yang salah" Marco


"sudah sudah, kalian bising.

__ADS_1


maslah itu sudah berlalu dan Marco jangan pernah mengulanginya lagi.


sekarang kita fokus untuk menjaga Donna dan kandungannya" Mama Dina


__ADS_2