Rindu Terlarang

Rindu Terlarang
episode 96


__ADS_3

Setelah Marco mengetahui Donna sedang mengandung anaknya, Marco sangat memanjakan Donna.


tapi Donna bukanlah wanita yang manja, walaupun mendapat perlakuan istimewa dari suami dan mertuanya, Donna tidak memanfaat kan keadaan.


Donna tetap melakukan aktivitas seperti biasa walaupun Marco selalu melarang dia untuk melakukan apa pun.


Keadaan Gery sudah jauh lebih baik,


Marco memindahkan Gery untuk melakukan pengobatan ke luar negri agar Gery cepat pulih.


Tidak terasa usia kandungan Donna sudah memasuki bulan ke 8.


Marco dan Donna sedang sibuk berbelanja untuk keperluan anak mereka.


Untuk kenyamanan Donna dan anaknya, Marco membeli satu unit rumah dengan taman yang luas.


Marco menyulap satu kamar khusu untuk anaknya dan membuat taman bermain untuk anaknya di halaman belakang rumahnya


Semua fasilitas terbaik Marco berikan untuk anaknya itu.


Donna sudah berkali kali melarang Marco untuk tidak bersikap berlebihan tapi Marco dan Mama Dina mengabaikan perkataan Donna


"sayang, Mama akan tinggal di sini sampai kau melahirkan" Mama Dina


"iya ma" Donna

__ADS_1


"apa lagi yang kurang sayang? " tanya Marco


"semua sudah cukup sayang, jangan terlalu berlebihan. " Donna


"ini tidak berlebihan nak, dia adalah cucu pertamaku, semua harus di persiapkan dengan baik dan sempurna untuk menyambut kelahirannya" kata Mama Dina dengan semangat


Gery sudah dinyatakan sembuh dan bisa pulang.


Hari ini Gery kembali ke tanah air, sesampainya di tanah air Gery langsung mengunjungi Marco di kantornya.


tok tok tok


"pak di luar ada pak Gery, katanya dia ingin bertemu dengan bapak" asisten Marco


"suruh dia masuk dan bawakan dua gelas kopi untuk kami dan jangan lupa cemilan nya" perintah Marco


"bagaimana keadaanmu sekarang? " tanya Marco setelah mempersilahkan Gery untuk duduk


"seperti yang kau lihat, aku sudah jauh lebih baik dan ini berkat bantuan dari kalian.


aku sungguh berterimakasih atas itu" Gery


"tidak perlu sungkan, kau bisa meminta bantuan ku dan Donna setiap kau membutuhkan kami.


datanglah berkunjung ke rumah, Donna pasti senang melihat mu" Marco

__ADS_1


"aku tidak memiliki keberanian dan aku malu untuk bertemu dengan Donna setelah apa yang aku lakukan saat di acara pernikahan kalian " Gery


"tidak perlu sungkan, kami sudah melupakan itu.


Donna sudah menganggap kau sebagai keluarganya. datang lah berkunjung sebagai kakak laki-laki untuk istriku" Marco


setelah beberapa saat berbicara asisten Marco datang membawa kopi untuk mereka.


Gery dan Marco menikmati kopi sambil bercerita.


"setelah ini apa yang ingin kau lakukan? " tanya Marco


"aku ingin mengambil semua yang seharusnya jadi milikku, aku juga akan memberi hukuman atas apa yang telah Desi perbuat.


aku sungguh tidak menyangka dia bisa melakukan itu kepadaku" Gery


"jika kau membutuhkan bantuan datang lah kepadaku,jangan sungkan


aku akan membantumu" Marco


Setelah selesai berbicara dengan Marco, Gery pamit untuk pergi.


Gery pergi ke restorannya dulu


dari jauh dia melihat Desi sedang duduk di meja kasir sambil membaca beberapa kertas yang menurut Gery itu adalah laporan penghasilan cabang Restorannya.

__ADS_1


Dari jauh Gery juga melihat anak kecil yang sedang bermain dengan pengasuhnya.


"ini ayah nak, sebentar lagi ayah akan datang dan membawamu tinggal bersama ayah" kata Gery berbicara sendiri


__ADS_2