Rindu Terlarang

Rindu Terlarang
rasa yang salah


__ADS_3

Perusahaan Gracia suah mulai memproduksi perhiasan.


"SUNNY" Gracia menamai brand perhiasannya sunny yang berarti cerah dan sekaligus mengenang sangat bunda.


Kenzo menjaga jarak dengan Gracia karena dia takut perasaannya kepada Gracia semakin tumbuh dan susah untuk di kendalikan.


Kenzo tidak mau membuat kedua orang tuanya malu dan kecewa.


Setiap ada pertemuan dengan perusahaan milik Gracia dia selalu mewakilkan pertemuan itu dan di gantikan oleh sekretarisnya


Gracia berulang kali mencari cara agar bisa bertemu dengan Kenzo tapi Kenzo selalu saja memiliki alasan untuk menghindari Gracia.


"rencana ku seperti nya tidak berjalan sesuai yang aku harapkan, Kenzo sangat susah di dekati.


aku harus mencari cara lain. jika tidak bisa melalui Kenzo aku harus membuat rencana lain" batin Gracia


Hari pernikahan juga sudah semakin dekat tapi hingga saat ini Gracia belum menemukan cara untuk merebut Kenzo dari Dara.


"apa memang sudah takdirku seperti ini?


akulah yang selalu kalah dan dia akan selalu mendapatkan kebahagiaan seperti dia bisa dekat dengan ayah dan membuat ayah melupakan aku" batin Gracia


Tiba-tiba ponsel Gracia berdering dan itu adalah panggilan dari Bella.


"ada apa? " tanya Gracia tanpa basa basi


"kamu ingat sepupuku Galih? dia sedang ada di kota ini dan mengajak kita untuk bertemu dan makan malam bersama" ucap Bella di sebrang sana


Galih adalah saudara sepupu Bella, Gracia juga sudah menganggap Galih bagian dari keluarganya karena Bella dan ibunya sudah cukup baik padanya selama ini dan memang dia tidak memiliki teman, keluarga dan saudara selain Bella maka dari itu keluarga Bella dia anggap keluarganya juga.


"baiklah, share lok dimana kita akan ketemu " Gracia

__ADS_1


"tidak, Galih sudah dalam perjalanan menuju perusahaan untuk menjemputmu.


segeralah turun agar dia tidak menunggu terlalu lama" Bella


"baiklah" Gracia


Gracia segera berkemas dan berjalan keluar perusahaan ya.


Saat tiba di luar perusahaan Galih rupanya sudah menunggu di sana


"Hai apa kabar? " ucap Galih sambil mengulurkan tangannya


"panggil aku kakak, umurku lebih tua darimu" Gracia


seketika Galih langsung tertawa karena dia sudah lama merindukan wajah judes Gracia.


"baiklah kakak cantik, senang bisa melihat muka judes kakak lagi" ucap Galih yang seketika mendapat tatapan tajam dari Gracia


"dasar adik luknut, tak ada sopan sopannya sama orang tua" cibir Gracia


"kau sudah besar rupanya ya" kata Gracia


"ya aku sudah besar dan siap menikahi kakak" ucapnya bercanda


Galih memang menyukai Gracia tapi Gracia selalu menganggap dia anak kecil dan menganggap dia hanya bercanda.


Mereka berdua masuk ke dalam mobil


"berapa lama kau di sini? " tanya Gracia


"besok aku sudah harus kembali lagi" Galih

__ADS_1


"bagaimana kuliahmu? " Gracia


"Mmm ya begitulah, sangat membosankan" ucap Galih yang seketika mendapat pukulan dari Gracia


"kau itu masi muda, masa depan masi panjang.


kau harus belajar dengan baik agar kelak kau bisa sukses dan meneruskan usaha orang tuamu" Gracia


"iya iya, aku pasti belajar bersungguh sungguh agar aku layak untuk kakak" kayanya lagi yang membuat Gracia tak tahan untuk tidak menarik telinga Galih


"kau itu adikku" geram Gracia karena Galih selalu saja menggoda dirinya


Galih adipura anak tunggal dari pasangan Adi dan Naya.


Dia memiliki tubuh yang tinggi dan wajah yang tampan.


orang orang tidak akan ada yang tahu kalau umurnya masi di bawah Bella dan Gracia karena memiliki perawakan yang tinggi dan wajah yang tegas membuat dia terlihat seumuran dengan Bella dan Gracia.


Gracia dan Galih tiba di restoran


Bella yang sudah menunggu di sana melambaikan tangan kepada mereka berdua


Galih dan Gracia masuk dengan bergandengan sehingga siapapun yang melihat mereka pasti mengira mereka adalah pasangan kekasih.


Tanpa mereka sadari ada sepasang mata yang menatap tidak suka dengan kedekatan mereka berdua.


Kenzo ternyata mengikuti mereka dari perusahaan hingga ke restoran.


selama ini Kenzo memang sering kali diam diam memantau Gracia dari jauh tanpa sepengetahuan siapapun.


Saat Gracia pulang tengah malah dia selalu mengikuti Gracia hingga tiba di rumah dengan selamat.

__ADS_1


Perasaannya terhadap Gracia semakin hari semakin dalam padahal dia sudah mencoba menghindari Gracia dan mencoba menerima Dara tapi tanpa sadar perasaannya terhadap Gracia bukan berkurang malah semakin besar.


Kenzo berkali kali berbicara kepada orang tuanya untuk membatalkan pernikahannya dengan Dara tapi melihat wajah sedih ibunya membuat dia selalu mengurungkan niatnya dan tetap mengikuti keinginan orang tua nya untuk menikahi Dara.


__ADS_2