Rindu Terlarang

Rindu Terlarang
s2 Episode 4


__ADS_3

Hari ini Delon membatalkan rencananya kembali ke tanah air karena Andini menghubunginya


"aku rasa aku lebih baik menyelesaikan hubungan ini baik baik" Gumam Delon


drtttt drtttt


"mm hallo" Delon


"sayang sedang apa? " tanya Andini yang tidak tahu kalau Delon ada di Singapura


"apa kau ada waktu? bisakah kita bertemu? " Delon


"kau lagi di mana? kau ada disini sayang? tentu aku selalu punya waktu untukmu.kenapa kau tak langsung datang ke apartemen? " Andini


"aku sedang di hotel, datang lah ke sini" Delon


setelah mengatakan itu Delon langsung memutuskan panggilannya dan mengirim pesan kepada Andini di hotel mana dia menginap.


"setelah sampai di sini tunggu di restoran yang ada di hotel ini, kita akan bertemu di sana" bunyi pesan yang lagi di kirim Delon kepada Andini


Setelah menerima pesan itu Andini langsung bersiap dan bergegas menemui kekasihnya itu.


Dia sangat merindukan Delon


Setelah tiba di sana, Andini langsung mengirim pesan kepada Delon


tak menunggu lama Delon segera menghampiri Andini


"sayaaaangg aku rindu" kata Andini langsung memeluk Delon namun Delon dengan cepat menghindar


"apa kau lapar? " Delon


"tidak, aku hanya merindukanmu" kata Andini dengan gaya manjanya


Delon memanggil pelayan dan memesan minuman.


"sayang, kapan kau sampai sini? " Andini


"semalam" Jawab Delon datar


minuman yang di pesan Delon sudah datang dan mereka berbicara sambil menikmati minuman .


"berapa hari mau akan di sini? " Andini


"besok aku akan pulang" jawab Delon singkat


"kau sedang ada masalah, kau terlihat berbeda. " kata Andini yang merasa ada perbedaan dari perilaku kekasihnya itu.


Delon menghela nafas dan berkata

__ADS_1


"Andini, aku merasa kita sudah tidak cocok.


mari kita akhiri semua ini"


Andini membelalakkan matanya


"apa? kau sedang tidak bercanda kan sayang? " Andini


"tidak, aku tidak sedang bercanda" jawab Delon dengan wajah serius


"tapi kenapa? " Andini


"jangan tanya alasannya padaku, aku tidak ingin mengatakan apa pun alasannya.


aku merasa aku buka laki laki yang baik buatmu.


sebelum kita saling menyakiti lebih jauh lagi maka aku rasa kita lebih baik mengakhiri hubungan kita secara baik baik" Delon


"aku tidak mengerti dengan apa yang sedang kau bicarakan. aku sangat mencintaimu, bagaimana aku bisa tanpamu.


kita sudah menjalani hubungan ini selama lima tahun dan tidak pernah ada masalah di antara kita" Andini mulai menangis


"aku tau kau mencintai aku,


dan kau pun tau aku sangat mencintaimu.


tapi aku benar benar sudah tidak bisa melanjutkan hubungan ini.


"tapi apa salahku? apa kau sudah memiliki wanita lain.? " Andini


"jangan paksa aku untuk mengatakan alasanku" kata Delon sambil beranjak pergi dari sana


Andini mengejar Delon


"tidak bisa, aku tidak Terima" teriak Andini


Delon mengabaikan Andini dan terus pergi dari sana namun Andini tetap mengejarnya


Delon mengantikan langkahnya dan berbalik melihat Andini


"semalam aku ke apartemen mu"delon


Andini kaget dan tertegun


" apa apa kau? "tanya Andini terbata bata


" jangan bertanya alasanku lagi, itu sangat menyakitkan buat aku. mari kita akhiri dengan baik baik"Delon


Andini masi mengikuti langkah Delon dan berusaha memberi penjelasan dan tanpa sengaja dia bertabrakan dengan Sasa yang baru tiba di sana

__ADS_1


"apa kau tidak punya mata? " teriak Andini karena masi kesal


"tapi kau lah yang menabrak ku nona" Jawab Sasa


Andini yang masi kesal dengan masalah yang dia hadapi tiba tiba saja mendorong sasa


"awas kau, kau menghalangi jalanku" kata Andini dan berjalan menyusul Delon


Sasa terjatuh dan tangannya terluka


Delon menghentikan langkahnya


"apa lagi? " Delon


"dengarkan penjelasanku! " Andini


"Andini, cukup kataku, selagi kita bisa mengakhiri dengan baik maka jangan memperburuk keadaan" kata Delon dan berjalan menghampiri Sasa yang masi terduduk di tempatnya terjatuh tadi


"maafkan kelakuan temanku nona" kata Delon dan membantu Sasa untuk berdiri


"apa kau terluka? " tanya Delon


Sasa menggelengkan kepalanya


Delon melihat ada luka goresan di tangan Sasa


"tanganmu terluka, mari aku antar ke rumah sakit" tawar Delon


"tidak tidak, ini hanya luka bisa


tidak perlu ke rumah sakit" tolak Sasa dengan sopan


"aku menginap di hotel ini, sebagai permintaan maaf ku karena temanku telah menyakiti mu tolong ijinkan aku mengobati lukamu" Delon.


Sasa akhirnya setuju dan Delon membawa Sasa ke kamarnya untuk di obati


Terimakasih sudah membaca karya aku ya kakak.


Jika ada kritik dan masukan kasi tau ya.


Jangan lupa mampir ke karya aku satu lagi yang berjudul


TERSIKSA RASA


RINDU TERLARANG


Mohon dukungannya ya kakak semua.


Dan jika berkenan kasi bintang lima dan di vote ya kak.

__ADS_1


TERIMAKASIH


__ADS_2