Rindu Terlarang

Rindu Terlarang
episode 33( penghianatan)


__ADS_3

Leon tiba di rumahnya.


dia melihat Handika lagi bermain dengan suster pengasuhnya dan Melsa sedang sibuk menata kuku tangannya.


"papa" kata Handika berlari memeluk Leon


"apakah anak papa sudah sembuh? " Leon


"sudah papa, ayo temani Dika bermain" Handika


"bermainlah sama bibi ya papa sedang ada keperluan dengan mama" Leon


"bi tolong bawa Handika berjalan jalan keluar sebentar ya" Leon memerintahkan suster membawa Handika keluar


setelah Handika pergi Leon langsung menghampiri Melsa dan menyeret melsa.


Melsa yang tiba tiba diperlakukan kasar oleh Leon pun memberontak.


"apa yang kau lakukan? apa kau sudah gila hah? " Teriak Melsa pada Leon.


"kau yang gila, apa yang kau lakukan? " teriak Leon sambil melemparkan bukti bukti kecurangan yang telah melsa lakukan.


Melsa yang melihat itu kaget namun dia tetap tenang.


Vanno, Marco dan jo tiba di sana dan sudah mendapati Leon bertengkar dengan Melsa.


"oh jadi kau sudah mengetahui segalanya" Melsa


"jadi benar kalau kau sudah melakukan ini? " Leon


"ya" jawab melsa acuh dan tenang


"kenapa kau lakukan ini? bukankah kau juga akan hancur jika aku hancur? " Leon


"kau salah, aku tidak akan hancur.


hanya kau lah yang hancur" melsa.

__ADS_1


"kenapa ha kenapa kau melakukan ini? " Leon


"kau pikirkan sendiri? apa yang telah keluargamu perbuat pada ayahku dulu? " melsa


"ha apa maksudmu" Leon


"kau tanyakan saja pada orangtuamu " melsa.


"dasar kau wanita tak tau di untung, kau bahkan berani bermain gila di belakangku dengan laki laki lain dasar wanita hina kau" Leon


"kau juga bermain wanita di belakangku, kau pikir aku tidak tau tentang wanita simpanan mu itu?


aku tau semua tapi aku diam karena aku tidak memiliki sedikit pun rasa cinta untukmu, selama ini aku hanya menunggu waktu yang tepat untuk menghancurkan mu" melsa


Leon berjalan hendak memukul Melsa namun dia di tahan oleh Marco.


"tindakan itu hanya akan memberatkan mu,


berpikirlah jernih " Marco


"pergi kau dari sini " Leon


melsa pergi ke kamarnya dan mengemas semua barang barangnya dan barang Handika.


saat dia turun hendak pergi Leon menghentikannya


"untuk apa kau membawa barang Handika? aku tidak mengijinkan mu membawa Handika" Leon


"terserah padaku, dia anakku" Melsa


"dia adalah anakku tidak akan aku ijinkan kau membawanya, kau bahkan tidak pantas disebut seorang ibu" Leon


"terserah padamu"melsa


melihat melsa pergi Leon mengejarnya untuk Melarang dia membawa Handika.


tapi Vanno menghalanginya

__ADS_1


" biarkan dia pergi Le"vanno


"aku tidak akan menghalangi dia tapi aku tidak akan mengijinkannya membawa anakku" Leon


"biarkan dia membawa handika bersamanya" Vanno


"apa maksudmu? dia anakku dan aku tidak mau kehilangan anakku" Leon


"dia bukan anakmu Le" vanno


"apa maksudmu? apa kau gila? dia adalah darah daging ku. "Leon


" kenyataanya kau bukanlah ayah biologis Handika. "vanno mengatakannya walaupun berat


" apa maksudmu "Leon


" iya, dia buka anak kandungmu,


waktu dia ada di rumah sakit aku mengambil sempel darah kalian dan mengetesnya


aku juga terkejut mengetahui kenyataan kalau Handika bukanlah anak kandungmu,


aku tau ini akan menyakitkan untukmu tapi ini adalah kenyataan dau kau harus mengetahuinya"Vanno


Leon tersungkur dan terdiam.


dia sangat kaget dengan semua kenyataan yang terjadi.


orang tua Leon yang mendapat kabar tersebut juga syok bahkan mega ibunya Leon sampai dilarikan ke rumah sakit.


Melsa mendaftarkan gugatan perceraian ke pengadilan


proses perceraian mereka berjalan cepat karena tidak ada satupun dari mereka yang mendatangi persidangan dan sama sama kekeh untuk berpisah..


serah kejadian itu Melsa hidup bersama Raja.


sementara Leon harus berusaha untuk membangkitkan kembali perusahaanya yang hancur.

__ADS_1


setelah kejadian itu Leon tinggal bersama orangtuanya dan dia berubah menjadi pribadi yang dingin dan gila kerja.


setiap hari dia bekerja dan bekerja bahkan sering tak pulang ke rumah karena terus bekerja.


__ADS_2