Rindu Terlarang

Rindu Terlarang
Episode 15


__ADS_3

Tibalah hari pernikahan Maura dan Leon


"Maura sebentar lagi kamu akan menikah dan tinggal bersama suami kamu


aku akan tinggal sendiri di sini"kata Donna


"aku hanya sementara tinggal bersama dengannya don, aku berharap ini akan cepat selesai"Maura


"aku pasti akan sangat merindukan saat saat bersamamu , sendiri di sini pasti akan terasa sepi"Donna


"Gerry akan sering berkunjung ke sini, kamu tidak akan kesepian"Maura


titttt tiitttt


terdengar duara kelakson mobil dari luar


"seperinya utusan tuan Leon sudah sampai ra"Donna


"iya, biar aku lihat dulu "Maura


"selamat pagi nona, saya di utus tuan Leon untuk menjemput nona Maura "seketaris Leon yang bernama Jodi


"iya sebentar, tunggulah di mobil sebentar lagi saya akan keluar"


beberapa saat menunggu Maura dan Dona masuk ke dalam mobil


mereka langsung menuju tempat pernikahan


Setelah melakukan perjalanan selama kurang lebih 5 jam mereka tiba di tempat yang sudah di tentukan Leon


di sana sudah terlihat Leon,Vann dan Marco dan seorang bapak yang sudah terlihat berumur


setelah melaukan ijab  kabul kini mereka sudah sah sebagai suami istri .


terlihat wajah bahagia Vanno dan Marco


"aku harap ini awal yang baik bagi Leon"gumam mereka dalam hati


"semoga kamu bisa menemukan kebahagiaan mu Ra"gumam dona dalam hati


"aku harap ini cepat berlalu ya allah, aku tidak tau rencana apa yang kau buat atas hidupku tapi aku berharap semua akan indah pada waktunya"gumam Maura dalam hatinya


"maaf kan aku sayang bukan bermaksud untuk menghianatimu, aku hanya ingin melakukan yang terbaik bagi keluargaku, aku tidak akan pernah mencintai wanita lain selain kamu"gumam Leon dalam hati


Kini mereka dalam perjalanan pulang,


Maura sedari tadi diam saja , dia tidak tau dia akan di bawa kemana .


sementara Donna sudah di antar pulang sama seketris Jo


Tibalah Maura dan Leon di sebuah apartemen


Leon segera masuk lift  dan di ikuti maura tanpa ada perbincangan di antara mereka.


"masuklah, mulai sekarang kau akan tinggal di sini


ini adalah apartemenku dan tempat ini dulunya adalah tempat perkumpulanku bersama Marco dan Vanno


tapi sekarang karena kesibukan kami jadi kami jarang berkumpul di sini lagi dan yang mengetahui tempat ini hanya kami"Leon


"iya"Maura


"selama tinggal denganku kamu harus mengikuti aturanku dan kamu tidak bisa pergi kemanapun tanpa ijin dari aku"Leon


"di mana kamar untuk aku tuan?"Maura


Leon berjalan sambil memberi intruksi agar maura mengikutinya

__ADS_1


"ini kamarmu, disini hanya ada satu kamar dan kamu bisa menempati kamar ini"Leon


"ha? hanya satu kamar?"Maura


"kamu tenang saja , saya tidak akan tinggal di sini


saya hanya akan berkunjung sesekali ke sini"Leon


"oh"Maura


"nanti Jo akan membawakan barangmu ke sini, beristirahatlah


aku akan pulang ke apartemenku"Leon


"baik tuan"Maura


sepeninggal Leon,maura bejalan jalan melihat apartemen tersebut


"ah sepi sekali di sini andai saja ada Donna aku pasti tidak kesepian"gumam Maura dalam hati


maura melihat salah satu ruangan,


karena penasaran dengan ruan g tersebut maura masuk ke dalam.


"ah ada alat musik di sini, apa aku bisa mengunakannya"batin maura


di dinding ruangan tersebut terlihat banyak foto Leon dan teman temannya


hari hari berlalu, Maura hanya sendiri di tempat itu


dia mau berkunjung ke tempat Donna tapi diurungkannya diatnya karena mengingat perkataan Leon


bahwa dia tidak bisa melakukan apa apa tanpa ijin dari Leon


Maura mengirim pesan kepada Donna


"aku sedang bekerja Ra"


"oh kamu sudah bekerja , bekerja di mana Don?"


"Di restoran xxx Ra, nanti setelah pulang kerja aku hubungi kamu ya"


"oke baik lah, hati hati saat bekerja. aku merindukanmu Don"


"Bosan sekali di sini tidak ada yang bisa aku lakukan"batin maura


Maura berjalan ke ruangan tempat alat musik


"apa dia tidak akan marah kalau aku mengunakan ini?


ah tapi aku sangat bosan . mudah mudahan dia tidak akan marah"batin maura


saat maura memainkan piano sambil benyanyi


Leon datang ke apartemen itu , dia bermaksud mengecek keadaan Maura


karena asik bermain piano Maura tidak mendengar bunyi bel


karena pintu tidak kunjung di buka maka Leon membuka pintiu dengan kunci cadangan yang dia miliki


"apa yang sedang di lakukan wanita itu hingga tidak mendengar suara bel"batin Leon


Leon yang masuk ke apartemen tersebut terpaku mendengar suara Maura yang sedang bernyanyi


dia berdiri di pintu itu menunggu Maura menyelesaikan aktivitasnya


karena asik bermain musik Maura pun tidak menyadari keharidan Leon

__ADS_1


dan setelah beberapa lagu selesai dinyanyikan Maura dia bermaksud mengambil minuman ke dapur karena merasa haus,


namun saat berbalik dia terkejut melihat Leon sudah ada di sana


"ah maaf tuan, aku lancang menyentuh barang anda


karena tidak ada kegiatan yang bisa aku lakukan maka aku mengunakanya


maafkan kelancangan ku"Maura tertunduk sambil berbicara kepda Leon


"tidak masalah, kamu bisa mengunakannya sesukamu"Leon


"terimakasih tuan"Maura


"aku tadi datang ke sini ingin melihat keadaanmu,


apakah ada hal yang kau butuhkan?"Leon


"tidak tuan semua sudah anda persiapkan jadi tidak ada hal lain yang saya butuhkan"Maura


"baiklah, bisakah kamu membuatkan kopi untukku?"Leon


"baik lah tuan saya akan membuatkan kopi untu anda"Maura


setelah selesai meminum kopi dan berbicara dengan Maura


Leon hendak pamit pulang


"tuan, besok saya ingin mengunjungi Donna, apa saya bisa pergi ke rumahnya?


saya sangat merindukannya"Maura


"pergilah tapi ingat jaga kelakuanmu"Leon


"terimakasih tuan"Maura


"bisakah kamu berhenti berkata terimakasih setiap saat, aku sungguh bosan mendengar kata itu dari mulutmu"Leon


"baiklah"Maura


Maura mengantarkan Leon ke depan pintu


saat Leon hendak pergi dia terkejut dengan  yang dilakukan maura


Maura mencium tangannya


"berhati hatilah di jalan dan jaga kesehatanmu"Maura


leon yang terkejut dengan hanya terdiam


"tuan tuan tuan"panggil Maura


"ah iya, aku pergi"Leon


Diperjalanan Leon terus memikirkan yang dilakukan Maura


bahkan Melsa saja tidak pernah melakukan itu


"ah, apa yang aku pikirkan kenapa aku memikirkan wanita itu"batin leon


 


 


 


terimaksih sudah membaca karya aku ya kakak

__ADS_1


__ADS_2