
Maura ingin beranjak dari tempat tidur namun Leon menahannya
"mau kemana?" Leon
"mandi dan pergi menemui Donna " Maura
"tak usah pergi, temani aku untuk hari ini " Leon.
"Donna mungkin sudah menungguku" Maura
"kirim dia pesan , sudah tidurlah aku lelah" Leon
Maura berniat mengambil ponselnya namun saat beranjak dia merasa nyeri di bagian kewanitaannya.
"ayuuu uwww" Maura
mendengar Maura merintih Leon langsung bangun dan memberikan ponsel Maura
"apa sangat sakit? " leon
"sdikit, tak usah khawatir" Maura
Maura mengirim pesan kepada donna kalau hari ini dia tidak jadi datang ke tempat Donna
mereka tidur dalam keadaan berpelukan.
hari sudah mulai sore dan Leon pun akhirnya bangun, saat dia bangun dia melihat Maura dalam pelukannya
dia memandangi wajah Maura.
"dia terlihat sangat cantik" batin Leon
Maura akhirnya bangun,
dia melihat Leon memandangi nya
sadar dia masi dalam keadaan polos dia menarik selimut untuk menutupi seluruh tubuhnya.
"tidak usah di tutupi aku juga sudah melihat dan merasakan setiap jengkal bagian tubuhmu" Leon
Maura tersipu malu mendengar penuturan Leon
"aku ingin mandi" Maura
"mari mandi bersama" Leon
__ADS_1
"tidak tidak aku mandi sendiri saja" Maura
"tapi aku ingin mandi bersamamu " bisik Leon di telinga Maura
tanpa menunggu jawaban Maura , Leon langsung mengangkat tubuh Maura ke kamar mandi.
langkah kaki Leon terhenti saat mendengar bunyi bell
tinggg tonggg tinggg tonggg
"siapa yang datang? mengganggu saja" Leon
"mandilah dulu, aku akan melihat siapa yang datang" Leon
Leon memakai celananya dan pergi membuka pintu
sebelum membuka pintu Leon mengintip terlebih dahulu memastikan siapa yang datang
"aissaahhhh kenapa para penganggu ini datang di saat tidak tepat" Leon
Leon akhirnya membuka pintu
"kenapa kalian datang kesini" Leon
"ohhhh maaf aku lupa kalau kita ada janji ketemu " Leon
"cihhhh dasar kau ini" Marco
"tunggu tunggu ada apa dengan badan mulusmu?" vanno
Marco dan Leon mengikuti arah pandangan vanno.
di badan leon telihat ada bekas cakaran Maura.
"aku rasa kita datang di waktu yang salah" vanno
"sepertinya kita telah menganggu kegiatan bos besar ini" marco
Marco dan vanno mengejek Leon
"berhenti menertawakan aku,
kalian juga harus mencari pasangan agar tidak terus terusan menganggu aku" Leon
"aku rasa kami berdua harus pergi" vanno
__ADS_1
"pergilah kalian merusak momenku saja" Leon
akhirnya vanno dan Marco pergi dari tempat itu.
saat Leon masuk ke kamar dia mendapati Maura sudah siap mandi dan berpakaian
"siapa yang datang" Maura.
"vanno dan Marco" Leon
"aku akan membuatkan minuman untuk mereka
kamu pergilah mandi" Maura
"tidak usah, mereka sudah pulang" Leon
"oh baiklah" Maura
setelah selesai mandi Leon memakai pakaian rapi
"aku akan ke rumah papa,
tadi mereka menelpon dan menyuruhku pulang" Leon
"apakah tuan akan tidur di sana untuk malam ini" Maura.
"sudah berkali kali aku katakan jangan memangilku dengan panggilan itu " kata Leon terlihat marah
"maaf kan aku " Maura tertunduk
"malam ini aku mungkin menginap di sana" Leon
"baik lah m m m mmas" Maura
saat hendak pergi dari sana Leon memang Maura dan mencium kening Maura.
Maura yang mendapat perlakuan tak biasa dari Leon merasa terkejut.
pipi Maura terlihat memerah.
"aku pamit" Leon
"i Iiya mas" Maura
"dia terlihat sangat mengemaskan "batin leon
__ADS_1