
Maura membawa Donna pergi dari restoran itu.
Gery merasa prustasi
Bagaimana bisa aku melupakan kalau hari ini adalah ulang tahun Donna
"argghhh aku terlalu sibuk mengurus Desi, sehingga aku melupakan Donna.
tidak bisa seperti ini, aku tidak bisa kehilangan Donna" gumam Gery dalam hati
"Mas, aku lapar ayo kita makan" Desi
"kau masi bisa makan di saat situasi seperti ini hah? " bentak Gery kepada Desi
Desi yang tiba tiba di bentak merasa kaget.
"lah kok mas jadi marah sama aku? apa salah aku mas? " Desi
"sudah ayo aku antar kamu pulang, setelah ini aku akan menyusul Donna ke restoran.
aku harus menjelaskan dan menyelesaikan masalah ini" kata Gery sambil menarik tangan Desi pergi dari tempat itu
Dalam perjalanan pulang Desi memikirkan cara agar Gery tidak pergi menemui Donna
Disisi lain Maura membawa Donna ke taman yang tidak jauh dari restoran tempat mereka makan tadi.
"sebenarnya apa yang terjadi Don? " Maura
"iya seperti yang kau dengar tadi Ra, wanita itu adalah istri Mas Gery, aku juga baru mengetahui kebenarannya kalau selama ini Mas Gery sudah mengkhianati aku.
Dan sekarang wanita itu sedang mengandung anak Mas Gery" kata Donna menjelaskan kepada Maura sambil menangis
"kenapa selama ini kamu tidak cerita apa apa kepada kami? kita ini adalah keluarga Don, apa kamu sudah tidak menganggap kami sebagai keluargamu lagi? " Maura
__ADS_1
"aku tidak ingin membuat kalian khawatir" Donna.
Maura memeluk Donna dan berusaha menenangkan Donna
"bagaimana bisa kau menanggung semua ini sendiri Don, kami akan selalu ada buat kamu " Maura.
Nia datang membawa minuman dan memberikan minuman itu kepada Donna
"minum lah kak" Nia
Donna menerima dan langsung meminumnya
"jadi setelah ini apa rencanamu? " Maura.
"Mas Gery tidak mau melepaskan ku juga tidak mau melepaskan wanita itu,
tapi aku tidak bisa berbagi suami dengan orang lain Ra,
aku memberi waktu satu bulan mas Gery untuk memilih salah satu di antara kami"Donna
" aku sudah mempersiapkan diriku untuk semua kemungkinan terburuk Ra,
Jika mas Gery akan memilih wanita itu aku akan ikhlas dan pergi dari hidup Mas Gery selamanya"Donna
"aku akan selalu mendukung keputusan yang kau buat Don, kau harus ingat kami ada buat kamu jadi jangan pernah merasa kamu sendiri oke" Maura
"aku beruntung memiliki kalian di sisiku" Donna
Mereka bertiga berpelukan.
Di kediaman Gery,
Gery sudah tiba di rumahnya.
__ADS_1
setelah mengantarkan Desi ke dalam rumah, Gery pamit untuk pergi menyusul Donna
"Mas, saat ini aku lebih membutuhkan mu di sini" Desi
"apa maksudmu? aku harus menemui Donna dan meminta maaf kepadanya. aku tidak mau kehilangan dia" Gery
"jadi bagaimana dengan aku dan anak kita? " Desi
"kau dari awal tahu kalau aku memiliki istri dan sebelumya aku juga sudah pernah mengatakan kepadamu aku tidak bisa memilih salah satu di antara kalian, kau sendiri sudah setuju saat itu menjadi istri kedua ku" Gery
"iya, saat itu aku memang setuju tapi lain dengan kali ini,
dulu saat membuat keputusan itu aku belum mengandung anakmu tapi beda dengan sekarang,
sekarang aku mengandung anak kita
aku juga harus memikirkan masa depan anak kita" Desi
"Apa maksudmu? katakan dengan jelas! " Gery
"seperti Donna yang tidak mau berbagi suami begitu juga dengan aku, aku juga tidak mau berbagi suami" Desi
"apa maksudmu" Gery
"kau harus membuat keputusan,
kau akan hidup dengan dia atau dengan aku,
jika kau memilih dia maka aku akan pergi
Dan jangan pernah berharap kau bisa berjumpa dengan anak ini" Desi
"tidak bisa seperti ini, kau dari awal sudah setuju kenapa sekarang kau malah seperti ini? Donna menemaniku dari awal hingga saat ini aku memiliki semuanya bagaimana bisa aku melepaskan Donna dan aku sangat mencintainya" Gery
__ADS_1
"jika kau mencintainya maka hidup dengannya saja, aku akan pergi dengan anak ini" Desi
Desi sadar kalau Gery lebih mencintai Donna daripada dirinya namun Desi juga sadar kalau Gery sangat mengharapkan kehadiran seorang anak jadi Gery tentu akan berat jika melepaskan dia dan anak dalam kandungannya.