Rindu Terlarang

Rindu Terlarang
Episode 13


__ADS_3

Satu minggu kemudian


Mauradan Donna  kini sibuk bertemu dengan aktivitas mereka


mereka sibuk bertemu produser yang mau mengorbitkan Maura kembali.


setelah bertemu Pak Adi merekaa pulang ke rumah mereka untuk membuat semua persiapan


kembalinya Maura ke dunia tarik suara.


Pak Adi adalah produser yang mau mengorbitkan Maura


"sepertinya sudah saatnya aku berbicara kepada Maura tentang kesepakatan itu"gumam Dona dalam hati


"Ra, ada hal yang ingin aku bicarakan "Donna


"mmm bicara lah"Maura


"kamu ingat orang yang membantu kamu mengurus masalah kemaren?"Donna


"ingat, bagaiman aku bisa lupa dengan orang yang tel;ah membantuku


aku bahkan berencana mengundang mereka makan malam"Maura


"begini ra, waktu aku meminta bantuan mereka untuk melepaskanmu,


mereka ada permintaan dan aku terpaksa menyetujui permintaan mereka"Donna


"apa maksudnya? tolong jangan buat aku penasaran."Maura


Donna pun akhirnya menceritakan tentang permintaan Vanno kepadanya


"itulah yang terjadi Ra, aku harap kamu tidak keberatan dengan keputusanku"Donna


"itu konyol, bagaimana bisa kamu menyetujui permintaan mereka"Maura


"aku tidak memiliki pilihan lain selain menyetujuinya ra, kami sudah bertemu banyak orang dan tidak ada yang bersedia menangani kasusmu waktu itu"Donna


"Jika seperti itu aku lebih baik berada di sana daripada harus melakukan permintaan konyol seperti itu"kata Maura sambil berlalu pergi meninggalkan Donna

__ADS_1


Donna mengejar Maura


"jangan seperti ini Ra, kau tau aku tidak akan bisa melihatmu di dalam sana,


kumohon mengerti lah dengan keputusanku.


aku sudah berusaha dengan cara lain tapi tidak bisa ra"


"tapi itu mustahil"Maura


"aku mohon"Donna


melihat dona yang terus memohon dan memberi penjelasan kepadanya akhirnya dia menyetujui permintaan Donna.


"baiklah aku setuju"Maura


"terimakasih Ra"Donna


"akulah yang harus berterimakasih don, kamu sudah melakuakan banyak hal untuk aku"Maura


Donna menghubungu gery dan menyuruhnya untuk mengatur pertemuan dengan Vanno


beberapa saat kemudian Gerry menghubungi Donna dan memberitahukan kalau mereka sudah bersepakat untuk ketemu akhir pekan karena jadwal Leon sangat padat dan hanya bisa bertemu di akhir pekan.


dia langsung masuk ke ruangan Leon dan duduk di sofa yang ada di ruangan itu


Leon yang melihat kedatangannya seketika mengentikan kegiatanya dan bergabung bersama Vanno


"ada perlu apa tiba tiba ke sini?"Leon


"aku merindukannmu"Vanno


"cihhhhh , yang benar saja seorang Dr Vanno yang si buk mau datang ke sini hanya karena merindukanku"Leon


"hahahha aku sungguh merindukamu"Vanno


"sudah lah berhenti basa basi, cepat apa yang membuat kau datang ke sini?"Leon


"aku sudah mememukan wanita yang tepat"Vanno

__ADS_1


"jika kau sudah menemukan wanita yang tepat maka segera beritau pada tante untuk melamar , kenapa kau malah meberitahukan kepadaku? apa kau mau aku melamar gadis itu untukmu?


jika iya maka ayo segera berangkat biar kau tidak menjombo lagi dan terus terusan mengangguku"Leon


"bukan wanita untukku, tapi wanita untukmu


wanita yang bersedia mengandung anakmu"Vano


Leon kaget dan gelagapan mendengar penuturan temannya itu


"tidak ada penolakan, kau sudah berjanji "Vanno


"hahaha tidak ada bukti kalau aku sudah berjanji"elak Leon


"kalau kau mengingkari janjimu maka akan ku suruh pengacaraku Marco untuk menuntutmu


dan masalah bukti jangan khawatir bung, aku memiliki bukti yang sah"kata Vanno sambil menujukan rekaman pembicaraan mereka saat itu


"kalian curang"Leon


"tidak , kau lah yang curang di sini


kau sudah berjanji dan kami tidak akan mau menerima penolakan"Vanno


Leon merasa bingung


dia kemaren menyetujui itu karena dia merasa mustahil untuk mendapatkan wanita yang mau melakukanya dan sekarang temannya itu kini telah menemukan wanita yang bersedia.


Leon tidak bisa menolak lagi


"baik lah aku akan menemuinya terlebih dahulu"Leon


"ya itu harus dan kami sudah mengatur jadwal untuk akhir pekan ini"Vanno


setelah berkata seperti itu Vanno langsung pamit


"dimana mereka menemukan wanita itu?


aku tidak menduga kalau mereka bisa menemukan wanita yang bersedia secepat ini"gumamnya dalam hati

__ADS_1


terimaksih sudah mebaca karyaku


mohon keritik dan sarannya


__ADS_2