
Dua minggu sudah berlalu sejak kejadian itu.
Donna masi tinggal di restoran.
sedangkan Desi dan Gery tinggal di rumah Gery.
Rumah yang di bangun dari nol oleh Gery dan Donna.
kini rumah itu ditempati oleh Desi demi kenyamanannya karena dia sedang mengandung anak Gery.
Gery sesekali mencoba mendatangi Donna dan membujuk Donna
Namun jawaban Donna tetap sama
Gery harus memilih salah satu di antara mereka.
"aku tidak siap untuk di madu, jika mas memilih aku maka tinggalkan dia
kita akan mulai semua dari awal dan aku akan melupakan penghianatan yang sudah mas lakukan.
Tapi jika mas memilih dia, aku tidak akan marah tapi lepaskan aku.
Aku akan pergi dan tidak akan menganggu kalian" begitulah jawaban Donna setiap Gery datang membujuknya.
Gery tidak bisa memilih salah satu di antara mereka. Gery mencintai keduanya.
Gery tidak bisa melepaskan Donna
mereka berjuang bersama dari awal hingga sekarang kehidupan mereka sudah layak
Donna istri yang baik. tidak pernah menuntut apapun.
Sedangkan Desi , Gery juga mencintai Desi apalagi sekarang Desi sedang mengandung anak Gery.
Beberapa hari kemudian
Maura menghubungi Donna dan membuat janji untuk bertemu di salah satu restoran besar di sana.
"Don, nanti sore aku tunggu kamu di restoran X ya" bunyi pesan yang di kirim Maura kepada Donna
Hari ini adalah hari ulang tahun Donna
"ini hari ulang tahunku, tapi tidak seorangpun yang mengingatnya.Mas Gery bahkan tidak mengucapkan apa apa kepadamu padahal setiap tahun dia pasti selalu memberiku kejutan saat aku ulang tahun " batin Donna.
Sore hari Donna datang ke restoran untuk bertemu Maura.
Dia duduk di meja yang sudah di pesanan Maura.
"Maura dimana ya kok belum datang sih? dia yang nyuruh aku datang malah dia yang terlambat ke sini" gumam Donna dalam hati
__ADS_1
Tiba tiba dari belakang ada seseorang yang menutup mata Donna.
"siapa? " Donna.
dalam hati Donna apakah ini kejutan yang direncanakan Gery untuk dia.
Saat matanya di buka Donna terharu melihat Maura dan Nia ada di sana.
membawa kue ulang tahun untuknya.
"kejutann, selamat ulang tahun ya Don," Maura
Donna menangis karena terharu
"aku pikir tidak ada yang mengingat hari ulang tahunku" Donna.
"bagaimana kami bisa melupakan hari ulang tahunmu, cepat tiup lilinnya" Maura
Setelah meniup lilinnya Donna mengedarkan pandanganya
Dia mencari Gery, dia berpikir Gery dan Maura bekerja sama untuk membuat kejutan untuk dia
"kau mencari siapa? oia Gery di mana? aku pikir dia datang bersamamu" Maura
"oh, mas Gery sedang sibuk di restoran " kata Donna
"ternyata mas Gery tidak mengingatnya" pikir Donna.
"Delon dimana? " Donna
"Tadi dia ikut bersama mas Leon ke perusahaan" Maura.
"Nia, kapan kamu sampai sini kok gak kasi kabar sama kakak? " Donna
"baru siang ini kak, kalau aku memberi tahu kaka berarti bukan kejutan dong namanya" Nia
Mereka bertiga bercanda bersama di sana.
Sejenak Donna bisa melupakan kesedihan dalam hatinya.
Di restoran yang sama Gery baru sampai bersama Desi.
Gery membawa Desi ke sana karena Desi sangat ingin makan kepiting saus pedas di restoran itu.
Maura melihat kedatangan Gery.
Gery duduk di meja sebelah tempat Donna dan kawan kawannya berkumpul.
Gery tidak menyadari keberadaan mereka di sana.
__ADS_1
Maura terus melihat ke arah Gery
betapa terkejutnya Maura melihat Gery mengelus perut perempuan itu.
Ditambah lagi Maura mendengar Gery menyebut anak yang di dalam perut perempuan itu adalah anaknya.
Tanpa pikir panjang Maura menghampiri Gery dan langsung bertanya
"Gery, apa maksudnya ini? " Maura.
Gery terkejut melihat kedatangan Maura
Donna menoleh saat mendengar Maura menyebut nama Gery.
"eh kamu di sini juga sayang" kata Gery menghampiri Donna
Gery melihat kue ulang tahun di meja itu
"ah, ini hari ulang tahun Donna bagaimana bisa aku melupakan hari ulang tahun Donna" batin Gery
Donna berjalan ke arah Maura.
"Ra, ayo kita pulang " Donna
"ini maksudnya apa Gery, siapa wanita ini dan kenapa tadi kau menyebut dalam perut wanita itu ada anakmu? " Maura
Gery menundukkan kepalanya tidak tau harus menjawab apa..
"sudah lah ayo kita pergi dari sini nanti aku akan menjelaskan nya padamu" Donna
"tidak, kita akan pergi setelah Gery menjawab pertanyaan ku" Maura.
"namanya Desi dan dia adalah istriku" kata Gery
Maura terkejut mendengar perkataan Gery
"bagaimana bisa? " Maura menatap Donna meminta penjelasan karena selama ini Maura berpikir hubungan Donna dan Gery baik baik saja.
Selama ini Donna tidak pernah bercerita tentang keadaan rumah tangganya kepada Maura.
"ayo kita pergi dari sini ra, nanti biar aku jelaskan semua kepadamu" Donna.
"Donna, kata Maura memegang tangan Donna.
" kumohon"kata Donna memohon pada Maura agar mereka pergi dari sana
Maura menggenggam tangan Donna dan pergi dari sana.
Nia memungut semua barang mereka yang ada di meja dan membawanya pergi menyusul Donna dan Maura yang sudah pergi terlebih dahulu.
__ADS_1