Rindu Terlarang

Rindu Terlarang
bonus Delon dan Putri


__ADS_3

"negara mana lagi yang mau kau kunjungi sayang? " tanya Delon sambil memeluk Putri dari belakang.


"tidak ada" jawab Putri dengan kesal


"kau masi kesal kepadaku sayang? " tanya Delon dengan polosnya tanpa rasa bersalah


"iya, kau mengajakku mengunjungi negara negara lain tapi kau tidak pernah mengijinkan ku keluar dari kamar hotel.


kau selalu mengurung ku di dalam kamar hotel


untuk apa pergi kemana mana jika aku hanya berdiam diri di kamar hotel sepanjang waktu" keluh Putri


"ha ha ha ha maaf sayang, ini karena aku terlalu mencintaimu dan tidak ingin berjauhan darimu"Delon


" isssss apa kau tidak bosan melakukan itu terus terusan"Putri


"tidak, bahkan jika kau mau sekarang juga aku akan melakukannya.


kau candu untukku sayang " kata Delon sambil memainkan rambut Putri


"isssss otak mesum.


pikiranmu tak jauh dari seputar se1@ngkngan saja" Putri


"Baiklah baiklah aku minta maaf


sekarang katakan kau mau pergi ke mana dan kali ini aku janji akan menuruti semua kemauanmu" Delon


"janji? " Putri


"ya aku janji tapi kau jangan marah lagi ya" Delon


"Bali, aku mau ke bali saja


aku lebih suka di sana daripada ke tempat lain" Putri


"oke besok kita berangkat "Delon


Putri sebagai dan membalikkan badannya memeluk Delon


" kau senang? "Delon


" ya tentu saja"Putri


"kalau begitu beri aku hadiah" Delon


Cup putri mengecup bibir Delon


"terimaksih sayang " Delon


Hari berikutnya sesuai rencana mereka pergi ke Bali

__ADS_1


seperti janjinya selama di bali Delon menuruti semua keinginan putri dan mengikuti kemana pun putri mau pergi berjalan.


"suasana pantai memang nyaman" kata Putri


"jika kau suka tinggal di Bali sepertinya lebih baik kita tinggal dan menetap di Bali saja sayang" Delon


"apakah bisa? bagaimana dengan pekerjaanmu dan perusahaan mu? "Putri


" aku akan mengontrolnya dari sini dan akan pergi sesekali ke sana saat di butuhkan.


aku ingin menjadikan perusahaan yang di Bali jadi perusahaan pusat "Delon


Putri sangat senang karena Delon selalu membuat dia bahagia.


" terimakasih tapi aku tidak mau tinggal di sini, kita bisa pergi ke sini setiap ada kesempatan saja"Putri


"kenapa? bukankah mau suka tinggal di sini? " Delon


"aku baru bertemu dengan ayah dan ibu


aku mau menghabiskan lebih banyak waktu bersama mereka" Putri


"baiklah jika itu keputusan mu" Delon


"sayang, aku sudah berpuasa selama seminggu.


semenjak di Bali kau benar benar membuat aku berpuasa.


"tidak" tolak putri dan lari dari sana


"sayang ayolah, kasihan adik kecilku ini.


dia sangat merindukanmu" kata Delon mengejar putri


Putri masuk ke kamar dan Langsung membersihkan diri


"antar aku berbelanja oleh oleh dan nanti malam aku akan memberikan mu hadiah" Putri


"sekarang saja ya biar aku bersemangat" Delon


"ya atau tidak sama sekali" Putri


"ya ya ya oke" kata Delon lesu


Hari ini Delon dan putri membeli oleh oleh untuk semua keluarga mereka


Satu tahun kemudian


Alex dan Donna membeli rumah di sebelah rumah Leon.


Delon juga membeli rumah di dekat rumah kedua orang tuanya dan mertuanya sesuai permintaan putri agar putri bisa berkunjung kapan saja ke rumah Donna

__ADS_1


Pagi hari


Putri memuntahkan semua isi perutnya


"sayang kau kenapa? " tanya Delon panik melihat wajah pucat istrinya


"perutku seperti di aduk aduk, tolong menjauh darimu


bau parfummu sangat tidak enak" Putri


Tapi Delon tidak juga menjauh karena panik dan tidak mau meninggalkan Putri


"aku tidak apa apa, jika kau terus berada di dekatku makan perutku makin mual" Putri


Delon menghubungi Maura dan Donna agar datang ke rumahnya.


Dengan panik Donna dan Maura bergegas ke rumah anak anak mereka


"Delon, putri kenapa nak? " tanya Maura panik


"di kamar atas ma" Delon


Maura dan Donna langsung masuk ke kamar Putri


"nak kamu kenapa? " Donna


"perutku tidak enak ma, dari pagi aku muntah terus dan badanku rasanya lesu dan letih" Putri


Delon yang merasa khawatir dengan kondisi istrinya ikut masuk


" maaaaaaaaasss jangan ke sini "kata Putri saat Delon memasuki kamarnya


Putri lari ke kamar mandi dan kembali memuntahkan isi perutnya


Maura dan Donna saling memandang


" nak, kamu pergi ke apotik dan beli tespek ya"Maura


Delon Langsung ke apotik dan membeli apa yang di suruh mamanya.


Delon menyuruh asisten rumah tangganya yang mengantar ke kamar atas karena dia tidak mau istrinya muntah lagi saat dia ada di sana


"nak kamu tes pakai ini ya" Maura


Putri membawa alat itu ke kamar mandi dan benar seperti dugaan Maura dan Donna


"ma, positif.


aku Hamil ma aku akan jadi mama" kata putri menangis bahagia


Mereka mengecek kehamilan Putri dan berapa bahagianya mereka saat tahu Putri sedang mengandung baby kembar

__ADS_1


__ADS_2