Rindu Terlarang

Rindu Terlarang
episode 69( rumah sakit)


__ADS_3

Hari ini Donna akan berangkat ke kota Bandung untuk menggantikan Gery meninjau cabang restoran milik mereka.


"maaf ya sayang aku gak bisa antar kamu ke bandara" Gery


"tidak masalah, mas istirahat aja.


aku berangkat dulu ya mas" kata Donna sambil mengulurkan tangan dan mencium punggung tangan suaminya..


Gery mengelus pucuk kepala Donna.


"aku sangat mencintaimu " Gery


"aku juga mencintaimu mas" Donna


Entah kenapa saat Gery mengatakan cinta kepadanya kali ini dia tidak merasakan kehangatan seperti dulu.


Setelah kepergian Donna,


Gery masuk ke dalam rumah dan langsung bersiap mengunjungi Desi.


Gery sampai di tempat Desi


"kamu kenapa sayang? " Gery.


"ngak tau mas, kepala aku pusing dan dari semalam muntah terus" Desi


"kita ke rumah sakit ya, aku nggak mau kamu kenapa kenapa" Gery


Gery dan Desi pergi ke rumah sakit.


Di perjalanan menuju bandara Donna melihat ada anak kecil yang terserempet sepeda motor


"pak tolong berhenti dulu " kata Donna pada supir taksi

__ADS_1


Setelah taksi yang ia tumpangi menepi Donna turun dan menghampiri anak itu


"lukamu cukup parah, kita ke rumah sakit ya" Donna.


"tidak, tidak usah kak nanti bakalan sembuh kok" kata anak itu


"harus di obati dek nanti infeksi" Donna.


Donna melihat kebingungan di mata anak itu


mungkin karena takut tidak bisa membayar biaya rumah sakit makanya dia tidak mau pergi ke rumah sakit pikir Donna dalam hati


"kita ke rumah sakit ya, nanti biar kakak yang bayar biayanya kamu nggak usah khawatir" Donna.


anak itu mengangguk menyetujui Donna


Donna membantu anak itu naik ke taksi yang ia tumpangi tadi


"kita ke rumah sakit dulu ya pak" Donna.


Setelah selesai mengurus pengobatan anak itu dan anak itu juga udah di antar pulang oleh supir taksi tadi, Donna berjalan keluar rumah sakit.


Saat di gerbang keluar rumah sakit itu Donna melihat mobil Gery memasuki rumah sakit.


"itu kan mobil mas Gery? tadi katanya cuma kurang enak badan saja kenapa harus ke rumah sakit? apa keadaanya makin parah sehingga harus ke rumah sakit? " gumam Donna dalam hati


tanpa berpikir panjang Donna mengikuti mobil Gery


Betapa Terkejutnya Donna melihat ada seorang perempuan yang turun dari mobil Gery.


Gery bahkan membukakan pintu mobil untuk perempuan itu dan mengandung dia masuk ke dalam rumah sakit.


Donna terus mengikuti Gery.

__ADS_1


Dari jauh Donna terus mengikuti Gery dan wanita itu.


setelah masuk ke ruangan dokter umum Gery dan wanita itu keluar dan pergi menuju ruangan dokter kandungan.


Donna masi terus mengikuti Gery dari jauh.


Setelah sekitar 20 menit di dalam ruang dokter kandungan Gery dan wanita itu keluar.


wajah Gery dan wanita itu terlihat sangat bahagian setelah keluar dari ruangan itu.


"aku hamil mas, aku hamil" Desi.


"iya sayang, kita akan menjadi orang tua


terimakasih sudah memberiku kebahagiaan yang tak ternilai di dunia ini" kata Gery sambil mengelus perut Desi yang masi datar


Donna mendengar pembicaraan mereka bagai disambar petir di siang bolong.


Bagaimana bisa laki laki yang menjadi suaminya itu memiliki anak dari wanita lain


Apakah ini jawaban dari perubahan sikapnya selama ini?


Apakah ini alasan dia sering pulang malam Bahkan sering tidak pulang ke rumah?


Tapi bukanlah dia sibuk bekerja katanya.


Apakah selama ini mas Gery membohongi ku? "semua pertanyaan itu terlintas dipikiran Donna


Dengan perasaan kacau Donna kembali ke rumahnya.


Dia memutuskan tidak jadi pergi ke kota B.


Selama beberapa hari Donna tinggal di rumah itu sendiri. Gery sama sekali tidak pulang ke rumah,. mungkin karena Gery berpikir Donna sedang ada di kota B jadi dia tidak pulang ke rumah.

__ADS_1


Seminggu sudah berlaku dan Gery sama sekali belum kembali ke rumah, bahkan selama seminggu ini dia juga tidak pergi ke restoran.


__ADS_2