
"apa yang ingin kau katakan? " Kenzo
"dengarkan apa yang aku katakan, jangan menyela ucapanku sebelum aku menyelesaikannya" Gracia
"baik katakanlah " Kenzo
Gracia mulai menceritakan semuanya kepada Kenzo
tentang siapa dirinya, masa lalunya, keluarga nya dan tujuannya sebenarnya awal mendekati Kenzo
Kenzo terdiam mendengar apa yang di sampaikan gracia, sulit baginya untuk mencerna semua yang di katakan Gracia.
"aku sudah mengatakan semuanya, kau tidak perlu memberi tanggapan apapun padaku saat ini.
aku tahu kau pasti kaget dan terkejut dengan apa yang aku katakan dan kau juga mungkin saja marah padaku karena aku memanfaatkanmu untuk kepentingan ku sendiri" Gracia
"jika kau memang mau meneruskan hubungan kita aku memberimu waktu selama lima hari, jika kau memang memilih aku dan mau menerima aku mana selesaikan hubunganmu dengan Dara tapi jika kau memang tidak bisa menerima kenyataan ini aku tidak masalah.
oh ya satu lagi jangan terbebani karena apa yang kita lakukan semalam.
jangan mengambil keputusan hanya karena kita sudah pernah tidur bersama aku tidak akan menuntut apa apa padamu karena kejadian semalam" Gracia
"terimakasih karena sudah mau jujur dan berkata kebenaran ini kepadaku" Kenzo
"aku akan memikirkannya dan akan memberikan jawabannya kepadaMu dalam dua hari ini " Kenzo
"aku akan pulang naik taksi" kata Gracia dan mengambil tasnya
__ADS_1
"tidak, kita akan pulang sama sama " Kenzo
Saat ini mereka ada di mobil dalam perjalanan pulang.
Hening sepanjang jalan karena tidak ada yang mulai membuka obrolan di antara mereka.
Gracia sudah siap menerima segala keputusan terburuk yang akan di ambil Kenzo karena lebih baik baginya berhenti sebelum terlanjur jauh jatuh dalam pesona Kenzo karena akan sangat menyakitkan bila itu terungkap di kemudian hari dan dia sudah terlanjur sangat mencintai Kenzo namun Kenzo tidak bisa menerima masa lalunya dan meninggalkannya.
"mau ke perusahaan atau ke apartemen? " tanya Kenzo memecah keheningan
"apartemen " jawab Gracia
Setelah beberapa lama mereka tiba di apartemen Gracia
Gracia turun dan langsung berlalu tanpa mengatakan apapun.
masa lalunya sungguh sangat berat " gumam Kenzo melihat punggung Gracia yang terus menjauh
Kenzo langsung melakukan mobilnya ke kediaman keluarganya
Sampai di rumahnya dia langsung di sambut Dara yang ternyata baru selesai berbelanja dengan mama Kenzo.
"sayang kamu dari mana aja? " Tanya Dara yang langsung bergelayut manja pada Kenzo
"ada pertemuan dengan rekan bisnisku di luar kota dan aku bermalam di sana " Kenzo
"Dara bisakah kau melepaskan aku, aku ingin membersihkan diri dan beristirahat sejenak" Kenzo
__ADS_1
interaksi Kenzo dan Dara di lihat Marco dan Leon.
terlihat sekali tidak ada cinta di mata Kenzo saat memandang Dara bahkan cenderung merasa tidak taman saat Dara mendekatinya.
"kita harus bertindak sebelum terlambat " Marco
"kau benar" Leon
Marco menghubungi Delon agar mereka berkumpul di ruang kerja Leon.
Di ruang kerja
"ada apa ayah? seperi nya penting sekali" Delon
"aku rasa kita tidak bisa meneruskan pernikahan ini" Marco
"tapi kenapa? " Delon
"waktu pernikahan sudah dekat bahkan persiapan sudah 90 persen" Delon
"aku rasa Kenzo tidak memiliki perasaan pada Dara, dia menyetujui pernikahan ini hanya karena kalian memintanya dan tidak ingin menolak keinginan mamanya" Marco
"tapi jika di batalkan keluarga kita akan malu yah, undangan juga sudah terlanjur di sebar dan apa yang akan aku katakan kepada Darmawan dan keluarganya? " Delon
"kebahagiaan Kenzo lebih penting dan pada rasa malu, orang orang hanya akan membicarakannya untuk sesaat dan lama kelamaan semua orang juga akan melupakannya tapi jika Kenzo dan Dara menikah tanpa ada rasa cinta makan selamanya Kenzo tidak akan bahagia" Leon
"jadi apa yang harus akun katakan pada Darmawan? ini sungguh konyol
__ADS_1
seharusnya jika memang tidak mau semestinya dari awal Kenzo menolak semua ini sebelum terlanjur seperti ini "