Rindu Terlarang

Rindu Terlarang
episode 43


__ADS_3

sejak saat itu kehidupan Maura sudah kembali normal.Dia menjalani hari yang menyenangkan bersama anaknya dia juga sudah tidak takut pergi kemana pun. bahkan sekarang dia sering datang berkunjung ke kota J untuk mengunjungi Donna.


pernah sekali Maura bertemu dengan Leon di restoran milik Gerry.


saat itu Maura sedang menemani Donna untuk menemui gerry di restoran dan di saat yang sama Leon sedang makan siang di sana ditemani jo.


Maura sempat merasa takut kalau tiba tiba Leon berbuat nekat seperti kemarin tapi diluar dugaan Maura Leon malah bersikap biasa aja seolah tidak pernah terjadi sesuatu antara mereka.


dan sejak saat itu Maura menjadi yakin kalau Leon sudah benar benar melepaskan ya dan dia sudah tidak perlu takut lagi.


Leon


melihat Maura dari jauh saja sudah membuatku senang.


dia terlihat baik baik saja.


aku masi sangat mengharapkannya tapi jika dia bahagia tanpa aku maka aku akan berusaha merelakannya.


"bagaimana kabar Delon? " Donna


"dia baik dan makin cerewet" canda Maura


"dia cerewet sepertiku" Donna


"ya sangat presisi seperti mu " Maura


"aku sangat merindukannya kenapa kau datang tanpa membawa Delon? " Donna


"aku tidak ingin menganggu jadwal sekolahnya " Maura


"dia tumbuh dengar sangat baik dan menjadi anak pintar" Donna


"iya tapi akhir akhir ini dia sering menanyakan ayahnya, aku sangat bingung menjawab setiap dia bertanya tentang ayahnya" Maura


"maka berikan dia sosok seorang ayah,, aku lihat Natha cukup baik dan terlihat dekat dengan Delon aku rasa dia bisa jadi ayah yang baik bagi Delon" Donna


"Delon sepertinya tidak menyukai Natan " keluh Maura


"bersabarlah perlahan lahan Delon pasti akan menerima Natan" Donna


setelah dua hari berada di kota j dan menghabiskan waktu bersama Donna Maura akhirnya kembali ke kota B.


dia di sambut dengan pelukan dari Delon


"mama aku sangat merindukanmu" Delon


"aku juga merindukan pangeran kecilku yang tampan ini" Maura

__ADS_1


"apa kah kau bertemu dengan papa? apakah dia masi sibuk bekerja?" Delon menghujani Maura dengan banyak pertanyaan tentang papanya


"apakah kau tidak menanyakan kabar uncle Natan? " Maura


"tidak aku tidak menyukainya" Delon


"kenapa bukankah kau dulu menyukai uncle Natan? " tanya Maura


"dulu mama tapi sekarang no" kata Delon sambil menunjukan muka kesal dan melipat tangannya di dada.


"sudah lah ayo kita masuk,


mommy Donna memberikanmu banyak mainan" Maura masuk ke dalam rumah sambil mengendong Delon


sampai di rumah dia menyapa Nia


"terimakasih sudah menjaga Delon" Maura.


"tidak masalah kakak berhentilah mengucapkan terimakasih kepadaku setiap aku menjaga Delon " Nia


Maura dan Delon membuka oleh oleh yang di bawa Maura


hari terus berlalu dan libur sekolah telah tiba


Donna berbicara dengan Maura


"bukankah sekarang Delon libur sekolah? " Donna


"iya dia libur" Maura


saat panggilan berlangsung Nia dan Delon pulang.


Delon langsung berlari menyapa Donna


Donna yang melihat tingkah Delon di sebrang sana merasa lucu


"mommy sangat merindukan pangeran tampan ini" Donna


"aku juga merindukan mommy" Delon


"jika merindukan mommy maka datang lah ke sini,


mommy akan membawamu jalan jalan dan memberikanmu mainan yang banyak" Donna


"tapi mama tidak mengijinkan Delon ikut ke sana" keluh Delon


"bukankah anak mommy memiliki jurus yang ampuh untuk membujuk mama , gunakan jurus itu dan datang ke sini" Donna

__ADS_1


Maura langsung menyambar ponsel nya dan berkata kepada Donna


"aku tidak mungkin membawanya ke sana don dan kau tau alasanku" Maura


"itu sudah lama berlalu sayang dan sekarang dia juga punya kehidupannya sendiri." Donna


"tapi aku takut" Maura


"jangan terus terusan tersiksa karena masa lalu,


Delon sudah lama ingin jalan jalan ke sini tapi kau melarangnya hanya karena ketakutan mu" Donna


"akan aku pikirkan nanti " Maura


"baiklah jaga diri kalian dan sampaikan salam ku untuk Nia " Donna


panggilan berakhir dan Donna mencari Delon


Delon mengurung dirinya dalam kamar dan tidak mau bertemu dengan Maura


"ayo sayang cepat keluar dan makan" Maura membujuk Delon namun tidak ada jawaban dari dalam sana


"jika tidak makan maka badanmu akan mengecil dan kau tidak bisa menjadi pangeran yang bisa melindungi mama" Maura


"aku ingin ke sana mama,


aku rindu mommy dan ingin berjalan jalan di sana bersama mommy dan mama" Delon


"tapi sayang mama tidak bisa membawamu ke sana" Maura


"kenapa karena ada uncle Natan? " Delon


Maura terkejut kenapa Delon berkata seperti itu


kenapa Delon berubah sangat membenci Natan


"baiklah besok kita akan berkunjung ke sana " Maura


"tanpa uncle" Delon


"baiklah" Maura


Delon keluar dengan wajah bahagianya.


Delon sangat ingin pergi ke sana karena ingin berjumpa dengan papanya


selama ini dia hanya tau ayahnya bekerja di sana.

__ADS_1


__ADS_2