Rindu Terlarang

Rindu Terlarang
apa kau bahagia?


__ADS_3

Gracia mengurung diri di kamar setelah pulang dari Mall.Kata kata Dara berputar putar di kepalanya.


Membayangkan Sania menangis dan memohon membuat hatinya merasa marah.


"aku tidak akan memaafkan kalian.


kalian mengolok olok rasa air mata dan penderitaan kami" gumam Gracia


Anandita mengetuk pintu kamar Gracia


"nak, apa kau baik baik saja? " tanya Anandita karena tadi Gracia pulang dengan wajah tegang dan tidak keluar kamar.


"aku baik baik saja nek" kata Gracia karena tidak ingin membuat neneknya khawatir.


Lima bulan kemudian


Selama lima bulan ini Kenzo tidak lagi pernah bertemu dengan Gracia. Gracia memutuskan semua hubungan kerja antara mereka dan sekarang perusahaan Gracia berada di bawah naungan perusahaan Ganesha.


Abraham masuk ke ruangan Kenzo


"tuan saya ingin mengajukan cuti selama dua minggu" Abraham


"cuti, tumben kau mengambil cuti? " Kenzo


"saya ingin menikah tuan" kata Abraham lalu mengeluarkan surat undangan dan di berikan kepada Kenzo


"wahhh, kau akan menikah.


aku tidak tahu kalau selama ini kau memiliki kekasih" Kenzo


"aku turut bahagia mendengar kabar ini.

__ADS_1


aku akan memberikan hadiah bulan Madu kepadamu kau tinggal sebutkan ingin berbulan madu kemana " Kenzo


Abraham akan menikahi Bella.


Bella dan Abraham saling mengenal saat perusahaan Kenzo dan Gracia bekerja sama.


mereka menjalin kasih diam diam selama ini dan memutuskan untuk menikah.


Bella dan Abraham memilih Bali menjadi tempat pernikahan mereka.


Hari pernikahan Abraham dan Gracia


"kau sangat cantik" Gracia


"aku memang cantik dari dulu kalau tidak mana mungkin Abraham tergila gila padaku" kata Bella percaya diri.


"isss kau ini memang selalu narsis" Gracia


"setelah ini aku akan kesepian, kau tidak akan bisa lagi terus menemani aku" Gracia


"aku akan selalu ada untukmu, billa perlu kita bisa tidur bersama. kalau mau setuju aku mengatakan pada Abraham dia pasti akan setuju dengan aku" Bella


"iss, kau ini masi bercanda di saat seperti ini" Gracia


Bella tersenyum dan menarik Gracia ke dalam pelukannya


"aku akan selalu ada untukmu, ingat itu" Bella


Okta menatap putrinya itu penuh haru


"mama jangan menangis, aku akan menikah bukan meninggal aku tidak ingin kalian menangis di hari bahagiaku" Bella

__ADS_1


Acara pun di mulai


Gracia dan Okta mendampingi Bella berjalan menuju tempat pernikahan.


Abraham terpaku melihat Bella yang terlihat sangat cantik dengan kebaya pengantinnya.


"tutup mulutmu itu nanti bisa bisa lalat masuk ke dalam " Bella


Gracia memukul lengan Bella


"berhenti bercanda" geram Gracia karena sempat sempat nya Bella masi bisa bercanda di saat saat seperti ini.


"aku hanya takut lalat masuk ke mulutnya" ucapnya polos


"akan Q lem mulutmu jika kau terus bicara lagi" Gracia


Acara berjalan lancar dan sekarang Abraham dan Bella resmi menjadi sepasang suami istri.


Kenzo dan Dara baru tiba di sana dan langsung menghampiri Abraham dan Bella di pelaminan.


"selamat atas pernikahan kalian" Kenzo


saat berbalik Kenzo dan Gracia saling pandang.


Acara telah selesai.


malam hari ada acara khusus buat teman teman Bella dan Abraham.


"sayang apakah aku sudah cantik? " tanya Dara


Dara ingin terlihat cantik di mata semua orang apalagi dia tahu malam ini Gracia pasti ada di sana dan dia ingin menunjukkan pada Gracia bahwa Kenzo adalah miliknya

__ADS_1


__ADS_2