
Leon datang ke kota B
Kali ini dia pergi tanpa di dampingi sekretaris Jo.
selama di kota B Leon tinggal di hotel miliknya.
setelah membersihkan diri Leon pergi menuju kafe milik Maura.
Saat masuk ke kafe milik Maura semua mata tertuju ke Leon.
siapa yang tidak mengenalnya
pengusaha muda yang sukses dan tampan.
Leon membuka kacamata miliknya
"saya mau bertemu dengan Maura"Leon berbicara dengan karyawan Maura
" Maaf tuan ibu Maura sedang keluar"karyawan
Leon berusaha menghubungi Maura tapi tidak mendapat jawaban dari Maura.
"dia masi tetap tidak mau menerima panggilan dari aku"batin Leon
" aku akan duduk di sana sambil menunggu dia" Leon
"silahkan tuan, apakah anda mau memesan minum atau makanan? " karyawan
"kopi" Leon
Leon duduk di pojok kafe itu karena dia tidak nyaman dengan pandangan pengunjung di sana yang terus memandang dia dari tadi.
Tidak lama setelah itu Maura sampai di kafe.
"bu tadi ada orang yang mencari ibu" karyawan
"siapa" Maura
karyawan itu menunjuk ke arah Leon.
Maura mengikuti arah yang di tunjuk oleh karyawannya.
betapa terkejutnya dia melihat Leon ada di sana dan duduk menikmati kopi yang dia pesan tadi.
Maura langsung menghampiri Leon
"sudah lama menunggu? " Maura.
"ah kau sudah datang? tidak begitu lama " Leon
__ADS_1
"ada apa? " Maura.
"tidak ada, aku ke sini karena kau tidak pernah menjawab panggilanku" Leon
"itu karena aku sibuk, maaf" Maura
"tidak masalah" Leon
"apa kita bisa berbicara di tempat lain? " leon
Maura menyadari kalau Leon tidak nyaman berada di sana karena semua orang di sana menatap ke arah mereka.
Maura mengajaknya pergi dari sana
sebelum pergi dari sana dia terlebih dahulu mendatangi karyawannya dan berbicara kepada karyawannya
"nanti kalau Delon sudah pulang tolong jaga dia sebentar ya, aku mau keluar sebentar" Maura
"baik bu" karyawan
"mau bicara apa? " Maura.
"masuklah" kata Leon sambil membuka pintu mobil untuk Maura.
Maura masuk ke dalam mobil itu.
Leon melajukan mobilnya.
"ke tempat yang nyaman untuk berbicara" Leon
"aku tidak bisa lama lama meninggalkan kafe" Maura
"tidak akan lama" Leon
selama perjalanan tidak ada yang bicara di antara mereka..
Leon sesekali melirik Maura.
mereka sampai di sebuah restoran.
"aku lapar, kita makan di sini sambil berbicara
aku harap kau tidak keberatan" Leon
"mmh" Maura
Leon memesan tempat privasi di sana.
pelayan datang dan mencatat pesanan mereka
__ADS_1
saat menunggu pesanan datang mereka mulai berbicara
"apa kau ada pekerjaan di sekitar sini? " Maura
"tidak" Leon
"aku datang ke sini hanya ingin menemui mu" Leon
Maura merasa canggung karena dari tadi Leon terus saja memandang dia.
"apa kau tidak penasaran mendengar ceritaku? " Leon
"cerita apa? semua tentangmu selalu menjadi perbincangan di media elektronik dan sosial media" Maura.
"cerita yang tidak di beritakan di semua media" Leon.
Maura tidak menjawab
hening
tidak ada yang berbicara di antara mereka
"tentang aku dan melsa" kata Leon memecah keheningan
memang berita perceraian Leon dan melsa tidak ada media yang berani mempublikasikan nya.
jadi hanya orang orang tertentu yang mengetahui berita perpisahan merek.
"aku sudah lama bercerai dengan nya dan semenjak saat itu mama aku sakit karena syok.
ternyata Melsa mengkhianati ku"Leon
" bukankah kalian saling mencintai? "Maura
"tidak, karena melsa dari awal memang berencana menghancurkan aku karena dia memiliki dendam kepada keluargamu" Leon
Maura bisa melihat kekecewaan di raut wajah Leon
"aku turut perihatin atas itu" Maura
"tidak perlu kasihan kepadamu, aku sudah melupakan itu semua" Leon
Makanan yang mereka pesan pun datang.
Mereka makan tanpa suara
setelah selesai makan Leon mengantar Maura pulang ke kafe..
Setelah saat itu Leon terus terusan berkunjung ke tempat Maura walaupun Maura selalu bersikap acuh terhadapnya.
__ADS_1
Leon sering ke sana hanya untuk meminum kopi dan pergi lagi.
setelah satu minggu berada di kota B Leon harus kembali ke kota J karena ada urusan yang tidak bisa di wakilkan.