Rindu Terlarang

Rindu Terlarang
episode 55(pertemuan)


__ADS_3

Siang hari Maura mengajak Leon pergi.


dia memberikan alamat sekolah kepada Leon


"ini alamat sekolah, untuk apa kita ke sana? " Leon


"ayolah, sampai sana kau akan mengetahui nya " Maura.


tanpa bertanya Leon melajukan mobilnya ke alamat yang diberitahukan Maura


dalam perjalanan Maura terlihat sangat gelisah


"semoga ini keputusan yang tepat" gumam Maura dalam hati.


"mmh aku harap kau tidak akan marah kepadaku"kata Maura memecah keheningan antara mereka


" memangnya kenapa aku bisa marah? "Leon


" karena semalam ini aku menyembunyikan sesuatu darimu "Maura


" apa itu? "Leon


" berjanjilah untuk tidak membenciku setelah kau mengetahui ini"Maura


"iya aku berjanji" Leon


sampai di depan sekolah Delon mereka menunggu Delon keluar.


karena jam pulang sekolah baru tiba.


beberapa anak sudah keluar dari dari gerbang sekolah


Dari kejauhan Maura melihat Delon


Delon sedang berdebat dengan temannya.


"aku punya papa" Delon


"tidak, dia tidak pernah datang menjemputmu " teman Delon.


"dia sedang bekerja " Delon


"papaku juga bekerja tapi dia bisa datang menjemput aku pulang sekolah,


itu karena papa menyayangi aku tapi papamu tidak menyayangi mu makanya dia tidak pernah datang ke sini" teman Delon.


karena merasa emosi Delon pun mendorong temanya itu hingga jatuh dan temanya itu pun menangis..


melihat hal itu Maura langsung bergegas mengejar Delon.

__ADS_1


orang tua murid satu lagi juga menghampiri mereka dan langsung memarahi Delon.


Delon yang kena marah langsung menangis Maura memeluk Delon


"sudah sudah sayang jangan menangis"Maura


Leon yang tidak mengerti akan situasi ini mengikuti Maura.


" maaf maafkan anak saya tuan"Maura


"apa kau tidak bisa mengajari anakmu sehingga dia bertingkah seperti preman " orang tua murid


"dia yang mengejekku katanya papa tidak saya aku mama" Delon


Leon yang menyaksikan itu masi tidak paham dengan situasi yang ada.


orang tua murid itu masi tetap marah dan menghina Maura.


Maura tertunduk meminta maaf.


Leon tidak suka melihat Maura diperlakukan seperti itu


"bukankah dia sudah meminta maaf kenapa anda terus memperpanjang masalah ini" Leon.


"anakmu melukai anakku" orang tua murid


"wajar terjadi perselisihan antara anak jadi aku mohon jangan memperpanjang nya lagi" Leon


aku tidak sudi anakku satu sekolah dengan preman " orang tua murid


"sudah lah ayo Maura kita pergi dari sini tidak ada gunanya berbicara dengan nya" Leon.


"kau tidak mengenalku tuan, aku bisa menghancurkan mu dalam sekejap" orang tua murid


"aku tidak mengenal mu dan aku rasa kau juga tidak mengenalku" Leon.


"memangnya kau siapa " orang tua murid


"kau yang siapa? " leon kembali bertanya dengan penuh amarah


"aku pemilik perusahaan Nusa pratama, kau tentu tau perusahaan itu adalah perusahaan paling besar di sini dan aku punya banyak koneksi


aku bisa menghubungi mereka dan menghancurkan kalian dalam sekejap" orang tua murid


tanpa menjawab perkataan orang itu Leon langsung mengambil ponselnya dan menghubungi Jo


"putuskan segala kerjasama dengan perusahaan Nusa pratama" Leon


"tapi tuan" Jo.

__ADS_1


"jangan membantah, laksanakan saja" Leon.


tak menunggu lama ponsel orang tua murid itu berbunyi.


setelah menerima panggilan itu wajah orang tua murid itu menenggang.


"kau kau siapa sebenarnya" orang tua murid


"tanpa menjawab pertanyaan mu seharusnya kau sudah tau siapa aku" leon menjawab dengan angkuh.


"apa anda tuan Leon megajaya?" orang tua murid


"ya" Leon


"maafkan maafkan Kelancangan saya tuan" orang tua murid


tanpa menjawab perkataan orang itu Leon membawa Maura dan Delon pergi dari sana.


"sudah sudah jangan menangis nak" Maura


"mama, maafkan aku aku tidak akan nakal lagi " Delon.


"tidak sayang mama tidak marah" Maura


Leon masi bingung kenapa anak ini memanggilnya mama


"aku seperti mengenal anak ini tapi dimana aku melihatnya" batin Leon


Didepan sana ada taman kita berhenti di sana"Maura


"baiklah" Leon


sampai di taman itu mereka turun


"nak pergilah bermain mama ingin bicara dulu " Maura


setelah Delon pergi bermain Maura mulai berbicara kepada Leon.


"ini lah yang ingin aku beritahu kepadamu" Maura


"maksudmu" Leon.


"anak itu namanya Delon


dia adalah anakmu" Maura


seketika hening antara merek


Leon terkejut mendengar itu

__ADS_1


"apa maksudmu? tolong jelaskan dengan benar" Leon.


__ADS_2