Rindu Terlarang

Rindu Terlarang
Episode 6


__ADS_3

dona yang mendengar pembicaraan mereka langsung menghampiri


maura


“apa maksudmu dito? Hah? Tidakah cukup kau melukai hati  maura?”


maura masi terdiam


“dito setega inikah kau terhadap maura hah?


tidak adakah sedikit aja rasa kasihanmu terhadap maura menginggat pengorbanan


maura untuk karirmu hah? Inikah balasanmu?” teriak dona kepada dito


“hei nona pengorbanan apa yang kau maksud?


akulah yang berkorban di sini


aku membiarkan dito dekat dengan maura aku mengorbankan perasaanku


membiarkan mas dito dekat dengan maura demi karir mas dito” kata vivi


“apa? Jadi selama ini kau tau hubungan dito dan maura?


jadi jika kau tau kenapa engkau mau ada di tengah tengah hubungan mereka


sebagai perempuan tidak bisakah kau menghargai hati perempuan lain?


dan kau dito kau terlahir dari rahim perempuan tidak bisakah kau menghargai


perempuan?”


kata dona yang tak terima maura di sakiti


“jelas selama ini aku tau hubungan mereka


dan anda salah nona bukan aku yang merebut mas dito tapi mauralah yang datang


di tengah hubungan kami. Aku dan mas dito sudah pacaran selama tiga tahun dan


itu jauh sebelum dia mengenal maura” balas vivi yang tak mau kalah


“jadi jika kau tau lalu kenapa kau malah membiarkan dito mendekti maura?tanya


dona


“karena aku menyuruhnya. Aku menyuruhnya untuk mendekati maura demi karir mas


dito

__ADS_1


karena walaupun mas dito menjadi juara dalam perlombaan tersebut namun nama


maura lebih di kenal masyarakat jadi dengan terpaksa aku menyuruh mas dito


mendekati maura.


dan dengan bodohnya sahabtmu itu mau menuruti keinginan mas dito agar dia


berhenti menjadi penyanyi” kata vivi sambil trsenyum meremeh


“yang kau inginkan sudah terkabul dito dan maura juga tak menganggumu lantas


untuk apa kau datang lagi dan mengambil butik ini? Ini milik maura jadi kenapa


kau datang dengan tak tau malu mau mengambil butik ini?”tanya dona


“karena ini milikku dan sedari awal aku memang mau mempersembahakn butik ini


untuk kekaihku vivi sebagai hadiah pernikahan kami”terang dito


“tapi ini milik maura dia membuka butik ini dengan tabungannya”bals dona


“siapa yang akan percaya? Semua surat atas nama aku?


ruko ini dan butik ini di buka atas namaku” kata dito tanpa rasa bersalah dan


malu


menyarankan maura untuk membuka butik


memori itu berputar di ingatan maura


seketika maura tertawa


“hahahahaah hebat sangat hebat kalian berdua


dan betapa bodohnya aku?


selama ini aku bahkan tak sadar kalau kalian mempermainkan hidupku dan masa


depanku


demi masa depan kalian teganya kalian merusak masa depanku?”


aku tak menyangka selicik itu kalian kata maura


“sudah lah mas ayo kita pergi aku sudah muak di sini”kata vivi sambil


mengenggam tanga dito

__ADS_1


“aku beri kalian waktu sampai lima hari untuk  membawa barang kalian


itupun jika kalian memiliki barang di dalam butikku ini


ingat jangan bawa apapun barang barang butikku atau kalian kulaporkan polisi”


kata dito sambil berlalu meninggalkan butik


maura terduduk di lantai sambil menangis


dia merasa hancur dengan tipuan dito


mereka sungguh menghancurkan perasaan maura


dona yang tak tau harus berbuat apa dia hanya diam dan menghampiri maura


dia memeluk dan menenangkan maura


perdebatan mereka  dari tadi ternyata di


saksikan orang lain


dia tadi berkunjung ke butik maura karena ingin membeli hadiah untuk istrinya


dia tidak pergi karena dia mau membayar baju yang dia beli tapi tidak ada orang


di kasir


“ehemm maaf nona saya mau membayar belanjaan saya”katanya


“eh maaf tuan atas ketidaknyamannnya”


kata dona


dona lupa kalau tadi dia meningalkan orang itu saat berbelanja


orang itu tidak membalas dona


dia hanya memberikan uang untuk membayar belanjaanya dan pergi


dengan wajah datar


setelah pembeli tadi pergi dona kembali menhampiri maura


“bangun ra. Sudah cukup kau menangis


kau harus bangkit dan membalas mereka”kata dona


“apa yang akan aku lakukan don? Semua sudah hancur betapa bodohnya aku”

__ADS_1


apa lagi yang bisa aku lakukan sekarang?” kata maura sambil mennagis dalam


pelukan dona


__ADS_2