Rindu Terlarang

Rindu Terlarang
Memantau


__ADS_3

Hari ini Gracia langsung bekerja di perusahaannya


"bagaimana bi? " tanya Gracia


Okta menjelaskan semuanya kepada Gracia


"jadi model model pakaian yang kita keluarkan akhir akhir ini kurang menarik di mata costumer sehingga nilai penjualan kita menurun terus membuat pemasukan perusahaan terus menurun sehingga beberapa investor menarik saham mereka dan karena hal itu kondisi perusahaan tidak stabil" Okta


Gracia diam dan mencerna semua yang di jelaskan oleh Okta.


Gracia mengetuk ketuk pulpen yang dia pegang ke meja


"Bella mana bi?" tanya Gracia


"di ruangannya, apa perlu q panggilkan dia? " Okta


"biar aku aja yang mengirimnya pesan agar dia ke sini " jawab Gracia


Tak lama setelah Gracia mengirim pesan kepada Bella kini Bella sudah ada di ruangan itu juga.


"ada apa? " Bella


Bella bekerja di sana sebagai desainer


"bisa aku lihat semua rancangan mu ? " Gracia


Bella mengeluarkan nya dan menunjukkan nya kepada Gracia


"ini cukup bagus, kenapa tidak buatkan model yang seperti ini? kau sudah mengajukan rancangan mu? " Gracia


"sudah tapi tidak di acc sama atasanku, katanya kurang menarik kau tahu sendiri aku masi junior yang baru bekerja di sini jadi suaraku tidak begitu di dengarkan oleh senior" Bella

__ADS_1


"bibi bisakah atur rapat untuk siang nanti? " Gracia


"baiklah" Okta


Tinggal Bella dan Gracia di dalam ruangan itu mereka berbicara sangat serius.


Gracia mengubah sedikit pola yang di buat Bella


"jika seperti ini bagaimana menurutmu? " tanya Gracia


"bagus, ini akan memiliki daya tarik sendiri di mata costumer"Bella


Siang hari Gracia memimpin meeting kali ini


semua karyawan di sana mengetahui siapa Gracia karena dulu dia sering ikut dengan ibunya ke perusahaan.


Gracia memutuskan akan mengunakan desain Bella untuk model terbaru yang akan mereka keluarkan.


" selama ini kalian selalu mengandalkan desain kalian dan tidak memberi kesempatan kepada junior kalian tapi apa hasilnya?


tidak ada hasil dari rancangan kalian yang menembus penjualan di pasar" Gracia


Mawar si kepala desainer pun terdiam dengan apa yang di katakan Gracia.


"kalian desainer seharusnya bekerja sama dan saling berdiskusi untuk menghasilkan karya baru yang bagus, bukan hanya mengutamakan pendapat sendiri" cerca Gracia lagi yang membuat Mawar menundukkan kepalanya sambil mengepalkan tangannya


"mulai sekarang aku yang akan memutuskan rancangan siapa yang harus di pakai.


kedudukan kalian sama junior ataupun senior di sini maka dari itu ciptakan rancangan terbagus kalian" Gracia


Selesai meeting Gracia menyusun rencana untuk mencari investor baru untuk perusahaan mereka.

__ADS_1


"siang ini kita akan bertemu dengan beberapa calon investor baru, apakah kau tidak lelah? " Okta


"tidak bi, kita akan bertemu di mana? " Gracia


"di restoran xx" Okta


"baiklah ayo kita berangkat" Gracia


Setelah tiba di restoran Gracia langsung menemui calon investor barunya tapi setelah bertemu dengan tiga orang calon investor belum ada yang membuahkan hasil yang bagus untuk perusahaannya.


"apakah ada calon investor lain bi? " tanya Gracia yang terlihat lelah


"besok kita ada pertemuan dengan investor lain tapi kecil kemungkinan dia dia mau berinvestasi di perusahaan kita.


perusahaan ini terkenal sangat teliti dan tidak sembarangan mau berinvestasi di perusahaan perusahaan kecil seperti kita" Okta


"tidak ada salahnya mencoba bukan" kata Gracia mencoba menyemangati dirinya sendiri


Tanpa sengaja mata Gracia melihat bayangan yang sangat dia rindu dan juga sangat dia benci.


Gracia menoleh kembali untuk memastikan pengelihatan nya


"benar ternyata itu memang dia" gumamnya melihat ayahnya sedang bersama keluarganya di restoran itu juga.


"kau hidup dengan sangat baik ayah" lirihnya


"kau memang harus hidup dengan baik dan panjang umur agar kau bisa melihat bagaimana aku menghancurkan kebagian dan kebanggan kalian.


untuk saat ini aku masi harus terus memantau kalian dan belum bisa berbuat apa apa tapi tunggu sebentar lagi aku pasti akan datang dan membalikkan dunia kalian" gumamnya


"mari kita pulang bi, aku sudah lelah" Gracia

__ADS_1


__ADS_2