Rindu Terlarang

Rindu Terlarang
kiss


__ADS_3

Badan Gracia gemetar menahan rasa dingin dan takut.


seluruh bajunya basah karena berkali kali keluar dari mobil untuk meminta bantuan kepada mobil yang melintas di sana.


"ayo naik ke mobilku, besok biar ku suruh anak buahku yang mengurus mobilmu. bawa barang barang penting dan berharga saja " ucap Kenzo


Gracia mengangguk dan mengambil tasnya.


Dia mengikuti langkah Kenzo menuju mobil Kenzo.


Kenzo membukakan pintu mobil untuk Gracia.


"masuklah, di belakang ada kemejaku.


ganti saja bajumu dan pakai kemejaku untuk sementara agar kamu tidak kedinginan " kata Kenzo tanpa sadar mengusap kepada Gracia.


perlakuan lembut Kenzo membuat Gracia tertegun dan tersentuh.


"aku akan menunggu di luar sampai kamu selesai, jika sudah selesai panggil aku" lanjut Kenzo


Gracia hanya mengangguk


Kenzo berdiri di samping mobil Gracia sambil memegang payung untuk melindungi tubuhnya dari hujan.


Sementara Gracia mengganti bajunya di dalam mobil.


selesai mengganti baju Gracia tidak langsung memanggil Kenzo namun dia memandangi Kenzo yang berdiri di luar.


"dia laki laki yang baik, tidak seharusnya aku memanfaatkannya untuk membalas dendam ku" batin Gracia


Gracia menyalakan Klakson memberi tanda kepada Kenzo


Kenzo masuk ke dalam mobil


"kita berangkat" kata Kenzo


Sepanjang jalan hening dan tidak ada obrolan di antara mereka.

__ADS_1


"apa kamu lapar? " tanya Kenzo memecah keheningan namun tidak ada sahutan dari Gracia.


Kenzo melirik ke arah Gracia, rupanya Gracia tertidur.


Tiba tiba mobil Kenzo menghentikan mobilnya karena ada pohon tumbang di jalan dan dia tidak bisa melintasi jalan itu.


"sstttt" ucapnya kesal


Melihat tidur Gracia yang kurang nyaman membuat Kenzo berniat untuk menurunkan sandaran kursi agar Gracia bisa tidur lebih nyaman tapi tanpa di duga saat itu tiba tiba Gracia terbangun.


Mata Gracia dan Kenzo saling menatap dan mengunci satu sama lain.


Mata sayu dan bibir merah itu menggoda kenzo dan entah keberanian dari mana tiba tiba Kenzo mengelus pipi Gracia dan semakin mendekat.


Kenzo mengusap bibir Gracia dengan lembut dan tiba tiba menempelkan bibirnya.


Gracia yang kaget dengan yang di lakukan Kenzo masi terdiam dan entah kenapa dia tidak ada niat untuk menolak semua sentuhan Kenzo.


Merasa tidak ada penolakan akhirnya Kenzo mulai ***0*@* b! b! r Gracia.


Gracia membalas ******* itu dan mengalungkan tangannya di leher Kenzo.


tangan Kenzo menyusup ke balik kemeja yang di pakai Gracia.


"kryukkkkk" bunyi perut Gracia


seketika Kenzo tersadar dan menghentikan aksinya.


Kenzo menautkan kepalanya dan kepala Gracia


"maaf" ucapnya


Gracia hanya diam karena tidak tahu berbuat apa.


marah? tidak mungkin dia marah karena dia juga ikut menikmati apa yang mereka lakukan barusan bahkan di hati kecilnya merasa kecewa saat Kenzo menghentikan kegiatan merek.


"celana mu masi basah? " tanya Kenzo yang baru menyadari kalau celana yang Gracia pakai masi basah.

__ADS_1


"Mmm" kata Gracia mengangguk


"kenapa tidak pakai celanaku saja? " Kenzo


"kebesaran" Gracia


"bajuku juga kebesaran di tubuhmu, jadi apa salahnya memakai celanaku yang besar juga " kata Kenzo lagi.


Gracia hanya menggerakkan bahunya sebagai jawaban.


Gracia tersadar kalau dia masi di pangkuan Kenzo.


"lepaskan tanganmu aku mau kemabli ke tempat duduk ku" Gracia


Kenzo engga melepaskan Gracia


"bagaimana kalau begini saja " ucap Kenzo lagi


yang membuat wajah Gracia memerah


Kenzo mendekat lagi dan ingin men(! um bibir Gracia tapi lagi lagi perut Gracia berbunyi dan menghentikan aksi Kenzo


"kamu lapar? " tanya Kenzo yang mendapat anggukan dari Gracia tanda mengiyakan.


Gracia melepaskan diri dari pelukan Kenzo dan kembali ke tempatnya duduk


"ada pohon tumbang dan kita tidak bisa melanjutkan perjalanan kita " Kenzo


"kita putar bali saja ya sambil kita cari makan untukmu" Kenzo


"Mmm" jawab Gracia sambil menganggukkan kepalanya


Entah keberanian dari mana Kenzo kembali mencuri ciuman dari Gracia .


"isssss aku lapar, bisakah kita mencari makan terlebih dahulu " keluh Gracia


"ah iya iya oke

__ADS_1


maaf sepertinya aku terlalu bersemangat " kata Kenzo


__ADS_2