
Intan dan Rio menonton drama romantis yang ada sedih-sedih nya juga ditelevisi besar yang ada dikamar mereka
Intan sejak diam menatap Rio yang duduk disampingnya menangis sesenggukan menonton film sedangkan intan malah menonton Rio yang menangis
Intan mengelus perutnya melihat Rio yang menangis karena menonton film
"Sedih banget Ay"Ucap Rio sambil menghapus air matanya dengan tisu
"Sedih banget emang?"Tanya Intan yang masih kebingungan melihat suaminya menangis sesenggukan menonton film
Rio selama menonton hanya diam dia sangat menghayati karena dia juga ngambek masih pada intan jadinya dia gengsi dekat-dekat dengan intan
"Punya Ayang melehoi gini yah"Ucap Intan dengan ekspresi wajah bingung
"Siapa yang melehoi?"Tanya Rio
"Kamu lah"Ucap Intan
"Tega!"Ucap Rio yang gaya drama-drama
"Apasih"Ucap Intan menatap jijik suaminya
"Kalau aku jadi artis kayagitu kamu setuju gak?"Tanya Rio
"Mau jadi artis?harta kamu udah habis jadi mau coba profesi yang lain?"Tanya Intan
"Aku cuma tanya Ay"Ucap Rio
"Gak Boleh lah jelas!"Jawab Intan tegas
"Kenapa takut yah aku diambil orang?"Tanya Rio
"Berhadapan sama Alice aja aku pusing apalagi sama yang lain"Ucap Intan
"Dih Alice lagi"Ucap Rio menatap malas intan
"Jelaslah dia karena dia yang terus ganggu kita"Ucap Intan
"Oke Alice kamu selalu salah"Ucap Rio
"Emang Alice salah kan"Ucap Intan
"Bosan gak dikamar?"Tanya Rio mengalihkan pembicaraan
"Bosan tapi gak mau jalan-jalan keluar"Ucap Intan
"Aku butuh sandaran"Ucap Rio lalu dia bersandar dibahu intan
__ADS_1
"Apa sih gak jelas banget"Ucap Intan
"Gak jelas yah?"Tanya Rio dia tertawa kecil karena tingkahnya sendiri
Ponsel Rio berdering yang menelpon adalah Prince
"Kenapa?"Tanya Rio santai
"Sekarang kesini si kembar diculik"Ucap Prince dengan panik
"Apa si kembar di culik?"Ucap Rio dengan kaget nya intan juga kaget
"Kesini kemana?"Tanya Rio lagi
"Ke mansion ka Riel"Ucap Prince
"Oke"Ucap Rio
"Ay"Panggil intan
"Apa Ay?ayo cepat kita harus ke mansion ka Riel"Ucap Rio dengan wajah paniknya
"Baju kamu"Tegur Intan Rio menatap dirinya lalu dia buru-buru masuk keruang ganti untuk memakai baju yang lainnya setelahnya mereka pergi
Tak butuh waktu lama Rio membawa mobilnya menuju mansion Willy dan ternyata sudah banyak orang disana
Gabriel menangis dengan sesegukkan karena putra nya hilang sedangkan Willy, Bagus dan Gio sudah pergi mencari keberadaan si kembar
"Ka gimana ceritanya si kembar diculik?"Tanya Intan pada Tiara yang memeluk Gabriel yang masih menangis
"Mereka tadi katanya pas jam istirahat sekolah keluar dengan teman-teman nya sampai bel masuk berbunyi mereka gak masuk lagi bodyguard yang jaga mereka juga gak tau kalau mereka sudah gak ada"Ucap Tiara
Hana,Ela dan Indah juga ikut menenangkan Gabriel yang terus menangisi para putranya
"Kalau Alice penculiknya gak mungkin karena buat apa dia culik si kembar?"Intan membatin
Intan masih berdiri sambil memikirkan siapa pelakunya penculik si kembar D
Intan berjalan keluar mansion dan didepan mansion ada Indra dan Frans yang selalu ada dimana pun intan berada
"Mau kemana nona?"Tanya Indra
"Kalian tau dimana Alice?"Tanya Intan
"Kenapa dia?"Tanya Frans
"Pasti dia kan dia yang culik si kembar?"Ucap Intan
__ADS_1
"Gak mungkin nona karena Alice sudah kami kurung ditempat yang gak mungkin dia bisa kabur"Ucap Indra
"Kalau bukan dia siapa lagi?"Tanya Intan
"Aku yakin bukan Alice nona"Ucap Frans lagi
"Kalian gak cari?"Tanya intan
"Tugas kami menjaga nona"Ucap Indra
"Kalau bukan Alice terus siapa?"Tanya Intan
"Aku tau!"Ucap Intan lalu dia pergi menuju mobil Indra dan Frans langsung mengejar nya mereka juga berdiri didepannya intan menghalangi jalannya intan
"Nona gak boleh kemana-mana"Ucap Indra
"Kalian bawa pistol?"Tanya Intan mereka menganggukan kepalanya
"Bagus!kita kerumah Gema"Ucap Intan lalu dia melewati Indra dan Frans begitu saja
Indra dan Frans mengantarkan intan ke rumahnya Gema,tidak lama intan pergi sebuah mobil singgah didepan mansion Gabriel anak buah Willy langsung sigap menghampiri mobil itu dan ternyata didalamnya ada si kembar yang ikat tangannya dan mulutnya juga di sumpal dengan sapu tangan didalam mobil itu hanya ada Si kembar yang menyupir kan mobilnya tidak ada
Mereka langsung membantu si kembar keluar dari sana mereka lalu membawa si kembar masuk kedalam mansion Gabriel
"Mamah!"Panggil sikembar dibelakang mereka semuanya menoleh menatap si kembar Gabriel melihat para putranya langsung berlari dan memeluk nya
"Sayanggggg"Ucap Gabriel sambil memeluk keduanya
Anak buahnya yang mengantarkan si kembar masuk lalu menceritakannya pada Gabriel bagaimana si kembar ada disini sekarang
"Mamah jangan nangis lagi kami sudah disini"Ucap Danial pada Gabriel
"Kalian dari mana?"Tanya Gabriel menatap putranya
"Kami tadi diajak pergi katanya Mamah masuk rumah sakit jadinya kami ikut dia"Ucap Daniel
"Dia siapa?"Tanya Gabriel
"Gak tau Mah katanya temen Mamah terus dia disuruh buah jemput kami"Ucap Daniel
"Terus kami malah diajak jalan-jalan sama dia sebelum sampai sini kami diikat tangan dan kakinya mulut kami juga disumpel terus ditinggalkan didalam mobil yang jalan sampai depan mansion kita"Ucap Daniel
"Tapi kalian gak diapa-apain kan?"Tanya Gabriel
"Gak Mah dia baik tapi pas kami tanya namanya dia gak mau jawab"Ucap Daniel
"Lain kali jangan pernah lagi mau ikut kemana pun harus tanya sama om Wira dan Wildan yang jaga kalian"Ucap Gabriel
__ADS_1
"Iyah Mah"Ucap Mereka bersamaan
Semuanya senang karena si kembar sudah pulang dengan selamat lalu Tiara menelpon Prince untuk memberi kabar jika sikembar sudah pulang