
Mereka pulang jalan kaki sepanjang perjalanan intan hanya diam sambil berjalan menundukan kepala sedangkan Tiara terus mengoceh pada adiknya
"Untuk kesekian kalinya kita pulang lagi ka?"Tanya Intan
"Nanti Kaka bakal dihukum bunda kalau ajak aku pulang lagi"Ucap Intan
"Makanya kamu itu harus bisa balas mereka yang bully kamu itu dong"Ucap Tiara
"Sejahat-jahat Kaka ke kamu pasti Kaka gak tega liat adik nya di bully orang lain karena yang boleh jahil ke kamu cuma Kaka"Ucap Tiara lalu dia tersenyum sedangkan intan menatap Tiara
Tiara menggandeng tangan Intan
"Kaka gak bisa bayangin kalau seandainya Kaka lulus sekolah dan pindah sekolah apa kamu bakal bisa jaga diri kamu"Ucap Tiara
"Buang rasa takut kamu lawan mereka ntan jangan bego cuma diam aja"Ucap Tiara pada adiknya
"Jangan pernah takut apapun kecuali sapu bunda"Ucap Tiara
Intan menganggukan kepalanya sambil tersenyum Dimata intan Tiara adalah Kaka yang hebat tapi jahil dan menyebalkan jika sedang dirumah
Flashback off
"Setua atau sebesar apapun kamu ntan kamu tetap adik kecil ku yang harus ku genggam tangan nya"Batin Tiara
"Andai ayah bunda liat kita sekarang pasti mereka senang de karena hidup kita sangat nyaman apalagi kamu,kamu seorang model terkenal yang sangat cantik yang dulu kamu selalu ejek mirip monyet tapi kamu bisa buktikan kalau kamu cantik bahkan mahal"Batin Tiara
Tiara sudah selesai diambil darahnya dia turun dengan penglihatan yang berkunang-kunang dan dia mendekati intan menatap wajah damai intan Tiara mengelus rambut intan sambil tersenyum tapi matanya mengeluarkan air mata
"Ntan sehat lagi yah,Kaka gak mau kamu kenapa-kenapa"Ucap Tiara dan dari sisi mata intan juga mengeluarkan air matanya Tiara menyeka air matanya intan
__ADS_1
Tiara mendekat kan wajahnya ke telinga intan lalu membisik kan sesuatu
"Kaka sayang kamu de"Bisiknya lalu di keluar dari ruangan intan
Tiara keluar dia langsung memeluk Prince dia menangis sesenggukan setelah melihat kondisi adiknya
"Aku gak tega liat intan seperti itu Bee"Adu Tiara pada Prince
Rio menatap Tiara
"Bagaimana keadaan istriku Tiara?"Tanya Rio tapi dia tak menjawab pertanyaan Rio
Rio ingin mendekati Tiara tapi ditahan oleh Riko karena Tiara juga bersedih melihat keadaan adiknya
Hari sudah berganti malam dan intan masih ditangani oleh dokter Gabriel sudah pulang karena Dania mencarinya sedangkan Tiara dan Prince belum begitupun dengan Mommy Lala dan Papi Riko
Nissa keluar dengan para dokter yang lainnya wajah mereka semuanya murung tanda intan tidak baik-baik saja,Nissa mendekati Rio dia berdiri didepannya Rio
"Maksudnya?"Tanya Rio pelan
"Bayi yang intan kandung harus dikeluarkan segera agar intan selamat,karena kalau tidak kemungkinan besar kita akan kehilangan intan dan calon anaknya"Ucap Nissa
Rio tersentak matanya langsung meneteskan air matanya
"Ty memangnya tidak ada cara lain?"Tanya Prince dan Nissa geleng-geleng kepala
"Aku akan bawa istriku keluar negeri agar anak ku selamat"Ucap Rio ingin masuk ruangan intan tapi Nissa menarik tangan Rio
"Kondisinya intan sangat lemah jika kamu bawa dia dalam keadaan seperti ini bisa-bisa intan mati konyol karena keegoisan kamu Rio"Ucap Nissa
__ADS_1
"Harus ada pengorbanan Rio"Ucap Nissa
"Daddy macam aku ty yang bisa mengorbankan nyawa anaknya sendiri?"Ucap Rio
"Bahkan dia anak yang sangat kami nantikan dengan istriku"Ucap Rio
"Pilihan ada ditangan kamu Rio, menyelamatkan intan atau membiarkan kandungan seperti itu tapi itu juga bisa berpotensi menghabisi keduanya"Ucap Nissa
Rio diam sambil menundukkan kepalanya air matanya berjatuhan ketanah membayangkan dia harus kehilangan anaknya lagi
"Aunty tunggu 5 jam Rio kalau kamu sudah ambil keputusan datang keruangan saya"Ucap Nissa lalu dia pergi meninggalkan semuanya
Mommy Lala mendekati putrinya lalu Rio memeluk Mommy Lala sambil menangis
"Mom Rio bakal kehilangan Rio lagi?"Ucap Rio sambil menangis
"Kamu harus selamatkan adikku Rio!"Ucap Tiara
"Kalau sampai dia kenapa-kenapa orang yang paling berdosa adalah kamu"Ucap Tiara
Rio melepaskan pelukannya lalu dia berlari menuju ruangan Nissa
Nissa baru saja duduk Rio sudah ada didepan pintu ruangannya dia masuk langsung duduk didepan Nissa
"Lakukan yang terbaik untuk istriku ty"Ucap Rio dengan penuh permohonan pada Nissa
"Kamu sudah siap menanggung frekuensi nya?"Tanya Nisa
"Aku siap ty asal istriku sehat dan bisa memeluk nya lagi"Ucap Rio
__ADS_1
Nissa menyerahkan surat persetujuan operasi pada Rio dan Rio tanpa pikir panjang langsung menanda tangani nya