Riontan

Riontan
Episode 6


__ADS_3

"Kapan kamu nikahi Alice Rio?"Ucap Riko tiba-tiba


Rio terdiam sambil menatap Riko yang tersenyum tipis padanya


"Kamu gak bisa jawab pertanyaan Papi?"UcL Riko


"Aku mau aja Pi tapi Alice yang masih gak mah nikah"Ucap Rio


"Misalnya Papi suruh kamu nikah cepat tapi itu bukan sama Alice kamu mau?"Ucap Riko


"Enggak Pi aku mau nya sama Alice ,Papi tau kan aku pergi kesana lama buat dia perjuangin dia masa aku nikah sama yang lain"Ucap Rio


"Makanya kapan kamu nikahin Alice?"Ucap Riko


"Kamu tau kan Papi dan mommy kamu sudah tua Rio kami juga ingin menggendong cucu dari darah daging kami sendiri bukan dari orang lain"Ucap Riko


"Aku butuh waktu Pi"Ucap Rio


"Sampai kapan?sampai Papi dan Mommy kamu masuk ke liang lahat Rio?"Ucap Riko


"Pi aku mohon pahamin keadaan Rio sekarang"Ucap Rio


"Rio kamu yakin Alice yang terbaik buat kamu?"Ucap Riko


"Kenapa Papi tanya gitu?ya jelaskan?"Ucap Rio


"Benarkah?"Ucap Riko meragukan ucapan Rio


"Papi kenapa meragukan aku sama Alice gini? Papi tau apa?"Ucap Rio


"Alice dapat apapun yang dia mau dari kamu tapi kamu dapat apa dari dia?"Ucap Riko


"Apa hanya tubuh dia yang buat kamu gak bisa lepasin dia?"Ucap Riko


"Cukup Pi!"Ucap Rio sambil berdiri


"Ini urusan pribadi ku!semua nya hak ku"Ucap Rio


Riko tersenyum sambil menatap Rio


"Dan sekarang anak kebanggaan Papi ini melawan ucapan ku?"Ucap Riko


"Ternyata kamu berubah Rio?"Ucap Riko


Riko berdiri didepan Rio sambil meletakkan tangannya di bahu Rio


"Oke kamu punya hak dan urusan pribadi yang kamu bilang tapi ingat kata Papi jika waktu tiba kami berdua mommy kamu dipanggil tuhan jangan pernah menyesal Rio"Ucap Riko


"Urus saja terus urusan kamu jangan kamu ganggu kami"Ucap Riko


Rio menatap Riko dan Riko menepuk-nepuk pundak Rio lalu dia pergi


Rio diam sambil menundukkan kepalanya


"Gua bakal paksa Alice nikah sama gua kalau dia gak mau gua bakal buat dia malu nanti"Ucap Rio dan Rio bergegas pergi menuju bandara untuk pergi mendatangi Alice

__ADS_1


3 Jam perjalanan menuju Australia dengan zet pribadinya dia sampai tempat pertamanya adalah apartemen Alice


Rio bisa keluar masuk dengan mudah karena dia juga punya kunci cadangan nya


Rio masuk kedalam apartemen Alice


Apartemen nya sangat berantakan Rio datang tanpa sepengetahuan Alice


Rio berjalan menyusuri setiap ruangan sampai dia menemukan hal yang benar-benar membuatnya terdiam bahkan marah didepan pintu


Dia melihat Alice tidur dengan Luis tapi mereka masih tertidur tidak mengetahui jika Rio datang


Rio keluar untuk mencari kertas dia menulis sesuatu meletakkan diatas meja lalu pergi meninggalkan apartemen itu


Rio pulang lagi ke negaranya sendiri dengan hati yang benar-benar hancur sesekali dia menghapus air matanya yang jatuh


"Benar kata Prince dulu kalau Alice gak bisa gua luluhin karena dia gak bisa tanpa Luis"Ucap Rio


Flashback on


4 tahun lalu setelah Rio sudah 1 tahun di Australia setelah 3 bulan kelahiran baby King Prince datang untuk menemui Rio karena dia benar-benar memikirkan ucapan Tiara waktu itu


Rio dan Prince sedang makan siang bersama Rio senang karena prince datang untuk mengunjungi nya


"Maaf yah gua gak bisa datang ke lahiran Tiara"Ucap Rio


"Gak papa santai aja bukan lu juga kok yang bantuin istri gua lahiran"Ucap Prince


"Gimana selama disini udah ada perubahan?"Ucap Prince


"Lu masih mau perjuangin dia?"Ucap Prince


"Kan itu dukungan lu dan semuanya"Ucap Rio


"Gua kesini buat suruh lu pulang Rio dan berhenti harapan dia"Ucap Prince


"Nyuruh gua pulang kenapa?ada apa menangnya?"Ucap Rio


"Menurut gua Alice gak pantas buat lu"Ucap Prince


"Alice emang buat Luis bukan elu Rio"Ucap Prince


Rio berdiri sambil menarik kerah baju prince dia marah karena ucapan prince


"Maksud lu apa hah?gua gak pantas buat Alice?"Ucap Rio setengah berteriak


"Demi lu Rio bukan buat gua"Ucap Prince


"Lu berlagak kaya tuhan prince"Ucap Rio


"Tapi gua sahabat lu gua tau kualitas sahabat gua,apa yang baik dan apa yang gak"Ucap Prince


"Lu omong kosong"Ucap Rio


"Gua omong kosong?gua tinggalin istri gua yang baru lahiran cuma buat lu dan lu bilang omong kosong?"Ucap Prince

__ADS_1


"Gua bakal terus perjuangin dia sampai dia jadi milik gua"Ucap Rio


Prince diam dia berdiri lalu menangkis tangan Rio yang ada baju nya


"Ketika lu butuh telinga buat mendengar datang aja ke mansion gua,gua selalu ada buat lu"Ucap Prince


"Gua permisi"Ucap Prince dan dia pergi


Setiap tahun prince datang untuk mengajak Rio pulang sampai di tahun 4 dan 5 dia sudah tak datang lagi karena Rio selalu marah bahkan mereka berdua sering adu pukulan


Flashback off


Rio baru sadar jika ucapan prince dan papi nya benar jika Alice memang bukan untuk dia


Tapi hati nya sangat mencintai Alice


"Lihatlah Luis apa yang bakal gua lakuin ke elu karena lu udah ambil Alice dari gua dan selalu gangguin gua sama dia"Ucap Rio


Disisi Intan


Intan dan Gema sedang berjalan berdua karena Intan ingin ke supermarket untuk membeli pembalut untuknya karena dekat makanya mereka jalan kaki


"Untung hujannya reda yah?"Ucap Intan


"Iyah"Ucap Gema


"Gem kamu gak malu gitu ikut aku beli pembalut?"Ucap Intan


"Malu kenapa sih?"Ucap Gema


"Siapa tau kamu terpaksa kan?"Ucap Intan


"Aku tulus asal sama kamu"Ucap Gema


"Bawa-bawa tulus dia"Ucap Intan


"Gema sekali-kali kita liburan ke gunung yuk?"Ucap Intan


"Aku gak suka gunung kalau kaya kemah dihutan gitu aku suka"Ucap Gema


"Hutan? kamu gak takut ada hewan buas?"Ucap Intan


"Bukan hutan liar tapi aku biasanya kaya ketempat desa-desa gitu sana komunitas ku"Ucap Gema


"Wih asik dong"Ucap Intan


"Tapi ini khusus cowo kalau kamu ikut takut kenapa-napa lagi apalagi kamu cantik"Ucap Gema


"Itu pujian atau apa Gem?"Ucap Intan


"Iyah intan kamu cantik"Ucap Gema memuji intan


"Gak nyambung ih"Ucap Intan


Mereka sampai di supermarket intan langsung mencari benda yang dia inginkan dan juga cemilan-cemilan untuk dikamar

__ADS_1


Gema membeli coklat untuk Intan setelah selesai mereka pun pulang


__ADS_2