
Hakim garis mulai menghitung ketika dihitungan ketiga mereka diharuskan jalan
"1...2...3!"Teriak hakim garis dan mereka langsung melesat
Yang memimpin adalah Hero yang kedua adalah Bagus sedangkan yang terakhir Gio
"Gua harus menang!"Teriak Gio dan dia menginjak pedal mobilnya dia bisa menyalip arka dengan Riko
Prince dan Rio saling kejar-kejaran satu sama lain
"Lu kalah aja prince"Teriak Rio
"Gak bakal gua pasti kalahin lu Rio"Teriak Prince juga
Tapi Gio melewati mereka membuat Rio dan Prince menatap tak percaya keduanya
"Om?"Ucap Rio dan Prince bersamaan
Tepat ditikungan yang sangat tajam Hero dan Bagus sama-sama kokoh mempertahankan posisi mereka tapi karena ada tikungan mereka mengurangi kecepatannya agar tidak menabrak
Tapi tidak dengan Gio dia tetap pada kecepatan nya entah setan apa yang memasukinya dan dia bisa jadi posisi pertama sampai Finish ketika sampai difinish dia langsung turun bahkan membanting sarung tangan nya
Kedua adalah Prince 3 Rio ,4 Riko 5 Arka,6 Bagus,7Hero sedangkan adalah Willy terakhir karena mereka tadi sama-sama penabrak pembatas
"Gua menang tanpa istri kalian liat kan?"Teriak Gio
Mereka hanya tertawa dan para istri mereka datang
"Tapi gak ada yang kayaginiin om kan?"Ucap Prince karena Tiara memberikannya minuman dan juga melapkan keringat Prince begitupun dengan yang lainnya
Nissa mendekati Gio yang terdiam karena ucapan Prince dia menyerahkan anduk kecil dan juga minuman
Nissa sudah bercerai dengan suami nya sejak 2 tahun karena suaminya menyelingkuhi nya membuat arka dan kawan-kawan murka,mereka menyuruh Nissa menceraikannya sejak perceraian itu Nissa tak pernah lagi melihat suaminya
"Terimakasih"Ucap Gio
"Kalian nikah aja berdua"Ucap Riko
"Cinta masa SMA itu harus tumbuh lagi"Ucap Arka
Mereka berdua hanya diam seperti salah tingkah
"Jodoh gak kemana Nissa ! Gio"Ucap Hana
"By kok kamu terakhir sih?"Omel Gabriel pada Willy
"Aku tabrakan sayang kamu gak kasihan sama aku?"Tanya Willy
"Kasihan kok!"Ucap Gabriel lalu memeluk tangan Willy
"Aku kedua Boo"Adu Prince pada Tiara
"Gak papa kok Bee kamu tetap kok yang paling hebat"Ucap Tiada lalu dia bersandar di bahu Prince
"Maaf yah aku yang ketiga"Ucap Rio pada intan
__ADS_1
"Gak papa asal kamu tetap nomor 1 dihati aku"Ucap Intan dan Rio langsung memegangi dadanya berpura-pura tertusuk karena ucapan intan dan intan tertawa sambil menangkup wajah Rio
"Sial kok bisa kita ketabrak ban-ban itu sih?"Omel Bagus
"Hooh seharusnya kita tuh juara"Ucap Hero
"Kalian apa sih?ini cuma permainan"Omel Indah pada Hero
"Kamu lebih pentingin menang ketimbang keselamatan kamu?"Omel Ela pada Bagus
"Tapi kan aku juga mau menang kamu beb"Ucap Hero
"Iyah yang kami juga mau menang"Ucap Bagus
"Ah kalian ini ada-ada aja"Ucap Indah
Sekarang giliran pada istri yang mulai bertanding
Intan sangat fokus dia bertekad menang dari pada kakak-kakak nya
"Aku harus menang!"Bisik intan sambil memasang sarung tangannya
"Aku yakin aku menang!"Ucap Gabriel dengan sombongnya
"Kita liat aja dulu!siapa tau kaya om Gio tadi awalnya dia di belakang eh malah menang"Ucap Tiara
"Itu keberuntungan"Ucap Gabriel
"Mamah!Omah jangan ngebut-ngebut yah nanti Papah sama Opah jantungan liat kalian"Ucap Gabriel lalu dia tertawa
"Para aunty juga gimana?"Tanya Intan
"Menang tujuan kami"Ucap Nissa dengan semangat
Hakim garis datang dan mulai menghitung
"1...2..3...!"Teriaknya sambil menjatuhkan bendera
Gabriel,Tiara dan intan langsung menginjak pedal gas mobilnya sedangkan yang lainnya melajukan motornya dengan santai
"Beb kenapa lambat gitu gak bakal menang gitu!"Teriak Hero pada Indah
"Yang injak pedal nya kenapa lamban gitu?"Teriak bagus
"Diammmmmmmm"Teriak Indah dengan Ela bersamaan membuat keduanya terdiam
Gio mengacungkan jempol ke Nissa memberikan semangat sambil tersenyum
Hana dan Tante Lala memang sengaja lambat karena permintaan suami mereka
3 beradik itu sudah melaju jauh dari semuanya tapi mereka saling kejar
Prince,Rio dan Willy tersenyum melihat persaingan para istri mereka masing-masing
__ADS_1
"Punya istri se frekuensi itu ya kaya gini kan?"Tanya Willy pada Prince dan Rio
Rio dan Prince tertawa kecil dengan ucapan Willy
Dan mereka sampai di tikungan ditajam tapi mereka tidak ada yang menurunkan kecepatan mobil mereka tetap melaju begitu saja kalau Gabriel dia memang sudah jago dengan seperti ini tapi Tiara dan intan membuat semuanya tak percaya
"Ayyyy?"Ucap Rio tak percaya melihat intan begitupun Prince
"Booo?"Ucap Prince dia tertawa sambil menunjuk istrinya
Garis finish sudah dekat Gabriel sekuat tenaga mempertahankan posisi nya sampai intan melesat disampingkan ketika garis finis sudah didepan mata
Intan pertama Gabriel kedua sedangkan Tiara ketiga
Gabriel kesal karena kalah apalagi dikalahkan oleh intan
"Ntan kok kamu bis kalahin aku?"Tanya Gabriel
"Doa suami ka"Ucap intan sambil tertawa dan Rio datang merangkul pinggang intan
"Congrastulation Ay"Puji Rio pada intan
"Bee aku yang ketiga"Adu Tiara pada Prince
"Gak papa sayang masih ada yang lain kan?"Ucap Prince
"Byy aku kalah balapan aku kesel"Ucap Gabriel pada Willy
"Kamu ke dua sayang bukan kalah"Ucap Willy
"Aku mau nomor 1"Ucap Gabriel
"Kan masih ada game yang lainnya kamu bisa menang disana nanti"Ucap Willy
"Tapi ini seharusnya jadi game nya aku By"Ucap Gabriel
Willy geleng-geleng kepala karena Gabriel
"Ay kok kamu bisa lewatin tikungan itu kaya tadi?"Tanya Rio yang masih kagum pada istrinya
"Apa sih yang gak bisa buat intan?"Ucap sombong sambil merapikan rambutnya
"Ay aku tanya beneran ini"Ucap Rio
"Aku belajar dari temen Ay namanya Enzy dia punya komonitas mobil racing gitu aku ikut disana 2 tahun terus aku keluar buat fokus kuliah"Ucap Intan
"Enzy?Ucap Rio sambil menyeringitkan alisnya
"Kamu ingat gak waktu kamu masuk kekelas ku nyamar jadi dosen?"Tanya intan dan Rio menganggukan kepalanya
"Orang yang kamu panggil terus kamu suruh duduk lagi itu dia orangnya"Ucap Intan
"Dia?"Tanya Rio dan mengacungkan jempol nya pada Rio
"Gak mungkinkan aku bisa secara otodidak"Ucap Intan
__ADS_1
"Tapi Kaka kamu kok bisa juga?"Tanya Rio
"Kaka itu kayanya nekat aja sih tadi aku bisa liat dari mukanya"Ucap Intan membuat Rio tertawa kecil