Riontan

Riontan
Episode 131


__ADS_3

Rio ingin buang air kecil tapi dia merasa jijik masuk kedalam kamar mandi rumah sewaan intan tapi karena sudah kebelet dia pun kencing sambil menutup matanya dia sudah selesai ketika dia ingin menutup celananya ternyata ada tikus liar dan juga kecoak membuat Rio langsung berlari keluar tanpa perduli adiknya masih menjulurkan keluar


"Ay ada kecoak dan juga tikus ditoilet kamu"Adu Rio sambil bersembunyi dibelakang Intan yang sedang bersih-bersih tempat tidur


"Gedean kamu lagi dari mereka kenapa harus takut sih?"Tanya Intan


"Jijik Ay"Ucap Rio


"Kamu pulang aja sana,aku mau berangkat kerja"Ucap Intan lalu intan berbalik dia tidak sengaja menatap celana Rio dia langsung berteriak karena melihat milik Rio masih menjulur keluar


"Itu apa?"Ucap Intan sambil menutup wajah nya dengan tangannya Rio baru sadar dan buru-buru menutup celananya


"Udah aku tutup"Ucap Rio yang juga panik karena melihat adiknya keluar


"Daripada kamu kerja sebagai badut lebih baik kamu kerja di mansion ku sebagai baby sitter putra ku"Tawar Rio


"Aku bakal gajih kamu 1 black card jadi kamu bisa gunakan itu sepuasnya tanpa limite"Ucap Rio


"Kerja jadi baby sitter?"Tanya Intan dan Rio menganggukan


"Kamu bisa tinggal di mansion ku tenang saja tempatnya sangat luas tapi kalau kamu gak mau kamar yang bisa sekamar dengan ku"Ucap Rio sambil tersenyum


"Mau atau tidak?"Tanya Rio pada intan


"Aku akan senang Ay kalau kamu yang rawat anak kita"Ucap Rio


"Stop panggil aku Ay! aku belum pernah melahirkan tau"Ucap Intan


"Kalau gitu ayo menikah dengan ku dan kita buat anak bersama"Ajak Rio dengan santainya


"Gak!"Tolak Intan


"Kembali kepenawaran ku tadi,mau atau tidak?"Ucap Rio


"Daripada kamu harus jadi badut keliling kan penghasilan nya tidak menentu kan?"Ucap Rio


"Jika kamu bukan istriku apa bisa aku mendaftar jadi calon suami mu?"Tanya Rio pada intan


"Sebegitu kerasnya kamu kerja tapi kamu cuma bisa tinggal ditempat seperti ini dengan makan seandainya Ay bahkan kamu sudah tidak terawat seperti dulu,sangatlah dekil"Batin Rio sambil menatap intan


"Palingan juga aku jadi simpanan yang keberapa kamu"Ucap Intan


"Muka ku memang ada muka-muka orang suka selingkuh?"Tanya Rio sambil tersenyum membuat intan ikut tersenyum


"Ikut aku yah ke mansion ku putra ku pasti dia sedang menangis mencariku"Ucap Rio


"Tapi aku sudah bayar rumah ini 2 bulan sayang uang nya"Ucap Intan

__ADS_1


"Memangnya kamu bayarnya berapa?"Tanya Rio


"600 ribu"Jawab intan


"Akan ku ganti 600 juta mau?"Tanya Rio membuat intan ternganga karena ucapan Rio


Rio lalu menggenggam tangan intan sambil tersenyum manis padanya membuat intan salah tingkah


"Ikut aku yah,kamu jadi baby sitter anak ku"Ajak Rio intan hanya diam sambil menatap tangan Rio yang menggenggam tangan nya


"Kamu pasti orang kaya kan? emangnya kamu gak papa bawa aku ke mansion kamu,aku kaya gembel gini nanti dikira maling lagi"Ucap Intan dengan polosnya membuat Rio langsung tertawa


"1 Minggu kamu tinggal di mansion ku akan ku buat kamu secantik bidadari"Ucap Rio


"Aku mohon ikut dengan ku Intan"Ucap Rio terus membujuk intan


"Anak kamu laki-laki atau cowo?"Tanya Intan


"Kan aku sudah bilang dia cowo Ay"Ucap Rio


"Eh salah maksudku Intan"Ucap Rio


"Ikut yah"Ajak intan lagi lalu dia mendekatkan wajahnya ke wajah intan


"Mau ngapain?"Tanya intan sambil mendorong wajah Rio


"Mau yah"Ajak Rio lagi dan intan menganggukan kepalanya membuat Rio langsung bersorak kegirangan bahkan dia berputar-putar mengelilingi intan karena sangkin bahagianya


"Kamu pulang bareng aku?"Tanya Rio lalu dia tertawa lepas dia ingin memeluk intan tapi intan malah mundur membuat Rio jadi canggung


"Aku mau beres-beres dulu"Ucap Intan tapi Rio melaranganya


"Buat apa beres-beres?lebih baik kita langsung pulang aku takut putra ku menangis dan dia ngambek lagi,dia ngambek susah bujukkan nya kaya Mommy nya"Ucap Rio tapi dia menatap intan


Rio menarik tangan intan lalu mereka pergi berdua Sepenjang perjalanan menuju motornya Rio tertawa kecil seperti anak kecil yang baru dibelikan mainan oleh ibunya


Mereka pulang mengunakan motor Vespa yang Rio bawa tadi malam dan Rio dengan sengaja melingkar kan tangan intan dipingganya lalu dia mengelus-elus tangan intan yang ada perut nya


"Cio Daddy pulang bawa Mommy kamu"Batin Rio


45 menit diperjalanan mereka sampai di mansion Rio semua anak buah Rio ternganga melihat siapa yang dibonceng Rio apalagi Indra dan Frans


"Hantu"Teriak Sultan tapi mulutnya langsung ditutup oleh Indra


"Nona?"Ucap Indra dan Frans bersamaan


"Nona kita sudah pulang!"Ucap Rio pada anak buahnya semua anak buahnya langsung memberikan hormat pada pada intan membuat dia kebingungan

__ADS_1


"Aku baby sitter kan disini kok bisa kaya ratu gini?"Tanya Intan pelan pada Rio


"Kamu memang ratu disini semuanya pun tau"Batin Rio


"Kita masuk yuk!"Ajak Rio sambil terus menggenggam tangan intan menuju masuk


"Itu benaran Nona? Tanya Frans


"Mata lu buta dia emang nona kan?"Jawab Indra


"Tapi kok dekil gitu?kaya orang gak keurus gitu"Ucap Frans


"Jaga mulut kamu Frans kalau tuan tau bisa-bisa kalau lu dipenggalnya"Ucap Indra


Disisi Rio


Rio masuk kekamar Cio dan Cio sedang menangis mencarinya dia sedang ditenangkan oleh para pelayan tapi semuanya tidak bisa menenangkan nya


"Didi"Panggil Cio dan Rio langsung menggendong nya dia langsung memeluk Rio menyandarkan kepalanya dibahu Rio


"Cariin Didi yah?"Tanya Rio sambil mengelus rambut putarnya


"Hampir 1 jam dia nangis tuan yang dia sebut cuma kamu atau gak Mommy nya"Ucap Pelayan


"Iyah terimakasih karena sudah menjaga putraku"Ucap Rio


"Sama-sama tuan kalau begitu kami permisi"Ucap Pelayan


Cio mulai berhenti menangis lalu dia menatap Rio dengan ekspresi menggemaskannya


"Cio Daddy bawa siapa?"Tanya Rio sambil menunjuk intan yang ada dibelakang nya lalu Cio menatap intan


Tatapan Cio sangat intens pada intan bahkan dia terus menatap intan seakan-akan kenal padanya dan intan yang ditatap Cio malah meneteskan air matanya entah kenapa hatinya jadi haru melihat Cio


Cio meminta digendong oleh intan dan intan dengan sigap mengambil Cio dari gendongan Rio


"Omy?"Ucap Cio lalu dia menempelkan pipinya ke wajah intan


"Omy?"Tanya Intan pada Rio


"Omy itu Mommy tapi dia gak bisa nyebutin nya"Ucap Rio


"Apa kamu memang benar Mommy nya?tapi kenapa aku tidak mengingat apapun tentang diriku"Batin Intan


Intan mencium pipi Cio sambil meneteskan air matanya


Rio menyeka air matanya melihat intan menggendong putranya impian yang dulu pernah dia khayalkan sekarang jadi kenyataan

__ADS_1


"Keluarga ku sudah lengkap sekarang dan semoga aku bisa mengembalikan ingatan intan karena aku percaya jika dia adalah istriku"Batin Rio


__ADS_2