
Rio masih didepan pintu kamar Cio dan Serena sambil menatap layar ponselnya sambil tersenyum manis
"Ay jiwa keibuan sangat terpancar dan aku bisa rasakan walaupun kita gak satu ruangan"Ucap Rio
Disisi Intan
Intan masih memberikan asi pada Serena dia sejak tadi mengajak Serena berbicara walaupun dia hanya diam tidak menjawab
Serena melepaskan mulutnya dari ASI nya intan lalu dia menatap intan lalu dia tertawa membuat intan ikut tertawa melihat anak nya tertawa
"Kamu ketawain apa cantik?"Tanya Intan
"Gara-gara Mommy ngomong sendiri terus kamu ketawain Mommy?"Tanya Intan lagi lalu dia mencium pipi Serena dengan gemasnya membuat Serena kembali tertawa terbahak-bahak sampai air matanya keluar dari matanya
"Lucu banget yah sampai ketawanya nangis gitu?"Tanya Intan sambil menghapus air mata Serena
"Omyyyy"Panggil Cio dari ranjangnya intan buru-buru mendekati ranjang Cio ternyata dia bangun lagi
"Sayang?"Ucap Intan sambil mengelus pipi Cio
"Didi Omy"Ucap Cio dengan pelan
"Daddy Cio lagi gak ada jadi sama Mommy dulu yah"Ucap Intan lembut pada putranya tapi Cio lagi-lagi memanyunkan bibirnya
"Iyah sudah Mommy panggalin Daddy Cio yah"Ucap Intan mengalah karena dia tidak bisa menggendong anaknya 2 sekaligus jika Cio menangis
Intan lalu berjalan menuju pintu ketika dia membuka pintu ada seseorang yang terjatuh didepannya dia adalah Rio karena dia dari tadi berdiri sambil bersandar di depan pintu
Rio menatap intan dari bawah sedangkan intan menunduk menatap Rio tanpa ekspresi diwajahnya sedangkan Rio tersenyum dan Serena tertawa melihat Rio sambil bertepuk tangan
Rio lalu berdiri didepan intan dia berpura-pura kesakitan agar intan kasihan padanya
"Atit Ay kamu gak mau elusin atau khawatirin aku?"Tanya Rio dengan manja sambil mengelus kepalanya yang tadi terbentur lantai
"Cio cari kamu"Ucap Intan cuek lalu dia masuk lagi kedalam tanpa menghiraukan Rio
Rio menghela nafasnya lalu ikut masuk kedalam dia lalu menutup pintu kamarnya lagi bahkan mengunci nya
Cio melihat Rio masuk langsung tertawa sambil menepuk tangannya
"Didiiiii"Panggil Cio sambil merentangkan tangannya minta digendong oleh Rio lalu dia menggendong putranya
__ADS_1
"Cio cariin Didi?"Tanya Rio sambil mentoel pipi Cio yang bulat
Cio memeluk kepala Rio sambil menempelkan pipinya dengan pipi Rio
"Cio gak mau sama Mommy?"Tanya Rio lalu dia menatap intan yang ada di belakang nya
Serena memainkan rambut panjang intan dengan fokus sedangkan intan menatap Cio dan Rio yang sangat dekat
"Didi"Ucap Cio sambil menatap wajah Rio
"Kenapa?"Tanya Rio lembut pada putranya tapi Cio hanya diam saja sambil menatap wajah Daddynya
"Kamu tau Ay Cio itu sangat suka dengan ikan apapun apalagi paus orca,kamu ingat dulu kamu ngidam minta dibelikan paus oleh ku tapi gak bisa"Ucap Rio tapi intan hanya diam sambil menatap Cio yang ada digendongan Rio
"Kamu juga dulu waktu hamil dia,kamu gak aku dekatin bahkan kalau liat muka aku kamu sampai nangis tapi ketika dia lahir Cio sangat bergantung pada ku"Ucap Rio
"Tapi tetap penenang ketika dia menangis itu kamu bahkan cuma lihat foto kamu aja"Ucap Rio
Cio menatap intan sekilas lalu kembali menempel kan wajahnya ke wajah Rio
"Sayang"Panggil Intan pada Cio membuat Cio langsung menatap intan
"Omy"Ucap Cio dia meminta digendong oleh intan
Cio langsung bersikap manja pada intan sedangkan Serena memukul-mukul pipi Rio membuat Rio tertawa sedangkan Serena masih terus memukul-mukul pipi Rio
Cio menatap wajah intan seakan-akan minta di cium oleh intan membuat intan tersenyum lalu dia mencium bibir putranya membuat Cio sangat senang
"Tatapan apa itu Cio? sampai-sampai kamu dapat ciuman Mommy kamu tanpa di minta"Ucap Rio sambil tertawa kecil
Intan menatap Rio tiba-tiba saja tangan intan menggandeng tangan Rio membuat Rio terkejut menatap tangannya di genggam tangan intan
"Dunia akan sangat menyeramkan jika tanpa genggaman tangan kamu"Ucap Intan kata-kata yang sering Rio sebutan dulu sekarang disebutkan intan membuat dia terdiam tidak bisa berbicara lagi
"Kalau aku benar-benar istri kamu dan juga kalau benar aku sedang hilang ingatan maka buat aku ingat kalian, walaupun harus menyakiti aku,aku gak papa asal aku bisa ingat kalian"Ucap Intan membuat Rio tersenyum
"Tapi ingatan ku tentang kamu sangatlah menyakitkan tapi kalau sampai aku bisa melahirkan Cio pasti ada cinta yang kamu buat ke aku"Ucap Intan dengan tatapan dalam pada Rio
Intan mendekatkan wajahnya ke wajah Rio lalu dia mencium sekilas bibir Rio membuat Rio terdiam
"Kamu cium aku?"Tanya Rio tidak percaya sambil ternganga
__ADS_1
"Suami aku kan?"Ucap Intan sambil tersenyum membuat Rio hampir tidak sanggup berdiri melihat senyum istrinya yang lama tidak dia lihat
"Cioooo"Panggil Rio karena dia sangkin senangnya melihat senyum istrinya
"Cio kamu liat kan Mommy kamu cium aku kan"Adu Rio dengan wajah yang masih percaya
"Serena kamu juga liat kan?"Ucap Rio dia lalu tertawa kecil seperti anak kecil
Rio menggoyangkan kepalanya benar-benar seperti anak kecil sambil memainkan tangan mungil Serena
"Buat aku ingat semuanya ya Ay"Ucap Intan dengan senyum terbaik nya
Rio sangat senang dia lalu menyandarkan kepalanya dibahu intan
"Andai aku lagi gak gendong Serena mungkin aku sekarang sudah pingsan"Ucap Rio lalu intan mengelus rambut rio yang ada di bahunya
"Didi"Panggil Cio yang kebingungan melihat tingkah Daddy nya pada Mommy nya
Rio menatap Cio tapi kepalanya masih di bahu intan dia juga tersenyum pada Cio
"Cio malam ini Cio tidur lebih awal yah terus jangan bangun dulu sampai pagi soalnya Mommy nya mau manjain Mommy malam ini"Ucap Rio pada Cio
Cio langsung mendorong kepala Rio yang ada di bahu intan
"Didi"Ucap Cio sambil terus mendorong Kepala Rio
Rio menjauhkan kepalanya dari bahu intan
"Kenapa Cio?Daddy mau manja ke Mommy"Ucap Rio ingin meletakkan kepalanya lagi ke bahu intan tapi Cio langsung memeluk erat leher intan
"Omy Didi"Adu Cio dengan wajah kesalnya
Intan geleng-geleng kepala melihat 2 laki-laki nya sedang merebutnya
"Malam ini Cio tidur sama Mommy dan Daddy?"Tanya Intan pada Cio
"Jangan dong Ay,dia tidur dikamar ini sama Serena jangan ikut kita"Ucap Rio keberatan
Cio menatap intan dengan tatapan menggemaskannya lalu dia menempelkan pipinya di pipi intan
"Omyyyy"Ucap Cio pelan
__ADS_1
"Iyah Cio sayang"Ucap Intan
"Serena sayang"Ucap Rio pada Serena membuat intan tersenyum