
Gabriel datang dengan keluarga yang lainnya juga dia sepanjang perjalanan menuju rumah sakit juga menangis karena tau intan sudah tiada dia juga sudah menganggap intan adiknya sendiri sejak intan masuk kedalam keluarga nya
Rio melepaskan pelukannya dia lalu menatap wajah intan yang sangat damai tapi dia masih belum bisa menghentikan tangisnya
"Ayyy"Panggil Rio lirih membuat Prince juga menyeka air matanya mendengar suara Rio yang sangat menyayat hatinya
"Ntan apa kamu tega tinggalin kami semua bahkan bayi yang kamu lahirkan saja masih belum ketemu kamu"Batin Prince
Mommy Lala memeluk Rio dia tambah menangis dipelukan Mommy nya
"My dia tinggalin aku?bilang ke Rio My kalau ini mimpi,bilang My aku gak mau ini kenyataan"Ucap Rio lalu dia berlutut sangkin dia tidak percaya kenyataan ini semuanya
Rio menatap Nissa yang ada disampingnya Riko
"Ty kenapa istri ku malah meninggal?bukannya aunty bilang Operasi ini dilakukan untuk menyelamatkan istriku?"Tanya Rio pada Nissa
"Apa yang terjadi sampai dia meninggal ty?bilang sama ku Ty"Ucap Rio dia menghapus air matanya dengan kasar
"Intan mengalami pendarahan yang sangat hebat saat dia melahirkan karena dia melahirkan dalam kondisi yang lemah dan kami tidak bisa berbuat banyak"Ucap Nissa
"Kamu pembunuh ty"Ucap Rio dia menundukkan kepalanya sambil menangis dengan hebatnya semuanya juga meneteskan air matanya melihat Rio
Rio berdiri dia membuka jas Prince dan mengambil pistol yang ada dibalik jas Prince Willy,Arka dan semuanya menahan Rio karena Rio ingin menembak kepalanya sendiri
"Rio ingat anak lu yang selamat"Ucap Prince mengingat kan Rio
"Gua gak bisa kalau tanpa istri gua lu paham hah?"Ucap Rio
"Gua pernah diposisi lu dan gua tau rasanya Rio tapi kalau gini apa yang lu dapatkan?lu kasihan dengan anak lu?apa lu tega dia dibesarkan tanpa kedua orang tuanya?"Tanya Prince pada Rio
"Lepasin gua"Teriak Rio sambil berontak karena 3 orang menahannya
"Sayang kamu mau tinggalin Mommy?"Tanya Mommy Lala membuat Rio langsung menatapnya dia juga terdiam lalu menjatuhkan pistolnya ke lantai
"Ambulance sudah siap,dan jenazah akan di antarkan ke rumah duka"Ucap Suster laki-laki yang baru masuk
"Intan akan pulang semobil dengan ku,dimobil kami berdua dan dia akan ku bawa dipelukan ku"Ucap Rio dengan ekspresi datarnya
__ADS_1
"Mungkin kita ini terakhir kalinya kita semobil bersama Ay"Batin Rio
Dia mendekati intan Tiara masih memeluk tubuh intan sedangkan Gabriel juga ada disampingnya Tiara
"Tiara kita harus bawa dia pulang"Ucap Rio tapi Tiara enggan melepaskan tubuh intan yang kaku itu
Prince menarik tubuh Tiara agar melepaskan pelukannya lalu Rio menggendong tubuh Intan gaya bridal style matanya tak henti mengeluarkan air mata
Rio membawanya menuju mobil sedangkan anggota lain mengikuti dibelakang Rio sambil menangis semuanya
Indra dan Frans ada disampingnya Rio mereka berusaha tak menangis walaupun mereka juga sangat bersedih nona kecil mereka harus pulang secepat ini
"Nona orang yang selalu menganggap kami Kaka bukan bawahan dan buat dia sangat berbeda"Batin Indra
"Tidak ada lagi nona yang selalu rindukan senyumnya apalagi memanggilku Kaka"Batin Frans
Rio masuk mobil dan yang menyetir kan mobilnya adalah Indra sedangkan Frans ada disampingnya Indra
Rio memeluk tubuh intan dengan kuatnya sambil menangis sesenggukan memeluk tubuh intan yang sudah tidak bernyawa itu
"Tuhan berikan aku keajaiban kembalikan nyawa istriku ini Tuhan"Batin Rio
"Happy birthday Ay tapi aku benci kamu karena kamu tinggalin aku"Ucap Rio lalu dia mencium kening Istrinya sambil menangis tanpa melepaskan ciumannya
Mobil Rio diiringi mobil para keluarga nya bahkan anak buah Rio juga mengikuti kepulangan Rio menuju rumah duka karena mereka juga bersedih atas kepergian intan dan meninggalnya intan menjadi viral disosial media
Rio sampai dimansionnya di keluar dari mobil nya sambil menggendong intan dengan wajah datarnya mencoba untuk tidak menangis dia berjalan masuk kedalam mansionnya
Rio membawa intan kedalam kamarnya karena intan akan dirias sebelum dimasukkan kedalam peti jenazah
Rio meletakkan intan dengan sangat lembut diatas ranjang nya dia langsung terduduk dilantai sambil menangis tangannya masih terus menggenggam tangan intan
"Ay bangun!kamu gak boleh tinggalin aku"Ucap Rio sambil sesenggukan bahkan dia hampir tidak bisa berbicara apa-apa lagi
Rio berdiri lalu duduk disisi intan dia merapikan anak rambut intan lalu mengelus bibir love intan
"Kamu kebahagiaan ku Ay dan kamu pergi terus siapa lagi yang akan jadi kebahagiaan ku?"Tanya Rio pada intan
__ADS_1
Rio menempel kan dahinya dengan dahi intan air matanya berjatuhan di wajah intan
"Apa yang harus ku katakan pada anak kita jika dia tanya tentang kamu Ay?"Tanya Rio
"Hapus air mata ku ay,cium aku,peluk aku sekarang seperti yang sering kamu lakukan dulu"Suruh Rio
"Buat aku ngambek terus kamu bujuk dengan cara kamu itu"Ucap Rio
"Aku gak sanggup tanpa kamu"Ucap Rio dan dia pingsan dia jatuh kelantai
2 jam berlalu
Rio terbangun dia menatap sekitarnya lalu dia tersenyum dia mengira semuanya mimpi tapi dia tidak menemukan intan ada sampingnya dia langsung bangun dan mencari keberadaan intan tapi dia tidak menemukan siapapun lalu dia keluar dari kamarnya
Air matanya kembali luruh melihat orang banyak sekali berdatang dia lantai bawah bahkan dia tengah-tengah ruangan ada sebuah peti yang didalamnya ada intan yang sudah cantik di rias wajah secantik mungkin
Rio berlari turun bahkan dia sampai terjatuh dari tangga tapi dia buru-buru bangun untuk melihat intan
"Ayyy bangun"Suruh Rio sambil menangis dia juga menggenggam tangan Intan
Sedangkan Tiara masih menangis dipelukan Prince di tangannya dia memegangi tutup panci dengan centong dia mencoba membangunkan intan dengan cara itu tapi nihil
Riko mendekati putranya dia mengelus rambut Rio
"Papi tolong Rio jangan pisahin Rio dengan istri ku Pi tolong Rio Pi"Pinta Rio sambil menangis pada Riko
"Andai nyawa bisa dibayar dengan uang pasti Papi akan belikan itu Rio buat kamu"Ucap Riko
"Papi Rio gak mau ditinggalin disini"Ucap Rio pada Riko
Wajah intan sangat cantik bahkan dibibirnya tersenyum tipis
"Siapapun tolong aku dan aku berjanji akan memberikan apapun"Ucap Rio lirih
"By aku kehilangan adik perempuan ku"Ucap Gabriel pada Willy
"Dulu Prince yang kehilangan Tiara sekarang Rio?apa aku juga boleh menyalahkan takdir by?kenapa para adik ku seperti ini?"Tanya Gabriel pada Willy
__ADS_1
Willy hanya diam sambil terus memeluk Gabriel yang dari tadi menangis dipelukan nya