
Jam sudah menunjukkan pukul 4 pagi Rio masih belum tidur sedangkan intan sudah mereka baru saja selesai melakukan olahraga malam bersama dan intan kelelahan sedangkan Rio masih belum bisa tidur dia masih memikirkan siapa pelakunya
"Hari ini gua harus kerumah sakit siapa yang sudah buat istri gua seakan-akan mati kalau aunty Nissa tidak mungkin pasti ada dokter lain soalnya waktu itu ada 3 dokter yang menangani istriku"Ucap Rio sambil menatap langit-langit kamarnya
Intan tiba-tiba terbangun dia langsung menangis histeris Rio kaget dia mencoba menenangkan intan
"Aku akan mati!Ayyy tolong aku"Teriak Intan
"Ay aku disini kamu,kamu gak akan mati"Jawab Rio sambil menatap intan dan intan baru sadar jika Rio ada disampingnya dan dia langsung memeluk Rio
"Kamu mimpi buruk?"Tanya Rio dan intan menganggukan kepalanya
"Penyiksaan itu masuk kedalam mimpi ku Ay"Ucap Intan sambil menangis sesegukkan Rio meletakkan kepalanya dia intan
"Aku ada disini semuanya akan baik-baik saja Ay"Ucap Rio menenangkan istrinya
"Siapa yang menyiksa ku Ay?apa benar dia keluarganya Gema atau bahkan Gema yang menyuruh melakukan itu?Dia sahabat ku mana mungkin dia lakukan itu Ay"Ucap Intan
"Orang baik pasti akan jadi jahat jika keinginannya tidak bisa terpenuhi Ay"Ucap Rio intan diam dia juga ingat waktu dimana Gema ingin membawanya pergi tapi gagal
"Kamu tau Gemia keluarga Gema?"Tanya Rio sambil menatap mata intan
"Aku tau dia Kaka sepupunya Gema dia seorang psikopat Ay"Jawab Intan
"Dia pernah bunuh adiknya sendiri waktu masih SMP tapi dia bisa seperti orang biasa kalau sama Gema karena mereka lumayan akrab tapi aku belum pernah liat soalnya gemia orangnya selalu dikamar menutup dirinya bahkan dia pasung"Ucap Intan
"Tapi Gema pernah cerita pas awal-awal masuk kuliah kalau gemia sudah mulai normal tapi dia kuliah diluar negeri"Ucap Intan lagi
"Gemia orang yang baik Ay walaupun aku belum pernah ketemu dia tapi dia sering kasih surat lewat Gema buat aku,isi suratnya kaya surat perkenalan tapi terkadang ada kata-kata yang tersirat gitu yang mana dia nyuruh aku buat jangan terlalu dengan Gema"Ucap Intan lagi
"Dia suka Gema sampai dia larang kamu?"Tanya Rio
"Aku tau dia cuma kasih surat 5 setelahnya gak ada lagi"Jawab intan
"Waktu kamu disekap apa ada wanita ditempat kamu itu?"Tanya Rio dan intan menatap Rio dia mencoba mengingat sambil menghapus air matanya
"Kayanya gak ada sih Ay disana cuma ada laki-laki tapi ada satu yang mukanya ditutup terus suaranya kaya serak-serak kaya cewe sih"Ucap Intan lagi seperti tidak yakin
__ADS_1
"Jangan bilang kalau Gemia yang sudah siksa aku Ay?"Tanya Intan dan Rio menganggukan kepalanya
"Memang dia Ay"Jawab Rio membuat Intan terdiam sambil ternganga mendengar cerita Rio
"Aku akan tangkap dia dan balas perbuatan dia ke kamu dan Tio Ay"Ucap Rio
"Kenapa Gemia gitu?apa salah aku Ay sampai dia siksa aku segitunya Ay?"Tanya Intan
"Karena dia mau Gema bebas Ay karena aku tangkap Gema kan sampai sekarang aku belum pernah lepasin dia"Ucap Rio
"Kamu apain Gema memang?"Tanya Intan
"Aku cuma latih dia aja biar jadi laki-laki jangan jadi pengecut"Jawab Rio
"Udah-udah sekarang tidur lagi yah kalau gak bisa tidur tatap muka aku pasti bikin nyaman"Ucap Rio lalu Rio tersenyum
"Kamu harus hati-hati Ay dengan Gemia dia seorang yang seram apalagi kalau marah,jangankan orang lain keluarga nya aja dia bunuh"Ucap Intan
"Gak usah bahas dia lagi yah biar itu jadi urusan aku sedangkan kamu urus anak-anak kita aja"Ucap Rio lembut
Intan memeluk tubuh Rio sambil menatap wajah Rio sedangkan Rio menatap langit-langit kamarnya
"Kapan-kapan kita jalan-jalan lagi yah tapi kita perginya dengan anak-anak"Ajak Rio
"Iyah pasti akan sangat menyenangkan pergi dengan mereka"Jawab intan mereka berpelukan sambil membahas apapun yang membuat mereka senang
Malam berganti siang
Rio dan Prince sedang berjalan menuju ruangan Nissa dan Prince sudah memberitahu jika dia akan datang dengan Rio untuk membahas hal penting
Rio mengetuk pintu ruangan Nissa dan syukurnya Nissa ada mereka pun masuk
"Siang ty"Sapa mereka berdua pada Nissa tentu Nissa menyambut 2 keponakan nya
Mereka duduk Prince tidak lupa membawa kan bunga mawar untuk aunty kesayangan nya itu membuat Nissa senang dengan sikap Prince,Nissa mencium bunga pemberian Prince
"Kalian datang untuk apa?"Tanya Nissa
__ADS_1
"Ty aku mau tau siapa aja yang menangani istriku?"Tanya Rio tanpa basa-basi lagi
"Ada 3 dokter Rio ,Saya,Linda dan Gemia tapi Gemia sudah pindah ke rumah lain 6 bulan yang lalu"Ucap Nissa
"Gemia?kemana ty?"Tanya Rio cepat
"Aunty gak tau kalau itu karena dia dokter muda berbakat"Jelas Nissa
"Memangnya kenapa?"Tanya Nissa yang masih belum tau apa-apa
"Boleh minta data-data dia ty?"Tanya Rio lagi
"Itu data pribadi gak boleh disebar"Ucap Nissa
"Ty aku sedang perlu boleh kan minta itu,dia orang yang dibalik hilangnya intan Ty"Jelas Rio membuat Nissa terkejut karena Nissa tau Gemia sosok yang baik di matanya
"Gemia? bagaimana bisa?"Tanya Nissa
"Dia anak yang baik tapi sedikit aneh sih seperti suka menyendiri bahkan dia pernah membunuh kucing liar diruangannya"Ucap Nisa
"Dia psikopat ty"Ucap Prince
"Apa ini coba jelaskan semuanya pada aunty"Ucap Nissa lalu Rio menjelaskan semuanya dan cerita intan tadi malam pada Nissa
Nissa menggosok tengkuknya dia merasa merinding dengan cerita Rio
"Sekejam itu?"Tanya Nisaa yang tidak percaya pada partner kerja nya
"Baiklah aunty akan berikan data-data dia tapi kalian tunggu sebentar aunty mau berak"Ucap Nisaa lalu berlari menuju kamar kecil
1 jam mereka ada rumah sakit dan akhirnya mereka bisa mendapat kan apa yang mereka perlukan lalu mereka pergi lagi menuju markas mereka untuk mencari informasi yang lainnya
"Rio hari ini Gema ada akan sampai di markas kita dan kita bisa buat dia jadi kelinci percobaan untuk memancing Gemia datang karena gemia ingin Gema kan?"Ucap Prince
"Ya gua juga sepikiran dengan elu tapi kita juga harus berhati-hati dia wanita yang menyeramkan Prince"Ucap Rio
"Lu takut dengan wanita?"Tanya Prince
__ADS_1
"Gua cuma mengingatkan karena dia wanita yang cerdas dan licin"Ucap Rio lagi
Prince menganggukan kepalanya tanda mengiyakan