
Pagi membangunkan keduanya
Intan merasa kelelahan karena Rio lagi-lagi meminta jatah padanya tadi malam
"Ayyyyy"Panggil Rio sambil mencium-cium pipi intan yang masih tidur
"Ayang akuuuuu"Panggil Rio dengan nada manja sambil terus menciumi pipi intan dengan gemas
Intan menggeliat membuka matanya dia langsung memukul pipi Rio lumayan kencang karena dia kesal karena Rio sudah mengganggu tidurnya
"Apa sih aku lagi tidur juga malah diganggu"Omel intan pada Rio
"Pengen tium Ayyyyh"Rengek Rio dia menggoyang-goyangkan tubuh kecil Intan
"Aku ngantuk!"Ucap Intan dia menutup wajah Rio dengan bantal
"Ayyyyyyy"Rengek Rio dia membuang bantal yang ada diwajahnya tapi intan malah tidur membokongi
"Ayyyy harusnya setelah malam pertama itu setelah nya mesra-mesraan bukan malah dicuekin"Ucap Rio sambil mengelus pinggang intan
"Aku ngantuk!aku cape gara-gara kamu terus aja minta itu ke aku,ini aja aku bisa ngomong udah untung"Ucap Intan
"Tapi enak kan?"Tanya Rio membuat intan langsung membuat intan menatap Rio dengan tatapan tajam nya tapi Rio malah tersenyum kuda pada intan
"Lagi gak?"Tanya Rio pada intan
"Kamu tau rasanya gimana?kaya dimasukin tongkat keras gitu mana perih"Ucap Intan
"Punya kamu kebesaran!"Ucap Intan tapi Rio hanya tersenyum tipis sambil menatap intan yang sedang ngoceh
"Kalau kecil emang kamu puas?"Tanya Rio wajah intan memanas dan merah
"Besar-besar tapi aku bukan orang pertama"Sindir intan dan dia langsung membokongi Rio lagi
Rio memeluk intan dari belakang dia juga mencium tengkuknya Intan
"Ayyyyyy kok gitu sih?"Tanya Rio
"Aku lapar Ay"Ucap intan
"Lapar?"Tanya Rio lagi
"Iyahhhh"Ucap Intan dengan geram
"Oke aku ambil ke bawah yah"Ucap Rio dia berhenti memeluk Intan dan dia turun sambil memasang boxer nya
Rio datang sambil mendorong meja berisi makanan untuknya berdua
Intan ingin duduk tapi Rio melaranganya karena dia berniat akan menyuapi intan makan
Rio menyuapi intan dengan telaten sambil sesekali mengajak bercandanya setelah selesai makan intan
Intan mengeluhkan sakit diarea bawahnya jika berjalan jadi Rio kalau intan perlu apa-apa dia akan menyiapkan nya
__ADS_1
Rio sedang ada didapur dia mengambilkan air putih dan juga buah strawberry untuk intan
Lagi dan lagi Alice menelpon Rio tapi Rio langsung mematikan ponselnya karena sekarang intan lebih dari segalanya
Tapi Alice malah mengirimkan pesan chat pada Rio
Alice
"Rio aku mau ngomong kalau kamu gak angkat aku bakal susulin kamu kesana buat hancurin honeymoon kamu"
Alice
"Aku sekarang mau ketemu kamu Sayang😘"
Rio langsung menelpon Alice dan Alice langsung mengangkat nya
"Hallo sayang?aku kangeeennnn"Ucap Alice dengan manjanya pada Rio
"Alice aku mohon jangan ganggu aku lagi"Ucap Rio tegas
"Jangan ganggu kamu gimana?kamu selalu bilang ke aku kalau aku harus terus ganggu kamu biar kamu ngerasa aku itu selalu ada buat kamu"Ucap Alice
"Aku sudah beristri Alice,aku ikhlas kamu sama Luis"Ucap Rio
"Gakkkkkk!"Pekik Alice dengan nyaring diseberang sana
"Aku mau nya sama kamu Rio! bagaimana pun kamu buat aku gak boleh buat yang lain"Ucap Alice
"Waktu itu aku belum siap"Ucap Alice enteng
"Sekarang aku siap Rio kapan kamu akan menikahi aku?"Tanya Alice tanpa malu pada Rio
"Gak akan pernah!"Ucap Rio tegas
"Jangan ganggu aku lagi Alice dan aku juga tau kamu kan yang sudah menyebarkan berita buruk tentang istriku"Ucap Rio
"Aku akan selalu ganggu kamu sampai kamu jadi milik aku Rio dan apa yang aku sebarkan itu semuanya kenyataan kan dan itu dari mulut kamu sendiri yang bilang"Ucap Alice
"Aku akan berikan berapapun yang kamu mau asal kamu pergi Alice kembali ke negara kamu"Ucap Rio
"Kalau kamu disini ya aku akan tinggal disini selama nya"Ucap Alice
"Aku kasih kamu waktu 2 hari kalau kamu gak temuin aku liat aja aku bakal buat sesuatu yang bisa buat kamu sama istri nakal kamu bertengkar hebat!"Ucap Alice dan dia langsung mematikan ponselnya sepihak
"Brengsek dia mengancam ku!"Ucap Rio dengan wajah yang marah
Rio menyimpan ponselnya kedalam kantong nya lalu dia naik keatas untuk membawa kan air putih dan buah untuk Intan
Rio masuk sambil tersenyum pada intan dan intan juga tersenyum pada Rio
"Maaf ya lama tadi aku habis dapat telpon dari klien ku"Ucap Rio bohong pada intan tapi intan mempercayainya
"Mau aku bersihin lagi tubuhnya pakai air hangat?"Tanya Rio
__ADS_1
"Gak usah Ay kayanya aku udah bisa jalan kok"Ucap Intan
"Yang benar?berarti malam ini bisa lagi dong?"Ucap Rio sambil tersenyum girang
"Ayyyy jangan"Ucap Intan lirih
Rio langsung tertawa melihat ekspresi wajah intan yang panik karena ucapannya tadi
"Gak kok Ay aku bercanda aja"Ucap Rio
"Tapi kamu makan buah nya yah"Ucap Rio dan dia ingin menyuapi intan lagi tapi intan langsung mengambil buahnya dari Rio lalu memakannya sendiri
Rio tersenyum lalu mengelus rambut intan
"Andai aku tau kamu adalah istri ku dan orang ku cintai sekarang mungkin aku gak bakalan mau kenal Alice Ay karena dia sekarang datang buat kacauin rumah tangga kita"Batin Rio
Intan menyuapi Rio jua sambil tersenyum
"Ayyy 2 hari kita pulang yah?soalnya aku ada acara nanti"Ucap Rio
"Acara apa?"Tanya Intan
"Klien ku yang nelpon tadi dia undang aku buat datang ke acara tunangan anak nya Ay nanti kita datang berdua yah"Ucap Rio
"Tapi kan kita kata kamu bakalan 1 Minggu disini masa pulang sih?"Tanya Intan
"Kalau kamu gak mau pulang ya udah kita 1 Minggu aja disini biar aku bilang gak jadi datang aja"Ucap Rio
"Oke kita pulang aku juga mau siapin tugas aku"Ucap Intan
Rio tersenyum karena intan memang orang yang bisa diajak berdiskusi
"Love you"Ucap Rio sambil mengelus pipi mulus intan
"Love you too"Ucap Intan Rio menjadi gemas lalu dia menciumi pipi intan
"Iiiiii gemes aku Ayyy"Ucap Rio dan dia mencium pipi intan lagi
"Ayyyy misalnya aku hamil gimana?"Tanya Intan
"Kita jadi orang tua dong"Ucap Rio
"Aku lupa pakai pengaman Ay"Ucap Rio
"Maaf yah"Ucap Rio pada intan
"Kayanya fiks Ay aku gak bakal lanjut buat ke Amerika"Ucap Intan
"Pikirkan lagi Ay"Ucap Rio
"Itu keputusan aku"Ucap Intan mantab pada pendiriannya
"Terserah kamu Ay"Ucap Rio
__ADS_1